Potensi Ekstrak Akar Kalakai (Stenochlaena palutris Bedd) Sebagai Antihiperlipidemia Yang Diuji Secara In Vivo

Rabiatul Adawiyah, Fera Sartika, Fahruddin Arfianto

Abstract


ABSTRAK

 

Tumbuhan kalakai atau sering disebut paku haruan atau pakis  merupakan tumbuhan khas Kalimanatan yang banyak digunakan sebagai tumbuhan obat. Kalakai mengandung beberapa senyawa bioaktif seperti fenolik, flavonoid, alkaloid dan keluarga terpenoid yang efektif sebagai antioksidan.  Tujuan penelitian ini untuk menentukan aktivitas antihiperlipidemia dar i ekstrak akar kalakai yang diuji secara in vivo pada tikus wistar. Metode yang digunakan adalah melakukan uji aktivitas antihiperlipidemia dengan cara memberi perlakuan hewan coba dan melakukan pengukuran kadar trigliserida dan kolesterol total dengan menggunakan Spektrofotometer UV-VIS. Hasil penelitian diketahui bahwa peningkatan dosis dapat meningkatkan aktivitas dari ekstrak akar  kalakai. Semakin meningkatnya dosis,  maka terjadi peningkatan pertemuan antara flavonoid dengan reseptor di permukaan sel, sehingga terjadi peningkatan aktivitas. Aktivitas dari pemberian dosis ke-3 dari kadar trigliserida sebesar 49,8 mg/dl sedangkan untuk kadar kolesterolnya sebesar 41,8 mg/dl pada hasil yang didapat dari ekstrak akar kalakai  mendekati pemberian dari kadar  simvastatin. Berdasarkan hal tersebut, maka ekstrak dengan dosis 400 mg/KgBB memiliki potensi untuk teliti lebih lanjut dan dapat digunakansebagai obat alternatif pada pengobatan hiperlipidemia. Keadaan hiperlipidemia tidak hanya terkait kolesterol, tetapi mencakup kadar trigliserida di dalam darah. Kemampuan suatu obat dalam menurunkan kadar kolesterol sekaligus kadar trigliserida, akan memberikan keuntungan terhadap pengobatan pasien hiperlipidemia. Penggunaan akar kalakai tidak hanya terbatas pada pengobatan karena bahan alam dapat digunakan sebagai pencegah timbulnya penyakit terutama hiperlipidemia yang terjadi pada pasien degeneratif.

 

Kata kunci : Ektrak akar kalakai, In Vivo, Kolesterol, SpektrofotometerUV-VIS, Trigliserida

 

 

ABSTRACT

 

Kalakai plants or often called haruan nails or ferns are typical Kalimanatan plants which are widely used as medicinal plants. Kalakai contains several bioactive compounds such as phenolic, flavonoid, alkaloid and terpenoid family which are effective as antioxidants. The purpose of this study was to determine the antihyperlipidemic activity of kalakai root extract which was tested in vivo in Wistar rats. The method used is to test the activity of antihyperlipidemia by giving treatment of experimental animal and to measure levels of triglycerides and total cholesterol using a UV-VIS spectrophotometer. the results of the study note that increasing the dose can increase the activity of the kalakai root extract. As the dose incr eases, there is an increase in the linkage between the flavonoids and receptors on the cell surface, resulting in increased activity . The activity of administering the 3rd dose of triglyceride levels was 49.8 mg/dl whereas for cholesterol levels it was 41.8 mg/dl in the result obtained from the extract of kalakai root approaching the administration of simvastatin levels. Based on this, the extract at a dose of 400mg/kg has the potensial for further scrutiny and can be used as an alternative drug in the treatment of hyperlipidemia. The state of hyperlipidemia is not only related to cholesterol, but includes the level of triglycerides in the blood. The ability of a drug to reduce cholesterol levels as well as triglyceride levels, will provide benefits to the treatm ent of hyperlipidemia patients. The use of kalakai root is not only limited to treatment because natural ingredients can be use d as a prevention of disease, especially hyperlipidemia that occurs in degenerative patients.

 

Keywords: Kalakai root extract, In Vivo, Cholesterol, Triglyceride, UV-VIS Spectrophotometer


Full Text:

PDF

References


Adawiyah, R., and Rizki, M.I., 2018, Aktivitas Antioksidan Ekstrak Etanol Akar Kalakai (Stenochlaena palutris Bedd) Asal Kalimantan Tengah, Jurnal Pharmascience, Vol 5, No. 01, 2018: 71 – 77.

Arief, M.I., R.Novriansyah, I.T. Budianto and M.B. Harmaji, 2012, Potensi Bunga Karamunting (Melastoma Malabathricum L.) Terhadap Kadar Kolesterol Total Dan Trigliserida Pada Tikus Putih Jantan Hiperlipidemia Yang Diinduksi Propiltiourasil, Prestas, Vol 1, no. 2, 2012: 118 – 126.

Bone, K., and Mills, S., 2013, Principles and Practice of Phytotheraphy. Edisi ke-2. Churcill Livingston Elsevier, USA.

Davey, P., 2012, Medicine at Glance. Edisi ke-3. Wiley-Blackwell, England.

Dipiro, J.T., R.L.,Talbert, G.C.. Yee, G.R. Matzke, B.G. Wells, and L.M. Posey., 2014, Pharmacotherapy A Pathophysiologic Approach, Edisi ke 9, The Mc Graw Hill Companies Inc, USA

Evans, C. A. R., and Packer, L., 1998, Flavonoid in Health and Disease, Marcel Dekker, New York

Febrina, E., 2009, Aktivitas Antihiperlipidemia Ekstrak Etanol Herba Seledri (Apium gravolens L.) dari daerah Bandung Barat. Laporan Akhi Penelitian Peneliti Muda (LITMUD) UNPAD. Fakultas Farmasi Universitas Padjadjaran. Bandung.

Ghule, B.V, M.H Ghante, A.N Saoji and P.G Yeole, 2006, Hypolidemic and Antihyperlipidemic Effects Of Lagenaria Sciceraria (mol.) Fruit extracts. Indian Journal Of Experimental Biology. 44.

Gitawati, R., Widowet L., and Suharyanto F., 2015, The Use Of Jamu in Patients With

Hyperlipidemia Based on Data from the Medical

Record, in Some Health Care Faciliesin. Indonesia, Jurnal Kefarmasian Indonesia, Volume 5, No. 1, 2015: 41-48

Kementerian Kesehatan RI Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan. 2013. Pokok- pokok hasil Riskesdas Indonesia tahun 2013. Buku 1 Jakarta.

Makyen, K., S. Jitsaardkul, P. Tachasamran, N.

Sakai, S. Puranachoti, N. Nirojsinlapachai, V. Chattapat, N. Caengprasath, S. Ngamukote and S. Adisakwattana. 2013. Cultivar Variation in Antioxidant and Antihyperlipidemic Properties of Pomelo Pulp (Citrus grandis L. Osbeck) in Thailand. Food Chemistry. 139

Marks, D. B., A.D. Marks and C.M. Smith. 2000. Basic Medical Biochemistry : a Clinical Approach. EGC, Jakarta.

Mycek, M. J. Harvey, R. A., and Champe, P C., 2001, Farmakologi Ulasan Bergambar edisi 2, 404-406, diterjemahkan oleh azwar, A., Widya Medika, Jakarta

Najafian, M., A. E. Habibi, P. Yaghmaei, K. Parivar and B. Larijani. 2010. Core Structure of Flavonoids Precusor as an Antihyperglycemic and Antihyperlidemic Agents : an In Vivo Study in Rats. Acta Biochemica Polonica. 57

Nugroho, K., 2015, Uji Aktivitas Antioksidan Dan Efek Antihiperlipidemia Ekstrak Etanol Kulit Pisang Mauli (Musa Sp. Aa) Pada Tikus Putih Yang Diinduksi Propiltiourasil. Skripsi. Prodi Farmasi FMIPA Universitas Lambung Mangkurat. Banjarbaru

Sharma, P., Bhardwaj, P., Arif, T. Khan, I., and Sigh, R., 2014, Pharmocology, Phytochemistry and Safety of Aphrodisiac Medicinal Plant ; A review, RRJPTS. Vol 2, No. 3, 2014: 1 – 18

Sumardika, IW., and Jawi, IM., 2012, Ekstrak Air Daun Ubi Jalar Ungu dalam Memperbaiki Profil Lipid dan Meningkatkan Kadar SOD Darah Tikus yang diberi Makanan Tinggi Kolesterol. Fakultas Kedokteran Universitas Udayana Jurnal Ilmiah Kedokteran Medicina. Vol. 43, No. 2, 2012: 67 – 70

Sisein, E. A., 2014, Biochemistry of Free Radicals and Antioxidants. Sch. Acad. J. Biosci. 2.

Sudheesh, S., G. Pressankumar and S. Vijayakumar. 1997. Hypolipidemic Effect of Flavonoids from Solanum Melongena. Plant Foods for Human Nutrition 51.




DOI: http://dx.doi.org/10.20527/jps.v7i1.8075

Article Metrics

Abstract view : 58 times
PDF - 60 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Jurnal Pharmascience Published BY:

Program Studi Farmasi Universitas Lambung Mangkurat

Jurnal Pharmascience is indexed by:


 

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.