Analisis Pengaruh Penggunaan Depot Medroxyprogesterone Acetate Terhadap Kenaikan Berat Badan Akseptor di Puskesmas Perumnas II Pontianak

Nurmainah Nurmainah, Sri Wahdaningsih, Syaazaratul Qamelia Innas

Abstract


Kontrasepsi suntik merupakan salah satu kontrasepsi hormonal yang masih menjadi pilihan akseptor dalam mengatur kehamilan. Namun demikian, penggunaan kontrasepsi suntik Depot Medroxyprogesterone Acetate (DMPA) diketahui dapat meningkatkan berat badan selama pemakaian enam (6) bulan atau lebih. Tujuan penelitian ini dilakukan untuk menganalisis pengaruh penggunaan DMPA terhadap kenaikan berat badan akseptor. Penelitian ini merupakan penelitian observasional dengan rancangan penelitian potong lintang (cross sectional) yang bersifat analitik. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh akseptor baru suntik DMPA di Puskesmas Perumnas II Pontianak pada bulan Januari 2018 hingga Maret 2019. Variabel dari penelitian ialah usia, pekerjaan, paritas, dan kenaikan berat badan. Analisis dilakukan dengan menggunakan analisis paired t-test. Teknik pengambilan sampel yang digunakan ialah purposive sampling. Jumlah sampel yang memenuhi kriteria inklusi dan ekslusi sebanyak 81 akseptor. Dari hasil penelitian ini diperoleh bahwa sebagian besar akseptor berusia 20-35 tahun (71,6%), bekerja sebagai ibu rumah tangga (97,5%), mempunyai 2 anak atau lebih (77,8%), dan memiliki kenaikan berat badan 0-2 kg (44,4%). Berdasarkan hasil analisis paired t-test bahwa penggunaan suntik KB 3 bulan (DMPA) memiliki pengaruh terhadap kenaikan berat badan akseptor dengan nilai p=0,001. Kesimpulan dari penelitian ini bahwa terdapat pengaruh penggunaan DMPA terhadap kenaikan berat badan akseptor.

 

Injectable contraception is a hormonal contraceptive used by acceptors in regulating pregnancy. However, the use of Depot Medroxyprogesterone Acetate (DMPA) is known to increase body weight after six months of use or more.. The purpose of this study was to analysis the effect of using DMPA on weight gain. This study was an observational study with cross sectional analytic study design. The population in this study were all new acceptors who used DMPA at the Perumnas II Pontianak Public Health Care in January 2018 to March 2019. Variables from the study were age, occupation, parity, and weight gain. Analysis was performed using paired t-test analysis. The sampling technique used was purposive sampling, where the number samples that met the inclusion and exclusion criteria were 81 acceptors. The results showed that most of the acceptors were aged 20-35 years (71,6%), work as housewives (97,5%), had 2 or more children (77,8%), and gained weight 0-2  kg (44,4%). Based on the results of paired t-test analysis, the use of DMPA has an effect on the acceptor’s weight gain with a value of p = 0.001. The conclusion of this study is that there is an effect of the use of DMPA on acceptor weight gain.

Keywords: Acceptors, DMPA, weigt gain

 


Keywords


Akseptor, DMPA, Kenaikan Berat Badan

Full Text:

PDF

References


Arum DNS, Sujiyatini, 2009, Panduan Lengkap Pelayanan KB Terkini, Cetakan ketiga, Yogyakarta: Nuha Medika.

Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional, 2018, Survei Demografi dan Kesehatan Indonesia, Badan Pusat Statistik, Jakarta.

Bonny A.E, Lange H.L.H, Rogers L.K, Gothard D.M, Reed M.D, 2014, A Pilot Study of Depot Medroxyprogesterone Acetate Pharmacokinetics and Weight Gain in Adolescent Female, Contraceptio, Vol 89, No 5: 357-360.

Cunningham, 2005, Obstetri. Jakarta:Penerbit EGC.

Fitriani D, 2018, Peran Estrogen dan Leptin dalam Homeostasis Energi, Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan, Vol 5, No 2: 123-131.

Glacier A., 2006, Keluarga Berencana dan Kesehatan Reproduksi, Jakarta: Penerbit EGC.

Handayani S, 2010, Buku Ajar Pelayanan KB (Kelaurga Berencana), Yogyakarta: Pustakan Rihana.

Maryuni dan Sekarini A, 2017, Pengaruh KB Suntik terhadap Kenaikan Berat Badan Akseptor, Jurnal Kesehatan Reproduksi, 1(1): 71-75.

Mayniar T.E, Lutan D, Siregar M.F.G, Lumbanraja S.N, Effendi I.H, Adella C.A, 2018, The Correlation Between Body Mass Index and Leptin Levels in Users of Depo Medroxy Progesterone Acetate(DMPA), IOSR-JNHS, Vol 7, No 1 : 55-59.

Mudrikatin S, 2012, Hubungan Kontrasepsi KB Suntik 3 Bulan DMPA pada Akseptor KB dengan Peningkatan Berat Badan di Puskesmas Jabon Jombang, Jurnal Sain Med, Vol 4, No 1 :17-22.

Nault A, Peipert J, Zhao Q, Madden T, Secure G, 2013, Validity of Perceived Weight Gain In Women Using Long-Acting Reversible Contraception and Depot Medroxyprogesterone Acetate. Vol 208, No 1 : 1-15.

Pratiwi D, Syahredi S, Erkadius, 2014, Hubungan Antara Penggunaan Kontrasepsi Hormonal DMPA dengan Peningkatan Berat Badan di Puskesmas Lapai Kota Padang, Jurnal Kesehatan Andalas, Vol 3, No 3 :365-369.

Riwidko H, 2012, Statistik Kesehatan, Yogyakarta: Mitra Cendikia Press.

Saifuddin A.B, 2014, Buku Panduan Praktis Pelayanan Kontrasepsi, Jakarta: Yayasan Bina Pustaka Sarwono Prawirohardjo.

Sastrariah, 2016, Faktor-faktor yang Mempengaruhi Kenaikan Berat Badanpada Ibu Pengguna KB Suntik 3 Bulan di Wilayah Kerja Puskesmas Pamboang Kabupaten Majene, Journal of Health and Literacy, 1(2):94-100.

Sulistyawati A, 2011, Pelayanan Keluarga Berencana, Jakarta: Salemba Medika.

Veisi F, Zangeneh M, 2013, Comparison of two different injectable contraception methods: depo-medroxy progesterone acetat (DMPA) and cyclofem, Journal of Family and Reproductive Health, 7(3): 109-112.




DOI: http://dx.doi.org/10.20527/jps.v7i2.8400

Article Metrics

Abstract view : 115 times
PDF - 92 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Jurnal Pharmascience Published by:

Program Studi Farmasi Universitas Lambung Mangkurat

Banjarbaru, Indonesia

 

Jurnal Pharmascience is indexed by:

      

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.