INDOKTRINASI PARA FIGUR DALAM MENJAGA KEUTUHAN NKRI DI PROVINSI ACEH

Wirduna Wirduna, Saifuddin Saifuddin, Sanusi Sanusi, Ramli Ramli

Abstract


Penelitian ini bertujuan mengakaji nasionalisme masyarakat Aceh berdasarkan pemikiran para tokoh masyarakat Aceh yang terdiri atas (1) tokoh perempuan, (2) tokoh ulama, (3) tokoh masyarakat adat, dan (4) tokoh pers. Data penelitian ini dikumpulkan dengan metode wawancara. Berdasarkan indikator nasionalisme yang terdiri atas (1) keinginan untuk mencapai kesatuan nasional yang terdiri atas kesatuan sosial, ekonomi, politik, agama, kebudayaan, komunikasi, dan solidaritas, (2) keinginan untuk mencapai kemerdekaan dan kebebasan nasional sepenuhnya, yaitu bebas dari dominasi dan campur tangan bangsa asing terhadap urusan dalam negerinya, (3) keinginan dalam kemandirian, keunggulan, individualisme, keaslian, atau kekhasan,  dan (4) keinginan untuk menonjol (unggul) di antara bangsa-bangsa dalam mengejar kehormatan, pengaruh, dan prestise masyarakat Aceh menujukkan masyarakat Aceh sejak prakemerdekaan hingga sekarang bersikap nasionalisme terhadap Indonesia dan memiliki nilai nasionalisme yang tinggi. Bentuk gerakan penyimpangan terhadap nasionalisme Indonesia hanya dilakukan oleh sekelompok oknum di Aceh yang mencoba memperjuangkan keadilan karena menganggap pemerintah pusat tidak proaktif terhadap kesejahteraan rakyat Aceh.Selanjutnya, Sikap patriotisme ditinjau dari indikator (1) kesetiaan terhadap NKRI (2) keberanian dalam mempertahankan NKRI, dan (3) kecintaan pada bangsa dan NKRI, masyarakat Aceh merupakan pejuang kemerdekaan sejak masa penjajahan. Oleh karena itu, sikap perjuangan masyarakat Aceh terhadap NKRI sangat kental.

 

Kata Kunci: nasionalisme, patriotisme, indoktrinasi, NKRI, pemberotakkan Aceh


Full Text:

PDF

References


Abdullah, I.T. 2000. Ulama dan Hikayat Perang Sabil dalam Perang Belanda di Aceh". Jurnal Humaniora.22(3):239-252.

Adan, H. Y. 2007. Teungku Muhammad Dawud Beureu-eh dan perjuangan pemberontakan di Aceh. Adnin Foundation Aceh bekerja sama dengan ar-Raniry Press.

Andersson, E. 2011. Political Liberalism and the Interests of Children: A Reply to Timothy Michael Fowler. Res Publica. 17(3): 291-296.

Finkin, M.W., Post, R.C., Nelson, C., Ernst, B. & Combest, E. 2007. Freedom in the Classroom. Academe. 93(5): 54-61.

Hasan, E dan Ahmedy, Zulfiadi. 2014. Nationalism Transformation in Aceh. Jurnal Kajian Politik dan Masalah Pembangunan. 10(2); 1569-1574.

Inawati, I., AW, Z. A., & Sufi, R. 2017. Peran Husein Yusuf dalam Memperjuangkan Aceh Masa Revolusi Kemerdekaan Tahun 1945-1949. Jurnal Ilmiah Mahasiswa Jurusan Pendidikan Sejarah, 1(1).

Ismawati, E. 2008. Bacaan Anak : Sebuah Telaah Dari Aspek Tema, Amanat, Bentuk, dan Unsur-Unsur Pendidikan. Jurnal Fenolingua. 2: 359-383.

Liliweri, A. 2005. Prasangka dan Konflik; Komunikasi Lintas Budaya Masyarakat Multikultur. Jakarta: Lkis Pelangi Aksara.

Masyhur, K. 1987. Membina Moral dan Akhlak. Jakarta: Kalam Mulia.

Merry, M.S. 2005. Indoctrination, Moral Instruction, And Nonrational Beliefs: A Place For Autonomy?. Educational Theory. 55(4):399-420.

Missbach, A. 2013. The Waxing and Waning of the Acehnese Diaspora's Long-distance Politics. Modern Asian Studies. 47( 3): 1055-1082.

Nurgiyantoro, B. 2005. Tahapan Perkembangan Anak Dan Pemilihan Bacaan Sastra Anak. Jurnal Cakrawala Pendidikan. 2: 197-222.

O'G Anderson, B.,R. 1999. Indonesian Nationalism Today and in the Future. Tempo's Twenty-Eighth Anniversary. 4 Maret 1999, Jakarta, Indoneseia. Hal. 1-11.

Qodir, Z. 2015.Nasionalisme dan Identitas Kewarganegaraan : Studi Tentang Pandangan Keindonesiaan Mahasiswa Aceh. Prosiding Konferensi Nasional Ke- 3 Asosiasi Program Pascasarjana Perguruan Tinggi Muhammadiyah Yogyakarta (APPPTM). 12-13 Desember 2015, Purwokerto, Indonesia. Hal. 42-57.

Ratnawati, T. 2009. Pemekaran daerah: politik lokal & beberapa isu terseleksi. Pustaka Pelajar.

Supardan, D. 2013. Tantangan Nasionalisme Indonesia dalam Era Globalisasi. Jurnal Ilmu-Ilmu Sejarah, Budaya Dan Sosial (LENTERA). 2(4): 37-72.

Swasono, M. F. H. 2003. Kebudayaan Nasional Indonesia: Penataan Pola pikir.




DOI: http://dx.doi.org/10.20527/kewarganegaraan.v9i1.8523

Article Metrics

Abstract view : 32 times
PDF - 32 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2020 Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan

KERJASAMA DENGAN 

 

Diindeks oleh:

 



Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan oleh  Lembaga Pengembangan dan Penjaminan Mutu Pendidikan ULM dilisensikan dengan  Lisensi Internasional Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 .  

Penghitung Bendera