KERAPATAN DAN KEMELIMPAHAN IKAN DI TEPIAN SUNGAI KAPUAS KELURAHAN SELAT TENGAH KECAMATAN SELAT KABUPATEN KAPUAS

Norol Hikmah

Abstract


Ikan merupakan salah satu sumber gizi penting bagi proses kelangsungan hidup manusia. Penelitian ini dilakukan di provinsi Kalimantan Tengah yang berlokasi di tepian sungai Kapuas Kelurahan Selat Tengah Kecamatan Selat Kabupaten Kapuas. Sungai Kapuas merupakan sungai terpanjang di Indonesia yang sebagian berada di provensi Kalimantan Tengah dengan panjang sekitar ± 600,00 Km yang memiliki peranan penting karena banyak dimanfaatkan oleh masyarakat untuk berbagai aktifitas hidup. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jenis ikan dengan nilai kerapatan dan kemelimpahan tertinggi serta terendah di tepian sungai Kapuas Kelurahan Selat Tengah Kecamatan Selat Kabupaten Kapuas. Metode yang digunakan adalah metode eksploratif dengan teknik pengambilan sampel secara sistematis. Lokasi penelitian dibagi menjadi 3 zona, pada setiap zona terdapat 10 titik jarak per zona 500m dengan sampel semua jenis ikan yang tertangkap dengan menggunakan jala lunta yang berdiameter 2 m, tinggi 4 m, luas mata jala lunta 1 cm2 sehingga luas bukaan jala lunta 6,63m2 dan bervolume 4,19m3. Ikan diidentifikasi berdasarkan  Pustaka Saanin (1968), Kottelat (1993), dan Djuhanda (1981). Hasil penelitian pada siang dan malam hari didapatkan 7 suku yaitu, Cyprinidae, Bagridae, Polynemidae, Pangasidae, Chaetodontidae, Triodontidae, dan Eleothidae yang terdiri atas 12 jenis ikan. Kerapatan jenis ikan tertinggi pada ketiga zona dengan nilai 3,25m3 ditempati oleh ikan Macrones gulio di kawasan pemukiman penduduk pada waktu siang hari. Kerapatan jenis ikan terendah pada ketiga zona dengan nilai 0,07m3 terdapat pada kawasan pemukiman penduduk yang ditempati oleh ikan Eleotris fusca, dan pada kawasan vegetasi yang ditempati oleh ikan Eleotris fusca dan Lais hexanema pada waktu malam hari. Jumlah nilai kerapatan tertinggi seluruhnya pada ketiga zona dengan nilai 11,88m3 terdapat di kawasan vegetasi pada waktu malam hari. Jumlah nilai kerapatan terendah seluruhnya pada ketiga zona dengan nilai 6,3m3 terdapat di kawasan dermaga pada waktu siang hari. Kemelimpahan jenis ikan tertinggi pada ketiga zona dengan nilai 63,1% ditempati oleh ikan Macrones gulio di kawasan pemukiman penduduk pada waktu siang hari. Kemelimpahan jenis ikan terendah pada ketiga zona dengan nilai 2,17% ditempati oleh ikan Eleotris fusca dan Lais hexanema di kawasan vegetasi pada waktu malam hari

Full Text:

PDF

Article Metrics

Abstract view : 13 times
PDF - 90 times

Refbacks