PENGARUH EKSTRAK DAUN BELUNTAS (Pluchea indica (L) Less) TERHADAP PERTUMBUHAN BAKTERI Escherichia coli

Hairunnisa Maya Febriana

Abstract


Abstrak: Beluntas adalah sejenis tumbuhan semak yang sering dijadikan sebagai sayuran dan bahan dasar pembuat jamu, serta di dijadikan pagar untuk halaman di muka rumah. Daun beluntas diketahui mengandung flavanoid, alkaloid, minyak atsiri, dan tanin yang berfungsi sebagai antibakteri. Escherichia coli merupakan bakteri yang menyebabkan penyakit diare. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian ekstrak daun beluntas dengan konsentrasi yang berbeda dalam menghambat pertumbuhan bakteri Escherichia coli dan menentukan konsentrasi hambat minimal ekstrak daun beluntas yang dapat menghambat total pertumbuhan bakteri Escherichia coli. Metode yang digunakan dalam penelitian adalah eksperimental dengan rancangan acak lengkap (RAL). Konsentrasi ekstrak daun beluntas yang digunakan dalam penelitian ini adalah 0%, 20%, 25%, 30%, 35%, 40%, 45%, dan 50%. Masing-masing perlakuan dilakukan sebanyak 4 kali ulangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian perlakuan dengan ekstrak daun beluntas memberikan pengaruh terhadap pertumbuhan bakteri Escherichia coli. Konsentrasi hambat minimal yang dapat menghambat total pertumbuhan bakteri Escherichia coli adalah 50%

Full Text:

PDF

Article Metrics

Abstract view : 88 times
PDF - 429 times

Refbacks