UJI ANTIBAKTERI EKSTRAK DAUN KECAPI SENTUL (Sandoricum koetjape (Burm.f.) Merr. TERHADAP BAKTERI Staphylococcus aureus SECARA IN VITRO

Baitun Nikmah, Dharmono Dharmono, Sri Amintarti Amintarti

Abstract


Kecapi sentul merupakan jenis Tumbuhan khas Kalimantan selatan. Tumbuhan ini termasuk dalam famillia Meliaceae. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pemberian ekstrak daun kecapi sentul terhadap daya hambat pertumbuhan bakteri Staphylococcus aureus secara in vitro. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode difusi cakram (disk diffusion method) dengan 6 perlakuan yang masing-masing diulang sebanyak 4 kali. Analisis data dilakukan dengan uji alternatif kruskal Wallis karena data tidak homogen, sehingga tidak memenuhi syarat Anova. Perbedaan tiap macam konsentrasi diketahui melalui uji Mann-whitney U. Hasil uji Kruskal Wallis menunjukkam bahwa pemberian ekstrak daun kecapi sentul berpengaruh nyata (<0,05) terhadap daya hambat pertumbahan bakteri Staphylococcus aureus. Diameter zona hambat berbanding lurus dengan semakin meningkatnya konsentrasi. Konsentrasi 50% merupakan perlakuan yang paling menghambat terhadap pertumbuhan bakteri Staphylococcus aureus, dengan rata-rata lebar diameter zona hambat 16,58 mm. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan zat aktif daun kecapi sentul dapat menghambat pertumbuhan bakteri Staphylococcus aureus.

 

Kata kunci : Ekstrak daun kecapi sentul, Staphylococcus aureus, zona hambat

Full Text:

PDF

References


Alamsjah, Moch. Amin, Dwi Nurhayati, Wahyu Tjahjaningsih. 2011. Pengaruh Ekstrak Alga Cokelat (Sargassum sp.) terhadap Pertumbuhan Bakteri Escherichia coli Secara In Vitro. Jurnal

Ilmiah Perikanan dan Kelautan. Vol.3 No.1: 80

Amirah. 2011. Latar Belakang penyakit infeksi. Universitas Sumatera Utara.

Ariyanti, Ni Kadek, Ida Bagus Gede Darmayasa, Sang Ketut Sudirga. 2012. Daya Hambat Ekstrak Kulit Daun Lidah Buaya (Aloe barbadensis Miller) Terhadap Pertumbuhan Bakteri Staphylococcus aureus ATCC 259923 dan Escherichia coli ATCC 25922. Vol. XVI No.1

Firdaus, Tazkiyatul. 2014. Efektivitas Ekstrak Bawang Dayak (Eleutherine palmifolia) dalam Menghambat Pertumbuhan Bakteri

Staphylococcus aureus. Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan

Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah. Jakarta

Kristanti,Alfinda Novi, Nanik Siti Aminah, Mulyadi Tanjung, Bambang

Kurniadi. 2008. Buku Ajar Fitokimia. Airlangga University Press, Surabaya

Lalitha, M.K. 2004. Manual on Antimicrobial Susceptibility Testing. Department of Microbiology Christian Medical College, Vellore Tamil Nadu

Mirhanuddin, Aminuddin, PP., Aulia Ajizah. 2013. Penuntun Praktikum Mikrobiologi (AKKC 252). Banjarmasin, FMIPA Unlam

Mustikasari, Kamilia dan Dahlena Ariyani. 2008. Studi Potensi Binjai (Mangifera casturi) Sebagai Antidiabetes Melalui Skinning Fitokimia Pada Akar Dan Batang. Sains dan Terapan Kimia. Vol.2 No.2: 65 National Committe for Clinical Laboratory Standards (NCCLS). Perfomance standards for antimicrobial disk susceptibilty testing. Approved standards M100-S11, Wahyne, Pa: NCCLS. 2001.

Noviana, Hera. 2004. Pola Kepekaan Antibiotika Esherichian coli yang diisolasi dari berbagai spesimen klinis. Jurnal Kedokteran Trisakti. Vol.23 No.4

Pratiwi, Arum, Suprapto, dan Arina Maliya. 2011. Efektivitas Waktu Fluoxetini Terhadap Respon Imun Level CD4 Pada Tikus Putih Galur Wistar dengan Depresi Akut. Jurnal Kesehatan. Vol.4 No.2: 179

Pelczar, Michael J. dan Chan, E.C.S. 1988. Dasar-Dasar Mikrobiologi. UIPress, Jakarta

Rosdiyawati, Risky. 2014. Uji Efektivitas Antibakteri Sediaan Sabun Mandi

Cair Minyak Atsiri Kulit Buah Jeruk Pontianak (Citrus nobilis Lour. Var.

microcarpa) Terhadap Staphylococcus aureus dan Escherichia coli. Universitas Tanjungpura. Pontianak

Suciati, Anisa, Wardiyanto, dan Sumino. 2012. Efektifitas Ekstrak Daun

Rhizopora mucronata dalam Menghambat Pertumbuhan

Aeromonas salmonicida dan Vibrio harveyi. Jurnal Rekayasa dan

Teknologi Budidaya Perairan. Vol.1 No.1: 6

Suryani, Erma. 2011. Isolasi dan Elusidasi Struktur Senyawa Triterpenoid dari Ekstrak Etil Asetat Kulit Batang Tumbuhan Kecapi (Sandoricum koetjape (Burm. f.) Merr. Pascasarjana Universitas Andalas. Padang

Swantara, M Dira, dan Yenni Ciawi. 2009. Identifikasi Senyawa Antibakteri Pada Daun Kecapi (sandoricum koetjape (Burm.f.). Jurnal Kimia 3

(2). 61-68

Syamsuni, A. 2006. Ilmu Resep. Buku Kedokteran EGC, Jakarta.

The IUCN Red List of Thretatened Species. 1998. Sandoricum koetjape Diakses melalui http://www.iucnredlist.org/details/32059/0 pada tanggal 09 Maret 2015

Warsinah, Eka Kusumawati, Sunarto. 2011. Identifikasi Senyawa Antifungi dari Kulit Batang Kecapi (Sandoricum koetjape) dan Aktivitasnya terhadap Candida albicans. Jurusan Farmasi Fakultas Kedokteran dan Ilmu-Ilmu Kesehatan Universitas jendral Soedirman

Wijaya, Rizky Aris. 2013. Formulasi Krim Ekstrak Lidah Buaya (Aloe vera) Sebagai Alternatif Penyembuh Luka Bakar. Jurusan Kimia Fakultas MIPA UNS. Hlm: 12-13

Zahro, Latifatuz dan Agustini, Rudiana. 2013. Uji Aktifitas Antibakteri Ekstrak Kasar Saponin Jamur Tiram Putih (Pleurotus ostreatus) terhadap Staphylococcus aureus dan Escherichia coli. UNESA

Journal of Chemistry. Vol.2 No.3: 121


Article Metrics

Abstract view : 117 times
PDF - 226 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.