PERBANDINGAN SARI KULIT BUAH NANAS DAN SARI KULIT BUAH SEMANGKA SEBAGAI MEDIA PEMBUATAN NATA DE PINA DAN NATA DE SANDIA TERHADAP KUALITAS NATA

Aulia Azizah, Sri Amintarti, Aulia Ajizah

Abstract


Pengolahan limbah kulit buah nanas dan semangka menjadi produk yang lebih bermanfaat untuk mengurangi tingkat cemaran yang diakibatkan oleh limbah kulit buah yang melimpah, hal tersebut dapat diupayakan dengan pembuatan bahan pangan yang dibuat dari limbah kulit buah sebagai pemanfaatan limbah. Pada kulit buah nanasĀ  masih terkandung 17,53% karbohidrat dan 13,65% gula reduksi, sedangkan pada kulit semangka masih terkandung 5,3% karbohidrat. Acetobacter xylinum tumbuh pada media yang mengandung gula, yang dalam metabolismenya akan menghasilkan asam cuka atau asam asetat dan lapisan putih yang terapung-apung dipermukaan media cair tersebut. Lapisan putih itulah yang dikenal sebagai nata. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan kualitas nata dari kulit semangka dan kulit nanas serta menentukan kulit buah mana yang menghasilkan nata dengan kualitas yang paling baik. Metode yang digunakan dalam penelitian adalah eksperimen dengan analisi data secara deskriptif. Medium pembuatan nata yang digunakan dalam penelitian ini adalak ekstrak kulit semangka, ekstrak kulit nanas dan air kelapa sebagai kontrol. Setiap perlakuan dilakukan sebanyak 9 kali pengulangan. Hasil penelitian menunjukan bahwa ekstrak kulit semangka dan ekstrak kulit nanas berpengaruh terhadap kualitas nata. Kulit buah nanas yang digunakan sebagai medium menghasilkan nata yang lebih tebal dibandingkan dengan nata yang dibuat dari ekstrak kulit semangka yang berbeda secara nyata.

Kata kunci : Nata, Kulit semangka, Kulit Nanas


Refbacks

  • There are currently no refbacks.