KANDUNGAN TIMBAL (Pb) DAN MANGAN (Mn) PADA AIR DAN IKAN LUNDU (Macrones gulio) DI PERAIRAN SUNGAI ASAM – ASAM SEKITAR PEMBANGKIT LISTRIK TENAGA UAP DESA ASAM – ASAM KECAMATAN JORONG

Muhammad Faishal Sukma, Bunda Halang, Hardiansyah Hardiansyah

Abstract


Aktivitas industri diduga mengakibatkan pencemaran lingkungan seperti aktivitas Pembangkit Listrik Tenaga Uap Asam-Asam yang membuang langsung limbah hasil pembakaran batubara yang mengandung logam berat seperti Pb dan Mn yang kemudian jika mengendap di perairan maka akan menimbulkan pencemaran air. Logam Pb dan Mn memiliki dampak buruk pada organisme jika kadarnya melebihi ambang batas yang seharusnya. Organisme perairan seperti ikan Lundu bisa dijadikan sebagai bioindikator logam. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan kandungan Pb dan Mn pada air di Sungai Asam-Asam sekitar Pembangkit Listrik Tenaga Uap dan ikan Lundu. Dengan pengambilan sampel pada titik pertama sebelum PLTU Asam-Asam, titik kedua dekat outlet PLTU Asam-Asam, dan titik ketiga sesudah PLTU Asam-Asam. Sampel air sungai dan daging ikan Lundu untuk mengetahui kadar logam Pb dan Mn nya diuji dengan menggunakan alat ICP (Inductively Coupled Plasma)  kemudian dibandingkan dengan baku mutu, untuk air menurut Pergub Kal-Sel No. 5 Tahun 2007 sedangkan daging ikan Lundu untuk logam Pb sesuai POM No 03725/B/SK/VII/1989 dan logam Mn menurut IAEA (International Atomic Energy Agency). Hasil pada sampel air untuk logam Pb tidak melebihi ambang batas baku mutu. Sedangkan Mn melebihi di semua titik sampel.Hasil sampel daging ikan Lundu untuk logam Pb dan Mnmasih berada di bawah ambang batas.

Kata kunci: Pencemaran air, Timbal, Mangan, Ikan Lundu, Bakumutu


Refbacks

  • There are currently no refbacks.