Respon Pertumbuhan dan Produksi Kacang Tanah (Arachis hypogaea L.) Terhadap Pemberian Pupuk Guano
Abstract
Tanaman kacang tanah merupakan komoditi yang memiliki nilai ekonomi yang cukup tinggi dan merupakan salah satu jenis kacang-kacangan yang banyak dikonsumsi oleh masyarakat Indonesia. Namun jumlah produksi kacang tanah di Indonesia masih belum bisa mencukupi kebutuhan masyarakat oleh karena itu perlu dilakukannya usaha untuk meningkatkan produksi kacang tanah, salah satu usaha yang dapat dilakukan yaitu melalui pemupukan. Pupuk guano merupakan salah satu pupuk organik yang mengandung banyak unsur hara makro dan mikro yang dapat membantu meningkatkan pertumbuhan dan produksi kacang tanah. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui respon pertumbuhan dan produksi kacang tanah terhadap pemberian pupuk guano dan mengetahui takaran pupuk guano terbaik untuk meningkatkan pertumbuhan dan produksi kacang tanah. Rancangan percobaan yang digunakan pada penelitian ini adalah Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan 6 perlakuan dan 4 kelompok berdasarkan kelerengan lahan, sehingga diperoleh 24 petak percobaan. P1 (Kontrol negatif atau tanpa pemberian pupuk); P2 (Kontrol positif atau pemberian pupuk NPK 3 g/tanaman); P3 (Pupuk guano takaran 288 g/tanaman); P4 (Pupuk guano takaran 312 g/tanaman); P5 (Pupuk guano takaran 336 g/tanaman) dan P6 (Pupuk guano takaran 360 g/tanaman). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian pupuk guano memberikan respon terhadap pertumbuhan dan produksi tanaman kacang tanah yaitu terhadap tinggi tanaman, jumlah cabang, jumlah polong dan berat polong. Takaran pupuk guano yang terbaik dalam penelitian ini yaitu pupuk guano takaran 288 g/tanaman (24 t/ha) menghasilkan rata-rata jumlah polong sebanyak 31,83 polong dan berat polong sebesar 65,65 g/m2 (0,6 t/ha).
Full Text:
PDFReferences
Afa, La Ode., Norma Arif. (2022). Pertumbuhan dan Produksi Tanaman Kacang Tanah (Arachis hypogaea L.) Varietas Lokal Muna pada Berbagai Dosis Pupuk Bokashi Limbah Ampas Tahu dan Pupuk Fosfat. Journal of Agronomi Research) 10 (2) : 118 – 127.
Arief, E. (2020). Pengaruh Pemberian Pupuk Kotoran Keleleawar (Guano) Terhadap Pertumbuhan dan Hasil Kedelai (Glycine max L.). Jurnal Magrobis vol.20 no.2.
Aslamiah, I. D., & Sularno, S. (2018). Respons Pertumbuhan dan Produksi Kacang Tanah Terhadap Penambahan Konsentrasi Pupuk Organik dan Pengurangan Dosis Pupuk Anorganik. Prosiding Semnastan, 115-126.
Dirjen Tanaman Pangan. (2021). Laporan Tahunan Direktorat Jenderal Tanaman pangan tahun 2020.
Elfarisna et al. (2018). Penggunaan Pupuk Organik Cair dalam Budidaya Kedelai (Glycine max L Men). Jurnal Agrosains dan Teknologi, Vol. 3 (2) hal. 103-110.
Fachrudin, L. (2000). Budidaya Kacang-Kacangan, Kanisus. Yogyakarta. 118 hal.
Fauzi, Z.R.M. (2010). Evaluasi Ketahanan Beberapa Varietas Kacang Tanah (Arachis hypogea L.) Terhadap Penyakit Karat Daun (Puccinia arachidis Speg.). Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang.
Hasanah, N. (2013). Pengaruh Pemberian Pupuk Organik Guano terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Mentimun pada Lahan Rawa Lebak. Jurnal Sains STIPER Amuntai, 3(2), 67-76.
Hayanti, EDN, Yuliani, dan H Fitrihidayati. 2014. Pengaruh kompos kotoran kelelawar (guano) untuk meningkatkan pertumbuhan tanaman kacang tanah (Arachis hypogaea). Lentera Bio, 3(1): 7–11.
Hayati, M., Marliah, A., dan Fajri, H. 2012. Pengaruh varietas dan dosis pupuk SP-36 terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman kacang tanah (Arachis hypogaea L.). Jurnal Agrista, 16 (1) : 7 - 13.
Hemon, A. Farid. (2017). Infeksi Cendawan Sclerotium Rolfsii Pada Kacang Tanah yang Ditanam Pada Kondisi Cekaman Kekeringan. Agroteksos, 25(3).
Homer, T., Soekamto, M. H., & Maruapey, A. (2024). Pertumbuhan dan Produksi Kacang Tanah (Arachis hypogea L.) terhadap Pemberian Pupuk Kompos Kotoran Kambing. AGRILAND Jurnal Ilmu Pertanian, 12(1), 17-25.
Kutanggas, Y. R., Maruapey, A., & Sangadji, Z. S. (2024). Respon Pertumbuhan dan Produksi Kacang Panjang (Vigna sinensis L.) Terhadap Pemberian Pupuk Kandang Kambing. Jurnal Buana Sains, 24(1). 1-10.
Laia, Faberelina. 2021. Respon Pertumbuhan dan Produksi Kacang Tanah (Arachis Hypogaea L.) Terhadap Pemberian Kompos dan Pupuk Cair Bayfolan. Jurnal Agrotekda, 5(1), 16-35.
Masri, N. (2021). Pemgaruh Pemberian Pupuk Kotoran Kelelawar dan POC Limbah Rumah Tangga Terhadap Pertumbuhan dan Produksi Tanaman Melon (Cucumis melo L.). (Skripsi). Univeristas Cokroaminoto Palopo.
Ninda. (2013). Klasifikasi Penyakit Tanaman Kacang Tanah menggunakan Metode MKNN (Modified K-Nearest Neighbor). Jurnal Pengembangan Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer, 7(2), 1191-1197.
Nugraha, Alfian. (2019). Pengaruh Pemberian POC Bonggol Pisang Terhadap Pertumbuhan dan Produksi Beberapa Varietas Kacang Hijau (Vigna Radiata L.). (Skripsi). Jurusan Agroekoteknologi, Fakultas Pertanian, Universitas Lambung Mangkurat. Banjarbaru.
Peraturan Menteri Pertanian No. 70/Permentan/SR.140/10/ 2011 tentang Pupuk Organik, Pupuk Hayati, dan Pembenah Tanah.
Rezyawaty, M., Karyawati, A. S., & Nihayati, E. (2018). Peningkatan pembentukan polong dan hasil tanaman kedelai (Glycine max L.) dengan pemberian nitrogen pada fase reproduktif. Jurnal Produksi Tanaman, 6(7), 1458-1464.
Sarawa, A. Nurmas, dan M. D. Aj. (2012). Pertumbuhan dan produksi tanaman kedelai (Glycine max L.) yang diberi pupuk guano dan mulsa alang-alang. Jurnal Agroteknos. 2(2):97-105.
Sari, B,P. (2019) Pengaruh Pupuk Guano dan POMI Terhadap Produksi Tanaman Melon (Cucumis Melo L.) . (Skripsi). Universitas Islam Riau.
Sari, Okta Elina. (2020). Respons Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Kacang Kedelai (Glycine max L.) Terhadap Pemberian Pupuk Guano dan NPK Mutiara 16:16:16. (Skripsi). Universitas Islam Riau.
Sembiring, M., R. Sipayung, dan F. E. Sitepu. (2014). Pertumbuhan dan Produksi Kacang Tanah dengan Pemberian Kompos Tandan Kosong Kelapa Sawit Pada Frekuensi Pembumbunan yang Berbeda. Jurnal Online Agroekoteknologi, 2(2), 598-607.
Simanjuntak, A. (2013). Respon Pertumbuhan dan Produksi Bawang Merah (Allium Ascalonicum L.) Terhadap Pemberian Pupuk NPK dan Kompos Kulit Buah Kopi. Jurnal Online Agroekoteknologi, 1(3).
Sumartini. (2018). Bioekologi dan Pengendalian Penyakit Bercak Daun Pada Kacang Tanah. Buletin Palawija, (18), 18-20.
Susanto, C. B., & Kurniawan, S. (2021). Pengaruh Aplikasi Kompos Kotoran Kambing Dengan Residu Urea-Humat Terhadap Unsur P, K Serta Pertumbuhan Okra (Abelmoshus esculentus L.) Pada Entisol, Wajak Malang. Jurnal Tanah dan Sumberdaya Lahan, 8(1), 101-106.
Wahyudi. A.A, Maimunah & Pane.E. (2019). Respon Pertumbuhan dan Produksi Kacang Tanah (Arachis hypogaea L.) Terhadap Pemberian Pupuk Kandang Kambing Dan Pupuk Organik Cair Bonggol Pisang. Jurnal ilmiah Pertanian (JIPERTA), 1(1), 1-8.
Widodo, K. H., & Kusuma, Z. (2018). Pengaruh kompos terhadap sifat fisik tanah dan pertumbuhan tanaman jagung di inceptisol. Jurnal Tanah dan Sumberdaya Lahan, 5(2), 959-967.
Wiji, A., D. Rahmawati dan N. Sjamsijah. (2017). Uji Daya Hasil Galur MG1012 dengan Tiga Varietas Pembanding Tanaman Cabai Keriting (Capsicum annum L.) Jurnal of Applied Agricultural Sciences. Vol. 1. No. 2.
Wiwik, H., Husnain, R.W. Ladiyani. (2015). Perananan Pupuk Organik dalam Peningkatan Produktivitas Tanah dan Tanaman. Jurnal Sumber Daya lahan, 9(2), 107 - 120.
DOI: https://doi.org/10.20527/agtview.v8i3.16032
Refbacks
- There are currently no refbacks.
Copyright (c) 2025 Agroekotek View
Editorial Office:
Department of Agroecotechnology
Faculty of Agriculture
Universitas Lambung Mangkurat
Jalan Ahmad Yani Km.36 Mail-box 1028 Banjarbaru 70714
South of Kalimantan - Indonesia
Phone: (0511) 4772254

Agroekotek View is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
E-ISSN: 2715-4815
.png)