Karakteristik Morfologi Pertumbuhan Vegetatif Cabai CV. Hiyung (Capsicum frutescens L.) di Desa Hiyung, Kabupaten Tapin

Miftahul Huda, Hairu Suparto, Hikma Ellya

Abstract


Cabai rawit varietas Hiyung (Capsicum frutescens L.) merupakan salah satu tanaman lokal yang berpotensi untuk dibudidayakan di Kalimantan Selatan. Salah satu varietas cabai lokal unggulan di daerah ini, yang namanya berasal dari Desa Hiyung, desa tempat varietas ini ditanam. Keberadaan rawa dataran rendah memainkan peran penting dalam meningkatkan sektor pertanian dan perkebunan. Rawa dataran rendah memiliki potensi yang sebagian besar ditentukan oleh material yang diendapkan dari daerah atas, sedangkan material yang berasal dari air relatif kurang, karena air di rawa dataran rendah hanya berasal dari curah hujan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui beberapa karakteristik penting pertumbuhan vegetatif cabai rawit varietas Hiyung yang dibudidayakan petani. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Deskriptif Analitik dengan empat parameter pengamatan, yaitu tinggi tanaman, jumlah daun, jumlah cabang, dan diameter batang utama, yang dilakukan setiap 2 minggu pada setiap 10 tanaman dari 50 tanaman per petak. Pengamatan karakteristik morfologi pertumbuhan vegetatif cabai rawit varietas Hiyung dilakukan pada beberapa tanaman. Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari pola pertumbuhan dan perubahan pada tanaman cabai varietas Hiyung (Capsicum frutescens L.) dari fase vegetatif 2 hingga fase generatif awal, guna menentukan waktu pertumbuhan optimal dan mendukung upaya peningkatan produktivitas tanaman. Penelitian ini dilaksanakan dari tanggal 6 Juli 2024 hingga 14 September 2024. Hasil pengamatan lapangan meliputi data perkembangan visual tinggi tanaman, jumlah daun, jumlah cabang, dan diameter batang yang diukur secara berkala setiap 2 minggu. Analisis difokuskan pada pola pertumbuhan karakteristik tanaman dari awal penanaman hingga periode generatif awal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pertumbuhan malai rata-rata terbaik dari karakteristik morfologi vegetatif pada tanaman cabai varietas Hiyung terjadi pada minggu ke-2 hingga minggu ke-3 pengamatan.

Full Text:

PDF

References


Alif, S. M. (2017). Kiat sukses budidaya cabai rawit. Bio Genesis.

Anani, P. Y., et al. (2024). Exploring morphological variation in hot pepper (Capsicum spp.) using multivariate analysis. Scientia Horticulturae, 326, 112345.

Bello, A. S., et al. (2022). Evaluation of Roholtiella sp. extract on growth and yield of bell pepper (Capsicum annuum L.). Plants, 11(9), 1123.

Cahyono, B. (2003). Cabai Rawit Teknik Budidaya dan Analisis Usaha Tani. Kanisius. 112 hlm. Yogyakarta.

Hariyadi, H. (2023). Hubungan tinggi tanaman, nisbah pucuk akar, diameter batang, indeks luas daun, dan volume akar dengan hasil tanaman cabai merah keriting. Jurnal Daun, 10(2), 77–86.

Harpenas, A., dan Dermawan, R. (2010). Budidaya Cabai Unggul. Jakarta: Penebar Swadaya.

Kirana, R., et al. (2024). Enhancing traits in hot pepper through heterosis breeding. Euphytica, 220(4), 87.

Lee SY, Mediani A, Nur Ashikin AH, Azliana ABS, Abas F. (2014). Antioxidant and glucosidadase inhibitiory activities af the leaf and stem of selected traditional medicinal plant. International Food Research Journal 21 (1). 165-172.

Nepal, S. (2025). Performance of bell pepper (Capsicum annuum L.) under organic and inorganic nutrient management practices. International Journal of Agriculture Research, 15(3), 201–212.

Octaviani, T., Guntarti, A., & Susanti, H. (2014). Penetapan kadar ß-karoten pada beberapa jenis cabe (Genus capsicum) dengan metode spektrofotometri tampak. Pharmaciana. 4(2), 101-109.

Sofiarani, F. N., Wulandari, M., & Nurhalimah, N. (2021). Pertumbuhan dan hasil cabai rawit (Capsicum frutescens) pada berbagai konsentrasi pupuk organik cair. Vegetalika, 10(2), 99–110.

Soli, Y. E. (2020). Respon pertumbuhan dan produksi cabai rawit (Capsicum frutescens L.) terhadap pemberian pupuk kandang ayam. Agrifor: Jurnal Ilmu Pertanian dan Kehutanan, 19(2), 145–154.

Suprianto, A. (2023). Karakteristik pertumbuhan cabai rawit (Capsicum frutescens L.) pada berbagai varietas. Agrotekma: Jurnal Agroteknologi, 8(1), 12–22.

Suprianto. (2023). Pertumbuhan dan hasil tanaman cabai rawit (Capsicum frutescens L.) pada berbagai kondisi lingkungan. Jurnal Pertanian Tropik, 10(2): 115–123.

Syukur, M., Yunianti, R., dan Dermawan, R. (2012). Teknologi Budidaya Cabai. Bogor: IPB Press.

Tjandra, E. A. (2011). Panen Cabai Secara Rutin. Yogyakarta: Kanisius.




DOI: https://doi.org/10.20527/agtview.v9i2.18802

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2026 Agroekotek View

Editorial Office:

Department of Agroecotechnology
Faculty of Agriculture
Universitas Lambung Mangkurat
Jalan Ahmad Yani Km.36 Mail-box 1028 Banjarbaru 70714
South of Kalimantan - Indonesia
Phone: (0511) 4772254


Creative Commons License
Agroekotek View is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

E-ISSN: 2715-4815