UPAYA SUBSTITUSI POHON RAMBAI (Sonneratia caseolaris) DALAM MENGATASI MASALAH SUMBER KELANGKAAN PAKAN PADA BEKANTAN (Nasalis larvatus) DI KALIMANTAN SELATAN

Dhiya Athiyah Hanani, Vivia Windu Faustina, Devina Widya Sari, Witiyasti Imaningsih

Abstract


Proboscis monkeys (Nasalis larvatus) are animals endemic to Borneo that are also spread in other countries such as Malaysia and Brunei Darussalam. Proboscis monkeys are now designated as endangered due to the reduction of their food source, the Rambai Mangrove (Sonneratia caseolaris) due to deforestation and conversion of mangrove forest land. Substitution efforts are carried out by the method of literature and literature studies in obtaining information about mangrove rambai, substitution plants, and efforts that can be made. Sonneratia alba and Sonneratia ovata are the plants that have the greatest potential as a substitute for Rambai Mangrove judging from the content of secondary metabolites (flavonoids, alkaloids, tannins) and vitamins (A, B, C), as well as the morphology of the three species, namely vertical breath roots and fruits wrapped in flower petals. Plant substitution can cause changes in proboscis monkey foraging behavior where it takes longer for them to find or adapt to new food sources. The long-term impact of this crop substitution has the potential to decrease proboscis monkey populations if they are not able to adapt well to these dietary changes. A literature study on the number of phytochemical content levels in two species of Sonneratia alba and Sonneratia ovata which are substitute plants for Sonneratia caseolaris was carried out to obtain a more detailed comparison between the Sonneratia species.


Full Text:

PDF

References


Adilah, N. A., Hardiansyah, H., & Amintarti, S. 2022. Pengembangan E-Modul Konsep Keanekaragaman Hayati tentang Sonneratia caseolaris Kawasan Mangrove Rambai Center. Edukatif: Jurnal Ilmu Pendidikan. 4(5): 7029–7041.

Alharanu, P. R., & Eviana, N. (2019). Pemanfaatan buah pedada (Sonneratia caseolaris) pada pembuatan permen jelly. Jurnal EDUTURISMA, 4(2), 53 – 64.

Alikodra, H. S., & Srimulyaningsih, R. 2015. Populasi bekantan di Rawa Gelam. Dalam H. S. Alikodra, Efransjah, M. Bismark (Ed.), Bekantan: Perjuangan melawan kepunahan. Bandung: IPB Press.

Alwidakdo, A., Z. Azham, & L. Kamarubayana. 2014. Pertumbuhan Mangrove Pada Kegiatan Rehabilitas Hutan Mangrove Di Desa Tanjung Limau Kecamatan Muara Badak Kabupaten Kutai Kartanegara. Samarinda. Jurnal AGRIFOR, 13(1): 67- 79.

Atmoko, T. 2012. Bekantan Kuala Samboja Bertahan Dalam Keterbatasan Melestarikan Bekantan di Habitat Terisolasi dan Tidak Dilindungi. Samboja: Pusat Penelitian dan Pengembangan Konservasi dan Rehabilitasi.

Baharuddin & D. Salim. 2020. Analisis Kekritisan Lahan Mangrove Kalimantan Selatan dengan Menggunakan Sistem Informasi Geografis dalam Rangka Pengelolaan Konservasi Lahan Basah Pesisir. Jurnal Enggano, 5(3): 495-509.

Cherian, G. 2019. A Guide to the Principles of Animal Nutrition. Corvallis: Oregon State University.

Dari, W. D., M. Ananda, D. Junita. 2020. Karakteristik Kimia Sari Buah Pedada (Sonneratia caseolaris) Selama Penyimpanan. Program Studi Ilmu Gizi, dan, & Tinggi Ilmu Kesehatan Baiturrahim Jambi.

Dotulong, V., A.D.Y. Montolalu, & A.R. Reo. 2024. Aktivitas Antioksidan Daun Muda Mangrove Sonneratia alba Segar Asal Pesisir Desa Wori Sulawesi Utara. Media Teknologi Hasil Perikanan, 12(1): 32-40.

Fauzan, N., Kaspul, & A. Naparin. 2015. Struktur Populasi Bekantan (Nasalis larvatus) di area Gunung Batu Sawar Kecamatan Hulu Sungai Tengah. Prosiding Seminar Nasional XII Pendidikan Biologi FKIP UNS, 2(1): 721-726.

Forest Watch Indonesia (FWI). 2024. Hutan Papua dan Kalimantan Alami Deforestasi yang Tinggi. (diakses 25 Agustus 2024, dari https://fwi.or.id/hutan-papua-dan-kalimantan-alami-deforestasi-yang-tinggi/)

Handy, M.R.N., E.W. Abbas, Mutiani, M. Adithya, H. Putra, R.P. Azhari, & R.A. Firyal. 2022. Konservasi Bekantan Melalui Penanaman Mangrove Rambai (Sonneratia caseolaris) di Pulau Curiak Kabupaten Barito Kuala. Jurnal Pengabdian Al- Ikhlas, 8(2): 237-245.

Helda, D. Aspriyanto, & R.H. Dharmawas. 2020. Aktivitas Antibakteri Ekstrak Daun Rambai (Sonneratia caseolaris) Konsentrasi 70%, 80% dan 90% Terhadap Streptococcus mutans In Vitro.

Iskandar, S. 2023. Tantangan dan Peluang Konservasi Bekantan di Kalimantan Selatan Dalam Mengenal Lebih Dekat Satwa Langka Indonesia dan Memahami Pelestariannya. Jakarta: Penerbit BRIN.

IUCN. 2020. The IUCN Red List of Threatened Species. Nasalis larvatus.

Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia. 2022. Status Lingkungan Hidup Indonesia 2022 [PDF]. KLHK. (diakses 25 Agustus 2024, dari https://www.menlhk.go.id/cadmin/uploads/SLHI_2022_upload_final_77f9948571.pdf?)

Kusmana, C. Onrizal. & Sudarmaji. 2003. Jenis-Jenis Pohon Mangrove di Teluk Bintuni Papua. Bogor: Fakultas Kehutanan Institut Pertanian Bogor dan PT Bintuni Utama Murni.

Lisnaini, A. Fihtria, & G.S. Rudi. 2020. Karakteristik Pohon Tempat Tidur (Night Sleeping Trees) Bekantan (Nasalis larvatus) di Taman Wisata Alam Pulau Bakut Kabupaten Barito Kuala Provinsi Kalimantan Selatan. Jurnal Sylva Scienteae, 3(4): 657-666.

Masganti, K. Anwar, M.A. Susanti. 2017. Potensi dan Pemanfaatan Lahan Gambut Dangkal untuk Pertanian. Jurnal Sumberdaya Lahan, 11(1): 43-52.

Mongabay. 2009. Borneo: Profil Lingkungan. (diakses 25 Agustus 2024, dari https://news.mongabay.com/2009/12/borneo-profil-lingkungan/)

Niken., Irma, L. E.P., & Feni, R. G. 2019. Uji Senyawa Fitokimia Buah Pedada Merah (Sonneratia casiolaris) di Kawasan Hutan Mangrove Mangguang Kota Pariaman. Jurnal Kesehatan Saintika Meditory. 1(2): 44 – 49.

Nuryani, A., A. Suhadirman, C. Boer, R.B. Suba, Y.B. Sulistioadi, & Y. Rayadin. 2024. Studi Penggunaan Maximum Entropy untuk Pemodelan Kesesuaian Habitat Bekantan (Nasalis larvatus wurmb, 1787) di Kawasan Cagar Alam Teluk Adang. Jurnal Ilmu Lingkungan, 22(5): 1174-1183.

Nusaibah, Sari, R. M., & Widianto, D. I. (2022). Pemanfaatan ekstrak daun pedada (Sonneratia caseolaris) dan daun katang-katang (Ipomoea pes-caprae) sebagai agen antioksidan pada formulasi face mist. Jurnal Pengolahan Hasil Perikanan Indonesia (JPHPI), 25(3), 441–450.

Purwaningsih, S., E. Salamah, A.Y.P. Sukarno, & E. Deskawati. 2013. Aktivitas Antioksidan dari Buah Mangrove (Rhizophora mucronata Lamk.) Pada Suhu Yang Berbeda

Rabiati, M. A.P. Kartono, B. Masy’ud. 2015. Populasi Bekantan (Nasalis larvatus) di Suaka Margasatwa Kuala Lupak, Kalimantan Selatan, Indonesia. Media Konservasi, 20(3): 242-251.

Rustamaji, T. Y. R. 2017. Uji Aktivitas Antioksidan dan Kandungan Bioaktif pada Daun dan Kulit Batang Mangrove Sonneratia caseolaris Dari Pesisir Pantai Serang, Kabupaten Blitar. Skripsi. Tidak Diterbitkan. Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan. Universitas Brawijaya: Malang.

Satoto, F & Sudaryanto, A. 2020. Pengolahan Buah Pedada Menjadi Sirup “Bogem” di Kawasan Wisata Hutan Mangrove Surabaya. Journal of Community Service Consortium, (1)1, 32-40.

Sinaga, E. 2015. Konservasi Bekantan Berbasis Masyarakat di Pulau Bunyu. Jakarta: Pt Pertamina Ep Asset 5 Bunyu Field.

Soendjoto, A. M., Sundari, T., Budiarto, C., & Muhardiansyah, H. 2020. Konservasi Sumber Daya Alam Kalimantan Selatan, Sungai Ulin. Prosiding Seminar Nasional XI Pendidikan Biologi FKIP UNS, 1(7): 1-18.

Surat Keputusan Gubernur Kepala Daerah Tingkat I Kalimantan Selatan No. 29 Tahun 1990 tentang Penetapan Identitas Daerah Provinsi Tingkat I Kalimantan Selatan. Banjarbaru.

Wetlands International. (n.d). Diakses dari https://www.wetlands.or.id/ pada 25 Agustus 2024.

Wibowo, M.A., N.K. Sari, P. Ardiningsih, & A. Jayuska. 2023. Daya Hambat Ekstrak Daun Mangrove (Rhizophora apiculata) Asal Pesisir Sukadana Terhadap Bakteri Escherichia coli. Indonesia Journal of Pure and Applied Chemistry, 6(3): 114- 121.

Wijaya, H., Jubaidah, S., Kurniawan, M. D., & Handayani, S. (2023). Aktivitas ekstrak etanol 70% daun rambai laut (Sonneratia caseolaris (L.) Engl.) terhadap bakteri Propionibacterium acnes. Jurnal Jamu Kusuma, 3(2), 69–80.

Winarti, B.S. Rahardja, & Sudarno. 2019. Aktivitas Antioksidan Ekstrak Daun Mangrove Sonneratia caseolaris Berdasarkan Tingkat Kematangan Daun. Journal of Marine and Coastal Science, 8(3): 130-138.

Wintah, Kiswanto, & Nurdin. (2022). Pemanfaatan buah Sonneratia alba menjadi sirup mangrove di sekitar kawasan mangrove Lung Mane Nagan Raya Aceh. Marine Kreatif, 6(1), 18–25.

Yunita, R., Rahman, A., Dharmaji, D., Rezeki, A., & Indrayatie, E. R. 2023. Pemberdayaan Kelompok Sadar Wisata Taman Mangrove dalam Upaya Perbanyakan Rambai (Sonneratia caseolaris). Jurnal ABDINUS: Jurnal Pengabdian Nusantara, 7(2): 384–394.

Zainuddin, Z. & A. Rezeki. 2016. Struktur Populasi Bekantan (Nasalis larvatus) Di Pulau Curiak Kabupaten Barito Kuala Kalimantan Selatan. Prosiding Symbion. Symposium on Biology Education, Program Studi Pendidikan Biologi, FKIP, Universitas Ahmad Dahlan, 9(1): 18-27.




DOI: https://doi.org/10.20527/b.v22i2.16721

Refbacks

  • There are currently no refbacks.