Empowering Learning Community Through Educational Technology Engagement Initiative to Strengthen The Teachers' Literacy and Numeracy Competency
Abstract
Based on the 2023 education report card data, 76 elementary and junior high school levels in Banjarmasin still need to strengthen literacy and numeracy competencies. In order to support the improvement of the quality of education, especially in Banjarmasin, through educational technology outreach and involvement initiatives, the Educational Technology Study Program carries out community learning assistance activities to strengthen literacy and numeracy. Assistance is carried out with an inquiry cycle consisting of 4 stages: reflection, planning, implementation, and evaluation. The reflection stage produces notes on efforts to improve student's literacy and numeracy competencies that have been implemented. Then, at the planning stage, a strategy is prepared to improve literacy and numeracy competencies with a focus on understanding literacy concepts, multimodal texts, literacy-rich environments, strengthening literacy in learning, understanding numeracy concepts, developing a growing mindset, numeracy discussions, and numeracy strengthening practices in learning. At the implementation stage, educational units implement the strategies that have been prepared. At the evaluation stage, the strategies that have been completed are re-evaluated and followed up on in the subsequent learning community activities. This inquiry cycle is implemented to ensure the quality of learning and improve teacher competency sustainably. By comparing reflection data before and after participating in mentoring, it is known that there has been an increase in teacher understanding of the concept of learning communities increasing from 16% to 96.5%, for the implementation of literacy strengthening from 9.5% to 84%, and numeracy from 14.75% to 83%. In general, the average increase was 74.4%; from these data, it can be concluded that the learning community mentoring strategy implemented has an impact on improving the literacy and numeracy competencies of Elementary School teachers.
Keywords
Full Text:
PDFReferences
Ainun, N., Asri, K., Agustina, Y., Fahmi, C. N., Suryawati, I., Ismulyati, S., Azwar, E., Azzarkasyi, M., Nurliza, E., & Irnanda, S. (2023). Meningkatkan literasi dan kualitas pembelajaran yang kreatif berorientasi kurikulum merdeka belajar kampus merdeka. Jurnal Akselerasi Merdeka Belajar Dalam Pengabdian Orientasi Masyarakat (AMPOEN): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 1(2), 27–31.
Hasanah, N., Sembiring, M., Afni, K., Dina, R., & Wirevenska, I. (2023). Sosialisasi kurikulum merdeka merdeka belajar untuk meningkatkan pengetahuan para guru di SD Swasta Muhamaddiyah 04 Binjai. Ruang Cendekia: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 2(4), 207–210.
Mansur, H., Sufyadi, S., & Utama, A. H. (2024). Impact of socialization and technical guidance program on implementation of independent curriculum independently. Bubungan Tinggi: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 6(3), 619–625.
Mardiana, M., Pertiwi, W. A., & Zubaidah, R. (2023). Implementasi kurikulum merdeka melalui pelatihan asesmen pembelajaran kurikulum merdeka pada kelompok kerja guru gugus kulim kota jambi. Pengabdian Cendekia, 1(1), 14–17.
Maut, W. O. A. (2022). Asesmen diagnostik dalam implementasi kurikulum merdeka (ikm) di sd negeri 1 tongkuno kecamatan tongkuno kabupaten muna sulawesi tenggara. Dikmas: Jurnal Pendidikan Masyarakat dan Pengabdian, 2(4), 1305–1312.
Peraturan Direktur Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Nomor 4141/B/HK.06/2023.
Rachman, B. A., Firdaus, F. S., Mufidah, N. L., Sadiyah, H., & Sari, I. N. (2021). Peningkatan kemampuan literasi dan numerasi peserta didik melalui program kampus mengajar angkatan 2. DINAMISIA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 5(6), 1535-1541.
Ramly, R. A. (2021). Penerapan komunitas belajar melalui aplikasi whatsapp sebagai upaya meningkatkan aktivitas belajar sejarah. Biormatika: Jurnal Ilmiah Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, 7(2), 147–159.
Rahayuningsih, S., Mardliyah, A. A., & Rijanto, A. (2023). Peningkatan kompetensi guru dan membangun budaya belajar berkelanjutan melalui pembentukan komunitas belajar. AMMA: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 2(8: September), 934-940.
Rohim, D. C. (2021). Konsep Asesmen Kompetensi Minimum Meningkatkan Kemampuan Literasi Numerasi Sekolah Dasar untuk Siswa. 54–62.
Rosfiani, O., Hermawan, C. M., Abdullah, S., Zahraningtyas, F., & Fitriani, S. (2023). Bimbingan teknis implementasi kurikulum merdeka di madrasah dalam lingkungan kementerian agama. Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa, 1(9), 1992–1999.
Salim, A., Sufyadi, S., & Utama, A. H. (2023). The significance of the implicating learning quality by differentiated learning method at junior high school level in banjarbaru city. Indonesian Journal of Instructional Media and Model, 5(2), 115–124.
Sufyadi, S., Rahmawati, A., & Afghani, A. (2022). Gambaran penggunaan kurikulum darurat dan modul literasi numerasi sebagai penunjang peningkatan kompetensi pada siswa sekolah dasar. Laporan Penelitian. Pusmendik. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.
Tasrif, T., & Syaifullah, S. (2022). Literasi sebagai praktik budaya di kalangan pelajar dan mahasiswa. Edu Sociata: Jurnal Pendidikan Sosiologi, 5(1), 58–70.
Waruwu, M., Dwikurnaningsih, Y., Ismanto, B., Iriani, A., Satyawati, S. T., & Wasitohadi, W. (2022). Pemberdayaan kepala sekolah dan guru dalam mengimplementasikan program sekolah penggerak dan merdeka belajar. Magistrorum Et Scholarium: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 2(3), 440–450.
Yulaikah, Y., & Taufikurrizal, Z. (2022). Improving numeracy skills of elementary school students through problem-based learning: An implementation of lesson study. Elementeris: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Islam, 4(1), 27–36.
Yuzianah, D., Darmono, P. B., Supriyono, S., & Kurniawan, H. (2023). Penerapan P5 pada kurikulum merdeka pada jenjang SD. Taroa: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 2(2), 66–73.
DOI: https://doi.org/10.20527/btjpm.v7i2.13902
Refbacks
- There are currently no refbacks.
Indexed by: Bubungan Tinggi: Jurnal Pengabdian Masyarakat is licensed under From March 27, 2020 to June 3, 2020 From Juni 4, 2020 to the present (updated stats) |











