Studi Implementasi dan Kapabilitas Sistem Komputasi Rekam Medis Elektronik: Pendekatan End-User Computing Satisfaction (EUCS)

Basri Umar, Rosdiana Kaharu, Maimun I. Bilondatu, Lilis Handayani, Ristidayanti Halanggi

Abstract


RME merupakan sistem penyimpanan data kesehatan pasien secara digital, meliputi data demografi dan medis yang dapat dilengkapi dengan alat bantu pengambilan keputusan untuk mendukung perawatan pasien. RSUD dr. Hasri Ainun Habibie telah menggunakan RME untuk pasien rawat jalan sejak Agustus tahun 2022. Penerapan RME di RSUD dr. Hasri Ainun Habibie saat ini masih difokuskan pada layanan rawat jalan. Dan ditemukan adanya beberapa kendala seiring dengan implementasi RME diantaranya ketidaksesuaian data, tampilan RME yang tidak teratur dan proses penggunaan yang rumit. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran kepuasan pengguna RME rawat jalan dengan menggunakan metode EUCS. Deskriptif kuantitatif menjadi pilihan metode yang diterapkanpada penelitian ini. Imbas dari penelitian ini yakni dimensi content dan timeliness diperoleh hasil 46 responden (100%) pengguna RME dengan kategori puas, dimensi accuracy, format dan ease of use diperoleh hasil 45 responden (97,8%) pengguna RME dengan kategori puas, sementara ketidakpuasan berjumlah 1 responden (2,2%). Kesimpulan dari hasil penelitian adalah RME rawat jalan di RSUD dr. Hasri Ainun Habibie telah berhasil memberikan layanan yang informatif, akurat, mudah digunakan dan tepat waktu kepada penggunanya. Saran penelitian RSUD dr. Hasri Ainun Habibie perlu mengadakan sosialisasi dan pelatihan kembali tentang RME untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan pengguna.



Keywords


Kepuasan Pengguna; Metode EUCS; Pelayanan; RME; Sistem Informasi Kesehatan;

Full Text:

PDF

References


Alfiansyah, G., Fajeri, A. S., Santi, M. W., & Swari, S. J. (2020). Evaluasi kepuasan pengguna electronic health record (EHR) menggunakan metode EUCS di unit rekam medis pusat RSUPN Dr. Cipto Mangunkusumo. Jurnal Penelitian Kesehatan Suara Forikes, 11(2).

Alfiyyah, A., Ayuningtyas, D., & Rahmanto, A. (2022). Telemedicine and electronic health record implementation in rural area: A literature review. Journal of Indonesian Health Policy and Administration, 7(1).

Burhan, L., & Nadjib, M. (2023). Hubungan persepsi pengguna terhadap keberhasilan implementasi rekam medis elektronik: Tinjauan literatur. Jurnal Kesehatan Tambusai, 4(2).

Chintia, D., & Kusumaningrum, A. E. (2020). Peran rekam medis sebagai alat bukti dalam penyelesaian sengketa medis antara dokter dan pasien. Juristic, 1(1).

Faida, E. W., & Ali, A. (2021). Analisis kesiapan implementasi rekam medis elektronik dengan pendekatan DOQ-IT (Doctor’s Office Quality-Information Technology). Jurnal Manajemen Informasi Kesehatan Indonesia, 9(1), 67. https://doi.org/10.33560/jmiki.v9i1.315

Ghazisaeidi, M., Safdari, R., & Goodini, A. (2020). An assessment of readiness for pre-implementation of electronic health record in Iran: A practical approach to implementation in general and teaching hospitals. Acta Medica Iranica, 52(7), 532–544.

Hani, U. R. M., Salim, N. A., & Wulandari, D. A. (2022). Evaluasi pelaksanaan electronic medical record (EMR) di rawat jalan RSU Queen Latifa Yogyakarta. Jurnal Ilmiah Rekam Medis dan Informatika Kesehatan, 2(1).

Hastuti, E. S., Sugiarsi, S., & Mulyono, S. (2023). Analisis tingkat kesiapan penerapan rekam medis elektronik di Puskesmas wilayah Kabupaten Boyolali. Jurnal Manajemen Informasi Kesehatan Indonesia, 11(2). https://doi.org/10.33560/jmiki.v11i2.570

Hatta, G. R. (2011). Pedoman manajemen informasi kesehatan di sarana pelayanan kesehatan. Jakarta: Konsil Kedokteran Indonesia.

Hidayat, A. R., & Sari, E. W. (2017). Analisis kesiapan (readiness assessment) penerapan electronic medical record di Klinik Rawat Inap PKU Muhammadiyah Pakem.

Ikawati, F. R. (2024). Efektivitas penggunaan rekam medis elektronik terhadap peningkatan kualitas pelayanan pasien di rumah sakit. Journal of Multidisciplinary Research and Development, 6(1).

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2020). Rencana strategik Kementerian Kesehatan tahun 2020–2024. Jakarta: Kemenkes RI.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2022). Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 24 Tahun 2022 tentang rekam medis. Jakarta: Kemenkes RI.

Masyfufah, L., et al. (2022). Readiness of application of electronic medical records in health services (literature study). Proceeding International Conference on Medical Record, 2(1), 1–12.

Nusa, H. P. (2019). Analisis rekam medis elektronik rawat jalan di Semen Padang Hospital dengan metode EUCS. Jurnal Lentera Kesehatan Aisyiyah, 2(1).

Pratama, M. H. (2016). Analisis strategi pengembangan rekam medis elektronik instalasi rawat jalan RSUD Kota Yogyakarta. Jurnal Manajemen Informasi Kesehatan Indonesia, 4(1), 34–44.

Putri, E. R., Kurniawati, F., & Sari, N. (2021). Analisis kepuasan pengguna rekam medis elektronik di RSUD Cilincing Jakarta Utara. Jurnal Ilmiah Perekam dan Informasi Kesehatan Imelda, 6(1).

Simanjuntak, S., Saragih, M., & Lubis, L. (2020). Pengaruh faktor kepuasan pengguna terhadap penerimaan rekam medis elektronik di Rumah Sakit Universitas Sumatera Utara. Jurnal Kesehatan Indonesia, 10(1).

Tiorentap, D. R. A. (2020). Manfaat penerapan rekam medis elektronik di negara berkembang: Systematic literature review. Health Information Management Journal, 49(2–3), 123–131.

Yoga, V., Budiman, B. J., & Yanti, M. (2020). Analisis kesiapan penerapan rekam medis elektronik (RME) di RSUP Dr. M. Djamil Padang. Jurnal Kedokteran Gigi Universitas Baiturrahmah, 8(1), 71–82.




DOI: https://doi.org/10.20527/cetj.v6i1.18674

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Flag Counter