Grina Adila Milawati, Dewi Puspitasari, Muhammad Yanuar Ichrom Nahzi



Background: Composite resin is the tooth-colored restorative material that much in demand by most of people due to their aesthetic value. Bulk-fill composite resin is claiming that can be light-cured in up to 4 mm thickness at once and minimize the clinical application time. Thermocycling test are considered relevant conditions to simulate conditions in the oral cavity to test the durability of composite resin by extreme temperature fluctuations from 5°C to 55ºC, so it can degrade composite resin and increase the value of surface roughness. Purpose: This study is aimed to determine differences of the surface roughness value of bulk-fill composite resin performed by thermocycling test 1500 and 3000 cycles. Methods: This study was true experimental laboratory post test-only with control group design. This study used 27 bulk-fill composite resin samples were divided into 3 groups, which are control group didn’t tested thermocycling, treatment group B were tested thermocycling 1500 cycles and treatment group C were tested thermocycling 3000 cycles. Surface roughness was measured by Surface Roughness Tester. Results: Average the surface roughness values of bulkfill composite resin in control group 0,076±0,01 µm, group B 0,112±0,012 µm, and group C 0,128±0,014 µm. The data were tested using One Way ANOVA parametric analysis and obtained p=0.000 (p <0.05), which means that there are significant differences of the control group and the treatment group. Conclusion: There were differences in surface roughness values of bulk-fill composite resin between control group and treatment group.

Keywords: composite resin, surface roughness, thermocycling


Latar Belakang: Resin komposit merupakan bahan restorasi sewarna gigi karena memiliki nilai estetik yang baik. Penggunaan resin komposit tipe bulk-fill dapat menghemat waktu prosedur restorasi, karena dapat dilakukan proses curing sampai kedalaman 4 mm. Uji thermocycling merupakan kondisi yang relevan untuk mensimulasikan kondisi di dalam rongga mulut untuk menguji daya tahan resin komposit dengan memanfaatkan fluktuasi suhu yang ekstrem yaitu dari 5ºC ke 55ºC, sehingga dapat mendegradasi resin komposit dan menyebabkan peningkatan nilai kekasaran permukaan. Tujuan: Mengetahui perbandingan nilai kekasaran permukaan resin komposit tipe bulk-fill yang dilakukan uji thermocycling dengan siklus 1500 dan 3000 putaran. Metode: Jenis penelitian adalah eksperimental murni dengan rancangan post test-only with control group design. Penelitian ini menggunakan 27 sampel resin komposit tipe bulk-fill yang dibagi menjadi 3 kelompok, yaitu kelompok kontrol yang tidak dilakukan uji thermocycling, kelompok B yang dilakukan uji thermocycling dengan siklus 1500 putaran dan kelompok C yang dilakukan uji thermocycling dengan siklus 3000 putaran. Kekasaran permukaan diukur dengan menggunakan alat Surface Roughness Tester. Hasil: Nilai rata-rata kekasaran permukaan resin komposit kelompok kontrol 0,076±0,01 µm, kelompok B 0,112±0,012 µm dan kelompok C 0,128±0,014 µm. Data diuji menggunakan analisis parametric One Way ANOVA dan didapatkan p=0,000 (p<0,05) yang berarti terdapat perbedaan bermakna pada kelompok kontrol dan kedua kelompok perlakuan. Kesimpulan: Terdapat perbandingan nilai kekasaran permukaan resin komposit tipe bulk-fill dengan uji thermocycling 1500 dan 3000 putaran.

Kata-kata kunci: resin komposit, kekasaran permukaan, thermocyling.

Full Text:



  • There are currently no refbacks.