HUBUNGAN ANTARA KADAR HbA1c DENGAN KEJADIAN STROKE PADA PASIEN DIABETES MELITUS

Merdayana Merdayana, Nanang Miftah Fajari, Mohammad Bakhriansyah, Nanik Tri Wulandari, Siti Wasilah

Abstract


Diabetes melitus (DM) adalah penyakit kronis yang ditandai dengan peningkatan kadar gula darah yang melebihi batas normal. Komplikasi DM timbul karena kadar glukosa tidak terkendali dan tidak tertangani dengan baik sehingga menyebabkan timbulnya komplikasi stroke. Semakin tinggi kadar HbA1c maka risiko komplikasi stroke akan mudah terjadi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara kadar HbA1c dengan kejadian stroke pada pasien DM. Penelitian observasional analitik ini merupakan penelitian potong lintang dengan menggunakan data pasien yang tercatat di pangkalan data Borneo Wetland Study on Diabetes 2 (BEST-DIAB 2) milik Poliklinik Endokrin RSUD Ulin Banjarmasin tahun 2019-April 2022. Pasien stroke dipilih sebanyak 49 orang dengan menggunakan metode total sampling dan 49 data pasien tidak stroke dipilih menggunakan metode simple random sampling (rasio 1:1). Data dianalisis menggunakan uji Chi square dengan perangkat lunak SPSS versi 26 pada tingkat kepercayaan 95% (α=0,05). Penelitian ini menunjukan bahwa tidak terdapat hubungan yang bermakna secara statistik antara kadar HbA1c dengan kejadian stroke pada pasien DM di RSUD Ulin Banjarmasin (p=0,110).


Keywords


kadar HbA1c, stroke, diabetes melitus, BEST-DIAB 2, RSUD Ulin Banjarmasin.

Full Text:

PDF

References


Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Tetap produktif, cegah dan atasi diabetes melitus. Pusat Data dan Informasi Kementrian Kesehatan RI. 2020;1–10.

International Diabetes Federation. IDF diabetes atlas 10th edition. Brussels: International Diabetes Federation; 2021.

Tim Penyusun Riskesdas. Laporan Provinsi Kalimantan Selatan riskesdas 2018. Jakarta: Lembaga Penerbit Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan; 2019.

Yuhelma, Hasneli Y, Nauli FA. Identifikasi dan analisis komplikasi makrovaskuler dan mikrovaskuler pada pasien diabetes mellitus. Journal Online Mahasiswa. 2015;2(1):569–79.

Enggardany R. Hubungan merokok, aktivitas fisik, pola konsumsi dan kepatuhan minum obat dengan kadar HbA1c pada penderita diabetes melitus di Indonesia (analisis data Indonesia family life survey 5). Universitas Airlangga; 2020.

Sari EK, Agata A, Adistiana. Korelasi riwayat hipertensi dan diabetes mellitus dengan kejadian stroke. Jurnal Ilmu Keperawatan Indonesia (JIKPI). 2021;2(2):21–8.

Mustapa AR. Gambaran kualitas hidup pasien pasca stroke di rumah sakit umum daerah Prof. Dr. Aloei Saboe Kota Gorontalo. Universitas Hasanuddin. 2022.

Basuki R, Istiqomah S, Budiasa JG. Hubungan antara diabetes melitus tipe 2 terkontrol dan tidak terkontrol terhadap kejadian stroke iskemik. 2015

Kementrian Kesehatan Republik Indonesia. Stroke dont be the one. Pusat Data dan Informasi Kementrian Kesehat RI. 2018;1–10.

Yampapy DWD. Hubungan kejadian stroke non hemoragik dengan fibrilasi atrium di RSUD Sele Be Solu. Universitas Papua; 2021.

Oktovin, Nurachmah E, Syafwani M. Studi fenomenologi pengalaman keluarga suku banjar selama merawat anggota keluarga dengan kondisi stroke di Banjarmasin. Jurnal Keperawatan Suaka Insan. 2020;5(1):153–63.

Lubis AMA. Hubungan HbA1c dengan kejadian stroke iskemik pada pasien diabetes mellitus. Universitas Sumatera Utara; 2016.

Widyatmojo H, Suromo LB. Hubungan hemoglobin terglikosilasi (HbA1c) dengan risiko kardiovaskular pada pasien diabetes mellitus. Medica Hospitalia: Journal of Clinical Medicine. 2020;7(2):379–383.

Hanniya RM, Akbar MR, Nurhayati E. Hubungan antara kadar HbA1c dengan komplikasi makrovaskular pada penderita diabetes mellitus tipe 2. Prosiding Pendidikan Dokter. 2017;3(2):46–52.

Gao Y, Jiang L, Wang H, Yu C, Wang W, Liu S, et al. Association between elevated hemoglobin A1c levels and the outcomes of patients with small-artery occlusion: A hospital-based study. PLOS One. 2016;11(8):1–11.

Shin SB, Kim TU, Hyun JK, Kim JY. The prediction of clinical outcome using HbA1c in acute ischemic stroke of the deep branch of middle cerebral artery. Annals of Rehabilitation Medicine. 2015;39(6):1011–1017.

Balqis D, Adrianto Y, Prayitno JH. HbA1c levels in type 2 diabetes mellitus patients with and without incidence of thrombotic stroke. Indonesia Journal of Clinical Pathology Medical Laboratory. 2016;23(1):56–60.

Kamouchi M, Matsuki T, Hata J, Kuwashiro T, Ago T, Sambongi Y, et al. Prestroke glycemic control is associated with the functional outcome in acute ischemic stroke: The fukuoka stroke registry. 2011;42(10):2788–94.

Bakhriansyah M, Souverein PC, Klungel OH, De Boer A, Blom MT, Tan HL. Non-steroidal anti-inflammatory drugs and the risk of out-of-hospital cardiac arrest: A case-control study. Europace. 2019;21(1):99–105.




DOI: https://doi.org/10.20527/ht.v6i2.9987

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2023 Homeostasis

Creative Commons License
Homeostasis is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License

Program Studi Kedokteran Program Sarjana
Fakultas Kedokteran Universitas Lambung Mangkurat
Jalan Veteran No.128 Banjarmasin
email : [email protected]