PROFIL SEDIMEN URIN PADA INFEKSI SALURAN KEMIH KASUS OBSTETRI
Abstract
Bakteriuria asimptomatik merupakan ISK yang umum terjadi pada wanita hamil. Apabila tidak diobati, 20%-30% akan berkembang menjadi pielonefritis. Penapisan dan pengobatan ISK yang tepat pada populasi ini dapat mencegah pielonefritis dan masalah perinatal yang merugikan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui prevalensi dan profil ISK kasus obstetri berdasarkan usia, pekerjaan, alamat, paritas, usia kehamilan dan hasil sedimentasi urin di bagian OBSGIN RSUD Ulin Banjarmasin Periode Juni 2021-Mei 2022. Metode penelitian ini adalah deskriptif dengan pengambilan data melalui rekam medik pasien. Jumlah subjek penelitian ini berjumlah 264 orang. Hasil penelitian ini menunjukkan prevalensi ISK kasus obstetri Periode Juni 2021-Mei 2022 sebanyak 270 orang (34,8%). Berdasarkan usia paling banyak terjadi rentang usia 20-35 tahun sebanyak 191 orang (72,3%) dengan pekerjaan tidak bekerja sebanyak 186 orang (70,5%), dan alamat di Banjarmasin sebanyak 150 orang (56,8%). Berdasarkan paritas pasien ISK kasus obstetri paling banyak pada multipara sebanyak 94 orang (35,6%) dan usia kehamilan pada trimester III sebanyak 221 orang (83,7%). Berdasarkan hasil sedimentasi urin paling banyak didapatkan jumlah leukosit ≤ 3 LPB sebanyak 54,2%, jumlah eritrosit > 2 LPB sebanyak 80,3%, sel epitel negatif sebanyak 82,2% dan silinder negatif sebanyak 97,7%.
Keywords
Full Text:
PDFReferences
Sukandar E. Infeksi saluran kemih pasien dewasa. Dalam : Sertiati S, Alwi I, Sudoyo AW, Simadibrata M, Setiyohadi B, Syam FA, editors. Buku ajar ilmu penyakit dalam Jilid II. Edisi IV. Jakarta: Interna Publishing, 2014; p. 2129-2136.
Departemen Kesehatan RI. Survei demografi dan kesehatan Indonesia. Jakarta: Depkes RI; 2014. 6
Rachman ON, Prenggono DM, Budiarti YL. Uji sensitivitas bakteri penyebab infeksi saluran kemih pasien diabetes melitus terhadap seftriakson, levofloksasin, dan gentamisin. Jurnal Berkala Kedokteran. 2016. Sep;12(2): 207.
Sholihah AH. Analisis faktor risiko kejadian infeksi saluran kemih (ISK) oleh bakteri uropatogen di Puskesmas Ciputat dan Pamulang pada Agustus-Oktober 2017 [skripsi]. Jakarta: Fakultas Kedokteran Dan Ilmu Kesehatan Universitas Syarif Hidayatullah; 2017.
Edy F. Infeksi saluran kemih pada kehamilan: prevalensi dan faktor-faktor yang memengaruhinya. Jurnal Ilmu Kedokteran. 2017. March;11(1): 19-24.
Sugianto, Megadhana WI, Suwardewa AGT. Infeksi saluran kemih sebagai faktor risiko terjadinya persalinan preterm. Intisari Sains Medis. 2020. Agst;11(2): 824-827.
Fernanda PMS, Sudhana WI, Adnyana LWI. Diagnosis cepat infeksi saluran kemih dengan menghitung jumlah leukosituria pada urinalisis metode flowcytometry sysmex ux-2000 dengan baku emas kultur urin di RSUP Sanglah Denpasar. Jurnal Penyakit Dalam Udayana. 2017. Mei;7(5): 212.
Queremel MDA, Jialal I. Urinalysis. Treasure Island StatPearls Publishing [Internet]. 2021 [diakses tanggal 22 Februari 2022]. Tersedia di: https://www.ncbi.nlm.nih.gov/books/NBK557685/
Gandasoebrata R. Urinalisis dalam: Penuntun laboratorium klinis. Jakarta: Dian Rakyat, 2013; p.113-116.
Pribadi A, Effendi SJ. Demam dalam kehamilan dan persalinan: Saifuddin BA, editor. Ilmu kebidanan. Jakarta; PT Bina Pustaka Sarwono Prawiroharjo; 2008; p.630-634.
Tanto C, Liwang F, Hanifati S, Pradipta Adip Eka editor. Kapita selekta kedokteran Edisi IV. Jakarta: Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia; 2016; p. 1089-1091.
Pangastuti N, Indraswari NL, Prawitasari. Urinary tract infection as a risk factor for preterm delivery: a tertiary hospital-based study. Indonesian Journal Obstetrics and Gynecology. 2019;7(2):106-108.
Strasinger KS, Lorenzo DSM. Microscopic examination of urin. In: Lang WG, editor. urinalysis and body fluids 5th ed. Philadelphia; The University of West Florida; 2008; p. 32-82.
Kumala I, Triswanti N, Hidayat, Terta LR. Gambaran hasil pemeriksaan urinalisis pada pasien infeksi saluran kemih yang terpasang kateter di ruang rawat inap penyakit dalam RSUD Dr. H. Abdul Moelek Provinsi Lampung. Jurnal Medika Malahayati. 2022;7(1): 276-285.
Rosida A, Indah DNP. Pemeriksaan laboratorium pada penyakit sistem uropoetik. Banjarmasin: Sari Mulia Indah; 2019. p. 36-8.
Khan BL, Read HM, Ritchie RS, Proft T. Artificial urin for teaching urinalysis concepts and diagnosis of urinary tract infection in the medical microbiology laboratory. Journal of Microbiology & Biology Education. 2017;18(2):2.
Bates NB. Interpretation of urinalysis and urine culture for UTI treatment. US Pharm. 2013;38(11):65-68.
Tanto C, Liwang F, Hanifati S, Pradipta Adip Eka editor. Kapita selekta kedokteran Edisi IV. Jakarta: Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia; 2016; p. 1089-1091.
Megadhana WI, Pradnynandita SGD, Mahayasa DP, Surya WHN. Bacteriuria in pregnancy in Sanglah Hospital: a descriptive study. Bali Medical Journal. 2022;11(1):424-425.
Ningrum SBR. Hubungan faktor resiko pada wanita hamil dengan kejadian ISK pada masa kehamilan di RSUD Prof. Dr. W. Z. Johannes kupang tahun 2019 [karya tulis ilmiah]. Kupang: Politeknik Kesehatan Kemenkes Kupang; 2019.
Darsono P, et al. Gambaran karakteristik ibu hamil yang mengalami infeksi saluran kemih (ISK) di wilayah kerja puskesmas pekauman banjarmasin. Jurnal Dinamika Kesehatan. 2016;1(1):162-170.
Nugroho, et al. Buku ajar asuhan kebidanan 1. Yogyakarta: Nuha Medika; 2014. p.80-148.
Anandasari EI, Hassanah IB. Kota Banjarmasin dalam angka. Banjarmasin: BPS Kota Banjarmasin; 2022. p.60-75.
Amalia RM, Oka GAA. Paritas dan umur gestasional berhubungan terhadap penyakit infeksi saluran kemih (ISK) pada ibu Hamil di RSUP Sanglah. E-Jurnal Medika. 2018;7(7):1–7.
DOI: https://doi.org/10.20527/ht.v6i2.9991
Refbacks
- There are currently no refbacks.
Copyright (c) 2023 Homeostasis

Homeostasis is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License
Program Studi Kedokteran Program Sarjana
Fakultas Kedokteran Universitas Lambung Mangkurat
Jalan Veteran No.128 Banjarmasin
email : [email protected]













