Analisis pengaruh air asam tambang sekitar Disposal UCW di PT Jorong Barutama Greston

M. Advan Kamarullah, Agus Triantoro, Marselinus Untung Dwiatmoko

Abstract


Disposal UCW pada PT JBG sejak awal penimbunan belum melakukan pemisahan antara material PAF dan NAF. Persoalan lingkungan yang ditimbulkan karena pengaruh AAT baik selama kegiatan penambangan maupun pasca penambangan adalah menurunnya kualitas air tanah jika dialirkan ke sungai, hal ini akan berdampak kepada masyarakat yang tinggal di daerah aliran sungai. Maka dari itu diperlukan adanya analisis pengaruh AAT, pemetaan sebaran pola aliran AAT dan pengujian kualitas air.

Dalam penelitian ini, sampling dilakukan pada 24 titik lindian di Disposal UCW dan sekitarnya yang selanjutnya akan dilakukan uji laboratorium untuk mengetahui baku mutu air, dan mengkorelasikan hasil pengujian sesuai dengan Pergub Kalsel No. 036 Tahun 2008.

Karakteristik AAT di Disposal UCW ditunjukkan oleh empat parameter, dimana pH rendah (2,5-3,7), konsentrasi logam Fe secara umum cukup rendah dan konsentrasi logam Mn secara umum tinggi serta tingkat kekeruhan atau TSS secara umum rendah. Berdasarkan penelitian dan evaluasi keadaan di Disposal UCW, perlu dilakukan penanganan pengolahan AAT, yakni pembuatan Open Limestone Channel yang dibuat di tiga area. Di sisi utara disposal, dengan panjang 100 m, lebar 4 m, tinggi 1 m, dan kemiringan 27o. Kemudian di sisi barat dan selatan disposal dengan panjang 50 m, lebar 4 m, tinggi 1 m, dan kemiringan 27o.


Keywords


Fe; Mn; pH; Open Limestone Channel; TSS

Full Text:

PDF

References


Novianti, Y.S., Panjaitan, D.R. and Kamarullah, M.A., 2017. Identifikasi Sebaran Material PAF/NAF Berdasarkan Litologi Batuan pada Area Timbunan Overburden. Jurnal Geosapta, 3(2).

Anonim. 2003. Keputusan Menteri Lingkungan Hidup No. 113 Tahun 2003 tentang Baku Mutu Air Limbah Bagi Usaha dan atau Kegiatan Pertambangan Batubara. Jakarta: Kementerian Lingkungan Hidup.

Anonim. 2008. Peraturan Gubernur Kalimantan Selatan No. 036 Tahun 2008 tentang Baku Mutu Limbah Cair (BMLC) bagi Kegiatan Industri, Hotel, Restoran, Rumah Sakit, Domestik dan Pertambangan. Banjarmasin: Balai Pengembangan Teknologi dan Konstruksi. Dinas Pekerjaan Umum Provinsi Kalimantan Selatan.

Said, N.S. 1999. Kesehatan Masyarakat dan Teknologi Peningkatan Kualitas Air. Jakarta: Direktorat Teknologi Lingkungan Deputi Bidang Teknologi Informasi, Energi, Material, dan Lingkungan. Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi.

Effendi, Hefni. 2003. Telaah Kualitas Air Bagi Pengelolaan Sumber Daya dan Lingkungan Perairan. Yogyakarta: Kanisius.

Anonim. 2010. Evaluation of Limestone Treatment of Acidic Mine Drainage in Swatara Creek Basin, Schuylkill County, Pennsylvania. Virginia: United States Geological Survey (USGS).

Gautama, R.S. 2014. Pembentukan, Pengendalian dan Pengelolaan Air Asam Tambang. Bandung: Institut Teknologi Bandung.




DOI: https://doi.org/10.20527/jhs.v7i2.6434

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International License.

Contact

Mining Engineering Study Program, Faculty of Engineering ULM

Jl. Jenderal Achmad Yani KM 35,5 Banjarbaru,

South Kalimantan – 70714

 

statistics counter

View My Stats Jurnal Himasapta

Jurnal Himasapta is licensed under a  Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International License