Pengaruh aktivitas magma granitis terhadap pembentukan jebakan bahan galian di Pegunungan Meratus Provinsi Kalimantan Selatan

Ahmad Ramli, Adip Mustofa, Riswan Riswan

Abstract


Batuan granitis merupakan batuan yang terdapat di daerah Kabupaten Tapin. Pengaruh batuan granitis terhadap jebakan bahan galian di daerah penelitian belum pernah dilakukan sebelumnya. Pengolahan data meliputi identifikasi asal magma (plotting diagram Pearce), identifikasi jenis magma (plotting Chart Ewart), dan penamaan jenis batuan (plotting diagram Streicksen). Pada kegiatan observasi lapangan ditemukan batuan granitis bercirikan warna terang putih bintik hitam. Hasil uji XRD menunujukkan beberapa mineral yaitu kuarsa, albite, ortoklas, mikroklin dan lain-lain. Sedangkan hasil uji XRF menunjukkan kandungan kimiawi antara lain Si, Na, K, Mg, Fe, Al, Ca, dan lain-lain. Identifikasi asal magma batuan granitis adalah continent dan jenis magma tergolong Low-K Series. Dengan kandungan SiO2 yang cukup besar (65% - 78%) mengindikasikan terleburnya batuan-batuan benua menghasilkan magma bersifat asam dengan jenis batuan dihasilkan yaitu granodiorit, monzogranit dan syenogranit. Memperhatikan mineral pembentukan batuan beku dimana dikomposisi oleh kuarsa dan albit menunjukan bahwa batuan beku kelompok granitis ini terbentuk pada suhu ±600oC – 850oC. Memeperhatikan kondisi geologi lapangan dengan keterdapatan kontak sesar maka dapat memindahkan/menghilangkan kehadirian dari jebakan pegmatitis, namun demikian masa batuan granitis tidak seluruhnya tersesarkan. Memperhatikan kondisi tersebut maka masih dimungkinkan terbentukanya jebakan magmatis dan pegmatitis.

Keywords


magmatis; pegmatitis; XRD; XRF

Full Text:

PDF

References


A. H. Satyana and C. Armandita, "On the origin of the Meratus uplift, southeast Kalimantan—Tectonic and gravity constraints: A model for exhumation of collisional orogen in Indonesia." In Indonesian Association of Geophysicists 33rd Annual Convention and Exhibition Proceedings, PIT33-OP-022, 2008, pp. 260-263.

R. Heryanto dan P. Sanyoto, Peta Geologi Lembar Amuntai, Kalimantan Selatan, sekala 1: 250.000, Bandung: Pusat Penelitian dan Pengembangan Geologi, 1994.

Bimbingan Teknis Penyelidikan & Eksplorasi Sumberdaya Mineral dan Energi Fosil, Badan Geologi Pusat Sumbedaya Geologi, Bandung, 2014.

P. Peng, et al., “1.80–1.75 Ga mafic dyke swarms in the central North China craton: implications for a plume-related break-up event,” Dyke Swarms–Time Markers of Crustal Evolution, pp. 99-112, September, 2006.

A. Ewart, The mineralogy and petrology of Tertiary-Recent orogenic volcanic rocks; With special reference to the andesitic-basaltic compositional range, Chichester: John Wiley & Sons, 1982, pp. 25-95.

R. Gill, Igneous Rocks and Processes: A Practical Guide, John Wiley & Sons, 2010.

Kabupaten Tapin Dalam Angka 2015, Badan Pusat Statistik Kabupaten Tapin, Rantau, 2017.

Kabupaten Banjar Dalam Angka 2015, Badan Pusat Statistik Kabupaten Banjar, Banjarmasin, 2017.

N. Sikumbang dan R. Heryanto, Peta Geologi Lembar Banjarmasin, Kalimantan, Bandung: Pusat Penelitian dan Pengembangan Geologi, 1994.

Y. Yusnidah, "KARAKTERISASI PASIR KUARSA (SiO2) DENGAN METODE XRD," Buletin Utama Teknik vol. 16, no. 2, pp. 89-93, 2021.

L.C. Adi, A. Mustofa, and R. Riswan. "Studi Identifikasi Aluminium Pada Komplek Batuan Granitis Di Kabupaten Tapin Provinsi Kalimantan Selatan," Jurnal Himasapta vol. 6, no. 3, pp. 139-144, 2022.




DOI: https://doi.org/10.20527/jhs.v7i2.6437

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International License.

Contact

Mining Engineering Study Program, Faculty of Engineering ULM

Jl. Jenderal Achmad Yani KM 35,5 Banjarbaru,

South Kalimantan – 70714

 

statistics counter

View My Stats Jurnal Himasapta

Jurnal Himasapta is licensed under a  Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International License