Analisis kestabilan lereng menggunakan metode kesetimbangan batas dan probabilistik di TK 4488 PT Timah Tbk
Abstract
TK 4488 merupakan tambang alluvial. Tambang ini dulunya merupakan bekas tambang, seiring harga timah semakin baik maka dikerjakan kembali dengan kondisi material loose yang rentan terjadi kelongsoran. Penelitian dilakukan untuk menganalisis kestabilan lereng melalui pengujian sifat fisik dan mekanik, metode kesetimbangan batas dan probabilistik Monte Carlo. Satuan lapisan penyusun lereng terdiri atas satuan, Pasir Lanauan, Pasir Bergradasi Jelek, Pasir Bergradasi Baik, Pasir Bergradasi Buruk dengan Kerikil dan Lempung, Pasir Bergradasi Baik dengan Kerikil dan Lempung, Pasir Bergradasi Baik dengan Lempung. Penampang A–A’ FK deterministik 1,30, PK 4,60% dan FK mean 1,31 kondisi statis. FK deterministik 1,06, PK 20,20% dan FK mean 1,07 kondisi dinamis. Penampang B–B’ FK deterministik 2,97, PK 0% dan FK mean 2,98 kondisi statis. FK deterministik 1,80, PK 0% dan FK mean 1,80 kondisi dinamis. Penampang C–C’ FK deterministik 2,39, PK 0% dan FK mean 2,35 kondisi statis. FK deterministik 1,06, PK 22,10% dan FK mean 1,06 kondisi dinamis. Dilakukan optimasi pada penampang A–A’ dan penampang C–C’, FK deterministik 1,23, PK 0,40% dan FK mean 1,23 penampang A–A’. Sedangkan penampang C–C’ FK deterministik 1,26, PK 0,20% dan FK mean 1,27.
Keywords
Full Text:
PDFReferences
PT. Timah Tbk., Laporan Tahun 2022 Annual Report, PT. Timah Tbk, 2022.
Arif, I., Geoteknik Tambang, Jakarta, Gramedia Pustaka Utama, 2016.
Amrullah, M. f., Zakaria, Z., Sophian, R. I., dan Tunggal, J., Optimisasi Kestabilan Lereng Tunggal Lapisan Overburden Rencana Tambang Mahayung Dengan Pendekatan Probabilistik. Geoscience Journal, 3(6), 2019, pp 480– 488.
Halawa, A., Analisis Kestabilan Lereng Mine Highwall dengan Metode Bishop dan Software Rockscience Slide Pada Area Penambangan Batubara Di Pit 2a Barat PT. Fontana Resources Indonesia) Kab. Barito Utara Kalimantan Tengah. Jurnal Sains Dan Teknologi ISTP, 11(1), 2019, pp 35–49.
Duncan, J. M., Wright, S. G., & Brandon, T. L., Soil strength and slope stability, Amerika. John Wiley & Sons, 2014
Romana, M., A geomechanical Classification for Slopes: Slope Mass Rating, Comprehensive Rock Engineering, Editor: Hudson, J.A. Pergamon, 1993.
Azizi, M., Karakterisasi Parameter Masukan untuk Analisis Kestabilan Lereng Tunggal (Studi Kasus di PT. Tambang Batubara Bukit Asam Tbk. Tanjung Enim, Sumatera Selatan), Prosiding AVoER ke-3.Oktober 2011 ISBN : 979-587-395-4, 2011.
Steffen, O. K. H., Contreras, L. F., Terbrugge, P. J., Venter, J., A risk evaluation approach for pit slope design. ARMA 08-231, 2008.
Keputusan Menteri ESDM Nomor 1827 K/30/MEM/2018, Tentang Pedoman Pelaksanaan Kaidah Teknik Pertambangan yang Baik. Kementrian ESDM, 2018.
Hammah, R. E., Yacob, T. E., Curran, J., The Influence of correlation and distribution truncation on slope stability analysis results, 2003
Margono, U., Supandjono, R.J.B. dan Partoyo, E., Peta Geologi Lembar Bangka Selatan, Sumatra. Pusat Penelitian dan Pengembangan Geologi, Bandung, 1995
SNI 6371, Tata Cara Pengklasifikasian Tanah untuk Keperluan Teknik dengan Sistem Klasifikasi Unifikasi Tanah, Jakarta: Badan Standar Nasional, 2015.
DOI: https://doi.org/10.20527/jhs.v8i1.8726
Refbacks
- There are currently no refbacks.

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International License.
Contact
Mining Engineering Study Program, Faculty of Engineering ULM
Jl. Jenderal Achmad Yani KM 35,5 Banjarbaru,
South Kalimantan – 70714
statistics counter
View My Stats Jurnal Himasapta
Jurnal Himasapta is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International License





