Estimasi biaya operasional kegiatan coal getting dan match factor Komatso PC400 pada PT Semesta Centramas

Meilita Sari, Eko Santoso, Karina Shella Putri, Satrio Ramadhan

Abstract


 ABSTRAK

Pencapaian target produksi pada kegiatan penggalian batubara sangat dipengaruhi oleh produktivitas peralatan serta keseimbangan antara unit muat dan unit angkut, yang dikenal sebagai match factor. Match factor yang tidak sesuai dapat menurunkan efisiensi dan meningkatkan biaya operasional. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh berbagai kondisi match factor terhadap produktivitas dan biaya operasi guna menentukan konfigurasi peralatan yang paling optimal. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif melalui analisis match factor untuk mengevaluasi alternatif komposisi peralatan. Operasi penambangan menggunakan satu unit excavator PC400 dengan kapasitas bucket 2,2 m³ sebagai alat muat dan dump truck Hino DT500 sebagai alat angkut dengan kapasitas muatan 20 ton dan 30 ton. Tiga skenario operasi dianalisis, yaitu kondisi under-trucking (match factor = 0,8), kondisi serasi (match factor = 1,0), dan kondisi over-trucking (match factor = 1,1). Perhitungan produktivitas dan biaya operasional dilakukan untuk masing-masing skenario. Pada kondisi under-trucking, produktivitas yang dihasilkan sebesar 189,22 ton/jam atau 95% dari target produksi. Kondisi seimbang menghasilkan produktivitas sebesar 216,84 ton/jam (109% dari target), sedangkan kondisi over-trucking menghasilkan produktivitas tertinggi sebesar 227,64 ton/jam (115% dari target). Biaya operasional masing-masing kondisi berturut-turut adalah USD 0,03745/ton, USD 0,003357/ton, dan USD 0,00361/ton. Meskipun kondisi over-trucking menghasilkan produktivitas tertinggi, kondisi seimbang memberikan biaya operasional terendah. Biaya paling optimal sebesar USD 0,003357/ton dicapai dengan penggunaan sepuluh unit dump truck berkapasitas muatan 30 ton, yang menunjukkan bahwa match factor yang seimbang memberikan kombinasi terbaik antara produktivitas dan efisiensi biaya.

 

Kata-kata Kunci: faktor keserasian, produktivitas, biaya operasi

 

 

ABSTRACT

The achievement of production targets in coal getting activities depends on equipment productivity and the balance between loading and hauling units, commonly expressed by the machinery match factor. An inappropriate match factor can reduce efficiency and increase operational costs. This study evaluates the influence of different match factor conditions on productivity and operating costs in order to identify the most optimal equipment configuration. This study applied quantitative match factor analysis to assess alternative equipment compositions. The mining operation utilizes a PC400 excavator with a bucket capacity of 2.2 m³ as the loading unit and Hino DT500 dump trucks as hauling units with payload capacities of 20 tons and 30 tons. Three operating scenarios were analyzed: under-trucking (match factor = 0.8), matched condition (match factor = 1.0), and over-trucking (match factor = 1.1). Productivity and operational cost calculations were performed for each scenario. Under the under-trucking condition, productivity reached 189.22 tons/hour, equivalent to 95% of the production target. The matched condition resulted in a productivity of 216.84 tons/hour (109% of target), while the over-trucking condition achieved the highest productivity of 227.637 tons/hour (115% of target). Operational costs were USD 0.03745/ton, USD 0.003357/ton, and USD 0.00361/ton for under-trucking, matched, and over-trucking conditions, respectively. Although over-trucking produced the highest productivity, the matched condition yielded the lowest operational cost. The most optimal cost of USD 0.003357/ton was achieved using ten dump trucks with a payload capacity of 30 tons, indicating that a balanced match factor provides the best trade-off between productivity and cost efficiency.

 

Keywords: match factor, productivity, operation costs

Keywords


faktor keserasian, produktivitas, biaya operasi

Full Text:

PDF

References


Y. Indonesianto, Pemindahan Tanah Mekanis. Jurusan Teknik Pertambangan UPN Veteran, Yogyakarta, 2008. pp. 2-14.

Nurhakim, Draft Bahan Kuliah Metode Perhitungan Cadangan. Program Studi Teknik Pertambangan ULM. Banjarbaru, 2008, pp. 5-16.

P. Prodjosumarto, Pemindahan Tanah Mekanis. Departemen Tambang Institut Teknologi Bandung. Bandung, 1989, pp. 156-160, pp. 186.

A. Suwandhi, Diktat Perencanaan Tambang Terbuka seri Perencanaan Jalan Tambang. Universitas Islam Bandung. Bandung, 2004, pp. 1-13, 15-24.

AA. Yudha, A. Triantoro, U. Saismana, A Murgiantoro, “Evaluasi Produksi Alat Mekanis Untuk Pemindahan Overburden di PT Riung Mitra Lestari Site Rantau”, in Jurnal Himasapta, vol. 1, 7-14, 2019.

S. Ramadhan, A. Triantoro, A. Mustofa, “Evaluasi produktivitas alat berat dalam proses pengumpanan batubara di crushing plant PT Binuang Mitra Bersama”, in Jurnal Himasapta, vol. 10, no. 1, pp. 25-32, 2025.

E Rahmi, N. Nurhakim, R. Riswan, “Evaluasi Rencana Biaya Reklamasi Terhadap Jaminan Reklamasi PT XXX, Di Kabupaten Tanah Bumbu”, in Jurnal Himasapta, vol. 5, no. 3, pp. 61-66, 2021.

A. Yulianto, E. Santoso, KS. Putri, “Evaluasi produktivitas alat gali muat dan alat angkut pada pemindahan overburden pit 10 di pt berkat tambang sejahtera, kecamatan lokpaikat, kabupaten tapin, provinsi kalimantan selatan”, in Jurnal Himasapta, vol. 6, no. 1, pp. 33-37, 2021.

ZMH. Fraditos, YS. Novianti, KS. Putri, “Kajian keserasian jumlah alat mekanis dengan fleet yang heterogen pada aktivitas pemuatan batubara di Stockpile CP 02 PT Binuang Mitra Bersama”, in 2020 Prosiding Temu Profesi Tahunan PERHAPI, pp. 532-538, 2021.

A. Setiawan, “Optimasi Produksi Alat-alat Mekanis Sebagai Upaya Pencapaian Target Produksi Untuk Pengupasan Lapisan Tanah Penutup di PT. Cipta Kridatama – RBH Belilas, Indragiri Hulu, Riau”, Skripsi, urusan Teknik Pertambangan, Universitas Pembangunan Nasional Veteran, Yogyakarta, 2005.




DOI: https://doi.org/10.20527/jhs.v10i3.17962

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International License.

Contact

Mining Engineering Study Program, Faculty of Engineering ULM

Jl. Jenderal Achmad Yani KM 35,5 Banjarbaru,

South Kalimantan – 70714

 

statistics counter

View My Stats Jurnal Himasapta

Jurnal Himasapta is licensed under a  Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International License