Bermain Peran Bagi Anak Usia Dini
Abstract
Paud dan pendidikan sangat berkaitan erat pendidikan anak usia dini adalah pendidikan yang ditunjukan bagia anak-anak yang usia 0-6 tahun, Diindonesia sudah memiliki beberapa lembaga pendidikan seperti PAUD, TPA(tempat Penitipan Anak), KB(kelompok Bermain),dan Taman kanak-kanak (TK). Paud memiliki tujuan yaitu untuk mampu mengembangkan potensi yang ada pada anak usia dini seperti melatih anak untuk berbahasa yang baik dan memecahkan masalah, namum para pendidik ada yang masih mengalami kesulitan dalam menstimulasi kemampuan anak usia dini permasalahan yang ada dipaud dapat dirangsang dengan permainan yang komunikatif yang dapat memunculkan dan mengembangkan kemampuan berbicara anak dan kepekaan sosial permainan ini mempunyai kelebihan dibandingkan pembelajaran monoton, anak akan mendapat pengalaman langsung dengan bahasa-bahasa yang baru dan dapat menggambarkan sesuatu konflik sosial. Penelitian dengan studi literatur ini digunakan penulis untuk mengetahui. 1) Apakah Metode bermain peran bagi anak dapat meningkatkan kemampuan berbicara 2) Apakah Metode bermain peran bagi anak dapat meningkatkan kepekaan sosial, Bermain peran adalah peristisejarah, aktivitas rekreasi masa saai ini dan masa depan, Gilstrap dan martin dalam Moore (2005: 271). Anak akan terstimulasi dengan baik untuk memahami individu yang akan diperankan dan anak akan berusaha untuk menjadi individu yang berbeda, melatih kemampuan bahasa anak, membuat keputusan, dan memecahkan masalah, membantu anak meningkatkan kepekaan sosial dan individual.
Keywords
Full Text:
PDFReferences
Alfiyah1, S. (2015). Validasi Modul Bermain Peran “Aku Sayang Kawan” untuk
Meningkatkan Pengetahuan Perilaku Prososial Pada Anak Usia Dini. GADJAH MADA
JOURNAL OF PROFESSIONAL PSYCHOLOGY VOLUME 1, NO. 2,, 120-137.
Dr. Masganti Sit, M. (2017). Pisikologi Perkembangan AUD Edisi Pertama. Depok:
kencana.
e-ISSN. (2019). Internasional Jurnal of Intruction. The Effect of a Structred playfulness
program on sosial skills, 237-252.
Elisa, P. O. (2020). Penggunaan Metode Bermain Peran untuk Pengembangan. UAS
EMOSIONAL POJA, 6.
Gunarti, W. (2016). Metode Pengembangan Perilaku dan Kemampuan Dasar Anak Usia
Dini. Tangerang Selatan: Universitas Terbuka.
Inten, D. N. (2017). Pengembangan Keterampilan Berkomunikasi Anak Usia Dinimelalui
Metode Bermain Peran. MediaTor, Vol 10 (1), 109-120.
Persona. (2015). Jurnal Pisikologi indonesia. penerapan metode bermain peran
meningkatkan kemampuan bersosialisasi pada AUD, 87-99.
Rosanti, F. (2019). Dinamika SD. Meningkatkan keterampilan berbicara melalui bermain
drama, 01-14.
Rumilasari, N. P. (2016). Pendidikan Anak Usia Dini. Universitas Ganesa Jurusan
Pendidikan Guru Pedidikan AUD, 2.
Sar, M. (2020). Pengintegrasian Metode Bermain Peran dalam Pembelajaran Anak Usia
Dini. Jurnal Pendidikan Tambusai Volume 4 Nomor 3 , 3305-3315.
DOI: https://doi.org/10.20527/jpbk.2024.7.4.16999
Refbacks
- There are currently no refbacks.
Copyright (c) 2024 Jurnal Pelayanan Bimbingan dan Konseling

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
PENERBIT:
Jurusan Bimbingan dan Konseling
FKIP Universitas Lambung Mangkurat
Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Indonesia

