Kolaborasi Mahasiswa KKN dan Posyandu Matahari dalam Program Pengendalian Penyakit Tidak Menular (PTM) Masyarakat di Kota Baru

Ayu Widya Fatmawati, Muhammad Agung Astari, Nabillah Falda Zahrani, Dian Anggaraeni Maharbid, Husna Farhana

Abstract


Penyakit Tidak Menular (PTM) seperti hipertensi dan diabetes merupakan masalah kesehatan serius di Indonesia, termasuk di Kota Baru. Program kolaborasi antara mahasiswa KKN dan Posyandu Matahari bertujuan untuk mengedukasi masyarakat dan mendeteksi dini risiko PTM melalui pengukuran tekanan darah, gula darah, dan indeks massa tubuh (IMT). Metode yang digunakan melibatkan pendekatan partisipatif berupa sosialisasi, pemeriksaan kesehatan, dan pendampingan kader Posyandu. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa hipertensi ringan dan gula darah tinggi merupakan masalah kesehatan dominan pada peserta Posyandu. Faktor risiko seperti pola makan tidak sehat dan kurangnya aktivitas fisik menjadi penyebab utama. Kegiatan ini berhasil meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya pencegahan PTM dan pentingnya pemeriksaan kesehatan rutin. Kesimpulan dari kegiatan ini adalah pentingnya edukasi berkelanjutan dan penyediaan fasilitas kesehatan yang memadai untuk mendukung pencegahan PTM secara berkelanjutan. Rencana pengembangan ke depan melibatkan monitoring kesehatan rutin dan penguatan kolaborasi antara mahasiswa dan kader Posyandu.

Kata Kunci: Penyakit Tidak Menular, Hipertensi, Gula Darah, Posyandu, Kolaborasi Mahasiswa

Non-communicable diseases (NCDs) such as hypertension and diabetes are serious health problems in Indonesia, including in Kota Baru. The collaborative program between KKN students and Matahari Posyandu aims to educate the public and detect the risk of NCDs early through measuring blood pressure, blood sugar, and body mass index  (BMI). The method used involves a participatory approach in the form of socialization, health checks, and mentoring Posyandu cadres. The results of the activity showed that mild hypertension and high blood sugar were the dominant health problems among Posyandu participants. Risk factors such as unhealthy diet and lack of physical activity were the main causes. This activity succeeded in increasing public awareness of the importance of preventing NCDs and the importance of routine health checks. The conclusion of this activity is the importance of ongoing education and the provision of adequate health facilities to support the prevention of NCDs in a sustainable manner. Future development plans involve routine health monitoring and strengthening collaboration between students and Posyandu cadres. 


Keywords


Keywords: Non-communicable diseases, hypertension, blood sugar, Posyandu, Student Collaboration

Full Text:

PDF

References


Arif, S., Isdijoso, W., Fatah, A. R., & Tamyis, A. R. (2020). Tinjauan strategis ketahanan pangan dan gizi di Indonesia. Jakarta: SMERU Research Instituate.

Ginting, D. S., Kamaruddin, M. I., & Lontaan, A. (2024). Promotive and preventive education of non-communicable diseases for the community. Jurnal Pengabdian Masyarakat Edukasi Indonesia, 1(2), 56–62. https://doi.org/10.61099/jpmei.v1i2.41

Halim, R., Puspasari, A., Shafira, N. N. A., Tarawifa, S., Enis, R. N., Maharani, C., & Syauqy, A. (2024). Asesmen Komposisi Lemak Tubuh, Tekanan Darah Dan Profil Metabolisme Glukosa Sebagai Upaya Deteksi Dini Penyakit Kardiovaskuler Pada Penduduk Usia Produktif Di Wilayah Kerja Puskesmas Simpang Sei Duren. Medical Dedication (Medic): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat FKIK UNJA, 7(1), 34–39. https://doi.org/10.22437/medicaldedication.v7i1.33930

Hidayati, S., & KM, S. (2024). Pengantar ilmu. Pengantar Ilmu Kesehatan Masyarakat, 62.

Huriyati, E., Kandarina, B. J. I., & Faza, F. (2019). Peranan gizi dalam upaya pencegahan penyakit tidak menular. UGM PRESS.

Jumadewi, A., Lizam, T. C., & Fathimi, F. (2023). Prevalensi dan Determinan Kejadian Penyakit Tidak Menular di Laboratorium Patologi Klinik RSUD dr. Zainoel Abidin. Journal Of Healthcare Technology and Medicine, 9(2), 885–898. https://doi.org/10.33143/jhtm.v9i2.3325

Rizki, M. I., Triyasmono, L., Hadi, S., Normaidah, N., Ratnapuri, P. H., Izma, H., Mahdi, N., Malahayati, S., Buih, P.H.J., & Agustina, N. K. A. (2025). Upaya Peningkatan Pengetahuan Terhadap Permasalahan Penyakit Hipertensi di Desa Tambak Baru Ilir Kabupaten Banjar. Jurnal Pengabdian Masyarakat Panacea, 2(4), 216-224. https://doi.org/10.20527/jpmp.v2i4.13964

Sudayasa, I. P., Azis, A. A. K., & Julianti, Y. (2024). Skrining Kadar Gula Darah dan Edukasi Pencegahan Diabetes Mellitus Pada Masyarakat Pesisir Kecamatan Poasia, Kota Kendari. Jurnal Pengabdian Meambo, 3(2), 74–79. https://doi.org/10.56742/jpm.v3i2.93

Yarmaliza, Y., & Zakiyuddin, Z. (2019). Pencegahan Dini terhadap Penyakit Tidak Menular (PTM) melalui GERMAS. Jurnal Pengabdian Masyarakat Multidisiplin, 2(3), 93–100. https://doi.org/10.36341/jpm.v2i3.794




DOI: https://doi.org/10.20527/jpmp.v3i1.14642

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Jurnal Pengabdian Masyarakat Panacea dipublikasi oleh

Program Studi Pendidikan Profesi Apoteker Universitas Lambung Mangkurat

Jl. A. Yani Km. 36 Banjarbaru 70714 Indonesia

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License