Pelatihan Pembuatan Kefir di MTs Baabussalam, Desa Wonosari, Kabupaten Pringsewu

Indriyani Indriyani, Kusuma Handayani, Devi Eka Lestari, Nida Lidya Susanti

Abstract


Kefir merupakan salah satu minuman probiotik yang bermanfaat dalam menjaga keseimbangan mikroba pada saluran usus. Di Indonesia, kefir masih diproduksi dalam skala kecil dan dipasarkan dalam jumlah dan area yang terbatas. Salah satunya di Mts Baabussalam masih banyak mahasiswa dan tenaga pendidik yang belum mengetahui tentang kefir dan cara pembuatannya. Oleh karena itu, penting untuk para siswa dan juga tenaga pendidik untuk mengetahui manfaat dan cara pembuatan kefir. Kegiatan pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan siswa dalam memproduksi kefir secara mandiri dengan metode yang sederhana dan higienis. Metode pelatihan meliputi penyampaian materi teori, demonstrasi langsung, serta praktik pembuatan kefir oleh peserta. Evaluasi dilakukan melalui tanya jawab dan pemberian quisioner, serta observasi saat praktik berlangsung. Hasil pelatihan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan peserta mengenai manfaat kefir dan teknik pembuatannya. Hasil pelatihan menunjukkan bahwa Sebanyak 20 orang peserta yang telah mengikuti pelatihan telah memahami tentang pembuatan kefir. Diharapkan pelatihan ini dapat menjadi langkah awal dalam menumbuhkan minat wirausaha di bidang pangan fungsional di lingkungan sekolah maupun untuk konsumsi pribadi.

Kata Kunci: Fermentasi, Kefir, Pelatihan, Susu

Kefir is one of the probiotic drinks that is useful in maintaining the balance of microbes in the intestinal tract. In Indonesia, kefir is still produced on a small scale and marketed in limited quantities and areas. One of them is at MTs Baabussalam, where there are still many students who do not know about kefir and how to make it. Therefore, it is important for students and educators to understand the benefits and how to make kefir. This training activity aims to improve the knowledge and skills of participants in producing kefir independently with simple and hygienic methods. The training method includes delivering theoretical material, conducting direct demonstrations, and having participants practice kefir making. Evaluation is carried out through questions and answers and questionnaires, as well as observations during practice. The results of the training showed that as many as 20 participants who had attended the training had understood how to make kefir. It is hoped that this training can be the first step in fostering entrepreneurial interest in the field of functional food in the school environment and for personal consumption.


Keywords


Fermentation, Kefir, Training, Milk

Full Text:

PDF

References


Aryanta I.W.R. (2021). Kefir Dan Manfaatnya Bagi Kesehatan. E-Jurnal Widya Kesehatan.

(1), 35-38. https://doi.org/10.32795/widyakesehatan.v3i1.1657

Aulia, S., Rizqiati, H., Nurwantoto. (2019). Pengaruh Substitusi Kefir terhadap Sifat Fisik, Khamir, dan hedonic es krim. Jurnal Teknologi Pangan, 3(2), 192-198. https://doi.org/10.14710/jtp.2019.23750

Hardiansyah, A. (2020). Identifikasi Nilai Gizi dan Potensi Manfaat Kefir Susu Kambing Kaligesing. Journal of Nutrition College. 9 (3), 208-214. https://doi.org/10.14710/jnc.v9i3.27308

Khairunnisa, A., Viogenta., P., Kartinah, Nani., Arnida.., Sutomo., & Fadlilaturrahmah. (2024). Edukasi Penerapan Teknologi Fermentasi Melalui Pembuatan Kefir dan Yogurt. Jurnal Nusantara Berkbakt, 2(4): 01-09. https://doi.org/10.59024/jnb.v2i4.411

Kurnia, N., Mu'nisa, A., Kusdianawati., & Junda M.(2024). Respon Siswa Madrasah Aliyah Terhadap Pelatihan Pembuatan Kefir. JHP2M: Jurnal Hasil-Hasil Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat, 3(2), 381–386. https://doi.org/10.35880/jhp2m.v3i2.5369.

Martharini, D & Indratiningsih, I. (2017). Kualitas Mikrobiologis dan Kimiawi Kefir Susu Kambing dengan Penambahan Lactobacillus acidophilus FNCC 0051 dan Tepung Kulit Pisang Kepok. AGRITECH, 37 (1), 22-29. https://doi.org/10.22146/agritech.17002

Ningsih, S. D., & Khikmah, N. (2020). Uji Antibakteri Masker Kefir Susu Kambing pada Staphylococcus epidermidis secara in vitro. Jurnal Penelitian Saintek, 25 (1), 53-61. https://doi.org/10.21831/jps.v25i1.29988

Novia D., Dharmawanty L., & Khoiriya R. (2022). Uji Total Bakteri Asam Laktat Pada Minuman Kefir Dengan Kombinasi Sari Buah Jeruk Gerga (Citrus Sp). Journal Pharmacopoeia. 1(2):143-154. https://ojs.poltekkesbengkulu.ac.id/index.php/pharmacopoeia/article/download/298/174/1328

Puspitarini O.R., Kentjonowaty I., & Rasbawati. (2024). Kadar Laktosa, Total Solid, dan Solid Non Fat Kefir Susu Sapi yang Diolah dari Jenis Susu Berbeda Lactose, Jurnal Peternaka, 21(1): 33-3. https://doi.org/10.24014/jupet.v21i1.25329

Rachmani N.H., Taufik E., Aprianti A., & Endrawati Y.C. (2023). Kualitas Kefir Susu Sapi dengan Tambahan Madu Hutan Selama Penyimpanan Suhu Rendah. JIPI, Vol. 28 (1): 78-82. https://doi.org/10.18343/jipi.28.1.78

Rizqiati, H., Ramadhanti, D. L., & Prayoga, M. I. Y. (2021). Pengaruh variasi konsentrasi sukrosa terhadap total bakteri asam laktat, ph, kadar alkohol dan hedonik water kefir belimbing manis (Averrhoa carambola). Jurnal Ilmiah Sains, 54-62. https://doi.org/10.35799/jis.21.1.2021.31160

Roziafanto, A. N., Tirta, A. P., & Solihat, I. (2022). Pelatihan Pembuatan Pangan Fungsional (susu kefir). Jurnal Pengabdian Masyarakat AKA. 2(1), 6-9. https://jurnal.aka.ac.id/index.php/jpmaka/article/view/73

Syafrina, Q., Rasyid, R., & Linosefa, L. (2020). Perbedaan Daya Hambat Kefir Susu Kambing dengan Kefir Susu Sapi Terhadap Escherichia coli Secara in vitro. Jurnal Ilmu Kesehatan Indonesia. 1(3): 321-328. https://doi.org/10.25077/jikesi.v1i3.91




DOI: https://doi.org/10.20527/jpmp.v3i2.15369

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Jurnal Pengabdian Masyarakat Panacea dipublikasi oleh

Program Studi Pendidikan Profesi Apoteker Universitas Lambung Mangkurat

Jl. A. Yani Km. 36 Banjarbaru 70714 Indonesia

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License