Edukasi Pencegahan Resistensi Antibiotik Dengan “CINTA SEHAT” Pada Komunitas Pengajian Ar-Rahmah, Kota Samarinda

Erwin Samsul, Dewi Rahmadina, Melisa Melisa, Risa Amelia Putri

Abstract


Penggunaan antibiotik yang tidak tepat, baik karena ketidakpatuhan terhadap dosis dan durasi, maupun penggunaan mandiri telah secara signifikan mempercepat peningkatan kasus resistensi antibiotik dimana bakteri dapat mengembangkan kekebalannya terhadap antibiotic. Selain itu minimnya pengetahuan masyarakat tentang penggunaan antibiotik yang rasional bisa menjadi awal dari terjadinya peningkatan kasus resistensi dilingkungan masyarakat. Promosi kesehatan menjadi salah satu sarana untuk meningkatkan pemahaman dan kesadaran, terutama mengenai penggunaan antibiotik yang rasional yang sering terabaikan dilingkungan sekitar. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan kesadaran anggota Komunitas Pengajian Ar-Rahmah mengenai pentingnya penggunaan antibiotik yang rasional guna mencegah dan mengurangi angka resistensi antibiotik. Adapun metode pengabdian yang dilakukan berupa penyampaian materi edukasi mengenai pencegahan resistensi antibiotik melalui program "CINTA SEHAT", diskusi interaktif, dan pembagian leaflet pada Komunitas Pengajian Ar-Rahmah. Karakteristik peserta pada pengajian tersebut yaitu dengan rentang usia 29-61 tahun, bekerta sebagai Ibu Ruma Tangga dengan pendidikan terakhir antara SMP-S1. Parameter keberhasilan diukur berdasarkan data pre-test dan post-test untuk melihat peningkatan pemahaman masyarakat. Hasil kegiatan pengabdian masyarakat menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan yang signifikan dari 66,67% menjadi 84%. Edukasi melalui program "CINTA SEHAT" efektif dalam meningkatkan pemahaman masyarakat tentang pencegahan resistensi antibiotik. Peningkatan pengetahuan ini diharapkan dapat mendorong kepatuhan terhadap penggunaan antibiotik yang rasional dan berkontribusi pada penurunan tingkat resistensi antibiotik di komunitas.

 

Kata Kunci: CINTA SEHAT, Antibiotik, Resistensi Antibiotik, Promosi Kesehatan

 

The inappropriate use of antibiotics, whether due to nonadherence to dosage and duration or self-medication, has significantly accelerated the increase in Antibiotic Resistance cases, where bacteria develop immunity to antibiotics. In addition, the lack of public knowledge about the rational use of antibiotics can be the beginning of an increase in cases of resistance in the community. Health promotion is a key means to enhance understanding and awareness, especially regarding the often-overlooked rational use of antibiotics in the surrounding environment. This activity aims to improve the understanding and awareness of members of the Ar-Rahmah Prayer Community about the importance of rational antibiotic use to prevent and reduce the rate of antibiotic resistance. The community service methods employed include delivering educational material on antibiotic resistance prevention through the "CINTA SEHAT" program, interactive discussions, and distributing leaflets in the Ar-Rahmah Study Group. The characteristics of the participants in the study group were in the age range of 29-61 years, working as housewives with the last education between junior high school and bachelor's degree. Success parameters were measured based on pre-test and post-test data to assess the increase in public understanding. The results of the community service activity showed a significant increase in knowledge from 66.67% to 84%. Education through the "CINTA SEHAT" program was effective in improving public understanding of antibiotic resistance prevention. This increase in knowledge is expected to encourage adherence to rational antibiotic use and contribute to a decrease in antibiotic resistance rates in the community.


Keywords


CINTA SEHAT, Antibiotic, Antibiotics Resistence, Health Promotion

Full Text:

PDF PDF

References


Adelia, D., Nofrika, V., & Thama, A. E. (2021). Gambaran Penggunaan Antibiotik Oral Tanpa Resep Dokter Pada Masyarakat Rw 010 Kelurahan Jatinegara Kecamatan Cakung Jakarta Timur Periode Maret–Mei 2019. Jurnal Farmasi IKIFA, 1(1), 53–63. https://epik.ikifa.ac.id/jfi/article/view/31

Annisa, K. S., Muzakky, F., Farm, S., Farm, A. M., Nur Mukarromah, S. K. M., Supatmi, S. K., Reliani, S. K., & ISNAENI, D. (2025). Peningkatan Kesadaran Penggunaan Antibiotik Yang Rasional Pada Komunitas Pekerja Migran Indonesia Di Kuala Lumpur, Malaysia. JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri), 9(1), 1001–1010. https://repository.um-surabaya.ac.id/id/eprint/10106/

Auliani, S., Desrianto, R., & Normaidah, N. (2023). Edukasi tentang “Bijak Masyarakat Gunakan Antibiotik Untuk Pasien” di Salah Satu Apotek Banjarmasin Tengah Kota Banjarmasin. Jurnal Pengabdian Masyarakat Panacea, 1(2), 41–45. https://doi.org/10.20527/jpmp.v1i2.8840

Baroroh, H. N., Ekowati, H., Kosasih, E. D., Warsinah, W., & Utami, V. V. F. R. (2025). Edukasi Penggunaan Antibiotik Rasional sebagai Upaya Pengendalian Resistensi Antimikroba di Desa Mandirancan. Prosiding Seminar Nasonal LPPM UNSOED, 14, 145–150.

Emelda, A., Yuliana, D., Maulana, A., Kurniawati, T., Utamil, W. Y., Marwah, M., Idawati, I., & Novianti, L. (2023). Gambaran Penggunaan Antibiotik Pada Masyarakat Di Pasar Niaga Daya Makassar. Indonesian Journal of Community Dedication, 5(1), 13–18. https://jurnal.stikesnh.ac.id/index.php/community/article/view/1007

Khan, F. U., Shah, S., Abbas, G., Khan, H. U., Ahmad, T., Ullah, W., Khan, A., Khan, F. U., Mallhi, T. H., & Khan, Y. H. (2023). Antibiotics safety case studies: Hospitals. In Clinical Case Studies on Medication Safety (461–486). Elsevier. https://doi.org/10.1016/B978-0-323-98802-5.00003-0

Novrianti, I. (2025). Profil Penggunaan Obat Pada Pasien Infeksi Saluran Nafas Akut (ISPA) Pada Pasien Anak Usia 5-10 Tahun Profile Of The Use Of The Drug In Patients Acute Respiratory Tract Infection In Child Patients Aged 5-10 Years. https://doi.org/10.35451/jfm.v7i2.2462

PERMENKES. (2021). Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 28 Tahun 2021 tentang Pedoman Penggunaan Antibiotik. 217, 1–98.

Pratiwi, A. I., Wiyono, W. I., & Jayanto, I. (2020). Pengetahuan dan penggunaan antibiotik secara swamedikasi pada masyarakat Kota. Jurnal Biomedik: JBM, 12(3), 176–185. https://doi.org/10.35790/jbm.12.3.2020.31492

Sari, S. R., Yunus, M., Fauzi, Z. P. A., Rani, Z., Nasution, M. A., Pertiwi, N. N., & Syahputri, H. (2024). Edukasi Penggunaan Antibiotik yang Benar dalam Mencegah Resistensi Antibiotik. Jurnal Bakti Nusantara, 2(1), 14–20. https://doi.org/10.63763/jbn.v2i1.55

Saristiana, Y., Prasetyawan, F., Mildawati, R., Karingga, D. D., Arifin, C., & Muslikh, F. A. (2024). Edukasi Dan Diskusi Tentang Rasionalitas Penggunaan Obat Di Masyarakat Kota Kediri. Abdi Masyarakat Vokasi, 1(2), 336–345. https://amarasi.flmunhanri.org/index.php/amarasi/article/view/68

Sihombing, B., Bhatia, R., Srivastava, R., Aditama, T. Y., Laxminarayan, R., & Rijal, S. (2023). Response to antimicrobial resistance in South-East Asia region. The Lancet Regional Health-Southeast Asia, 18. https://doi.org/10.1016/j.lansea.2023.100306

Yunita, M., & Sukmawati, S. (2021). Edukasi bahaya resistensi bakteri akibat penggunaan antibiotik yang tidak rasional kepada masyarakat Desa Air Salobar. Indonesia Berdaya, 2(1), 1–6. https://ukinstitute.org/journals/ib/article/view/73




DOI: https://doi.org/10.20527/jpmp.v3i3.16025

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Jurnal Pengabdian Masyarakat Panacea dipublikasi oleh

Program Studi Pendidikan Profesi Apoteker Universitas Lambung Mangkurat

Jl. A. Yani Km. 36 Banjarbaru 70714 Indonesia

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License