Edukasi tentang “Bijak Pakai Antibiotik 5T” di Apotek Adimulyo Kabupaten Kebumen

Aidatul Mufidah, Alfira Anggita Mutiara Kesuma

Abstract


Penggunaan antibiotik yang tidak tepat telah menjadi permasalahan serius. Antibiotik seharusnya digunakan untuk mengatasi infeksi yang disebabkan oleh bakteri, namun kurangnya pengetahuan membuat banyak orang menggunakannya untuk penyakit yang tidak membutuhkan antibiotik, dimana kondisi ini berisiko menimbulkan resistensi. Tujuan kegiatan promosi kesehatan ini adalah untuk memberikan edukasi serta melihat bagaimana tingkat pengetahuan pasien di Apotek Adimulyo Kabupaten Kebumen. Metode yang digunakan saat menyampaikan edukasi kepada responden adalah dengan menggunakan leaflet dan edukasi secara langsung. Kegiatan dilakukan kepada 50 orang responden. Hasil yang didapatkan adalah responden yang mendapatkan kategori baik adalah sebanyak 26 responden (52%), kategori cukup adalah sebanyak 14 responden (28%), dan kategori kurang adalah sebanyak 10 responden (20%). Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa sebagian besar responden memberikan hasil yang baik.

 

Kata Kunci: Antibiotik, Edukasi, Farmasi, Komunitas, Obat, Pengetahuan

 

The inappropriate use of antibiotics has become a serious problem. Antibiotics should be used to treat infections caused by bacteria, but a lack of knowledge leads many people to use them for conditions that do not require antibiotics, which can lead to the development of resistance. The purpose of this health promotion activity was to provide education and assess the level of knowledge of patients at the Apotek Adimulyo in Kebumen Regency. The methods used to deliver education to respondents included leaflets and direct education. The activity was conducted with 50 respondents. The results showed that 26 respondents (52%) received a good score, 14 respondents (28%) received an enough score, and 10 respondents (20%) received a poor score. Based on these results, it can be concluded that most respondents gave good results.


Keywords


Antibiotic, Education, Pharmacy, Community, Medicine, Knowledge

Full Text:

PDF

References


Auliani, S., Desrianto, R., & Normaidah, N. (2023). Edukasi Tentang Bijak Masyarakat Gunakan Antibiotik Untuk Pasien di Apotek Kimia Farma 217 Ulin Banjarmasin. Jurnal Pengabdian Masyarakat Panacea, 1(2), 41-45. https://doi.org/10.20527/jpmp.v1i2.8840

Azizah, N.N., Widiyarti. G., Harahap. S.Z.H., Tarigan. J.E., Purwanti. P., Sidebang. R., Maspuroh. U., Sekali. P.B.K., Sudirman, Cahaya. I.M.E., Hidayat, Lisnasari. S.F., Siregar.H.T. (2022). Buku Pengantar Pendidikan. ISBN: 78-623-362-860-0

Badan Pusat Statistik Kabupaten Kebumen. (2025). Kecamatan Adimulyo dalam Angka. Volume 23. 2598-4756.

Febrianti. (2024). Peran Edukasi Komunitas dalam Mengurangi Risiko Resistensi Antibiotik. Jurnal Pengabdian Masyarakat: Bakti Nusantara, 1(1), 1–6. https://ejournal.sciencecentergroup.com/index.php/BNPMI

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2019). Pedoman Penggunaan Antibiotik secara Bijak.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (2020). Pedoman Pelaksanaan Program Gerakan Masyarakat Cerdas Menggunakan Obat (GeMa CerMat). Jakarta: Direktorat Jenderal Kefarmasian dan Alat Kesehatan

Luhurningtyas, F. P., Nita Damayanti, P., Kemila, M., Lestari Indrayati, L., & Nugraha, M. T. A. (2025). Edukasi Bijak Antibiotik Menggunakan Media Kartu Pengingat Obat pada Kader Kesehatan di Desa Kenalan, Kabupaten Magelang. Jurnal Panrita Abdi, 9(2), 447–456. https://doi.org/10.20956/pa.v9i2.31880

Nurafni, Silvi., Syamsudin., Keban, S.A. 2019. Pengaruh Penyuluhan terhadap Pengetahuan dan Perilaku Masyarakat mengenai Antibiotika di Kelurahan Srengseng Sawah Jagakarsa Jakarta Selatan. Jurnal Farmamedika (Pharmamedika Journal), 4(2), 70-85. https://doi.org/10.47219/ath.v4i2.83

Nurrohma, R. I., & Adistana, G. A. Y. P. (2021). Penerapan Model Pembelajaran Problem Based Learning Dengan Media E-Learning Melalui Aplikasi Edmodo Pada Mekanika Teknik. Edukatif : Jurnal Ilmu Pendidikan, 3(4), 1199–1209. https://doi.org/10.31004/edukatif.v3i4.544

Pambudi, R. S. (2022). Sosialisasi Penggunaan Antibiotik yang Benar pada Konsumen Apotek Yudhistira Surakarta. RESWARA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 3(1), 214–219. https://doi.org/10.46576/rjpkm.v3i1.1654

Rahmawati, C., Nopitasari, B. L., Nurbaety, B., Lenysia, B., & Anjani, P. (2023). Edukasi Bijak Menggunakan Antibiotik pada Masyarakat di Pasar Bambu Bunjeruk. Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan, 7(2), 1141–1146. https://doi.org/10.31764/jpmb.v7i2.14588

Salsabila. A.Z., Setianingsih. L.E. (2024). Pemanfaatan Pelayanan Kesehatan Peserta Jaminan Kesehatan Nasional di Puskesmas Cikarang. Indonesian Journal of Health Research Innovation, 1(1), 9-17. https://doi.org/10.64094/9ejknx56

World Health Organization. (2020). Antimicrobial resistance: Global report on surveillance.

Zain, Almira Khansa. (2021). Tingkat Pengetahuan Obat Antibiotik Pada Pasien Di Apotek Fensa Farma. Institut Teknologi Sains Dan Kesehatan Rs Dr.Soepraoen Malang.




DOI: https://doi.org/10.20527/jpmp.v3i4.16313

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Jurnal Pengabdian Masyarakat Panacea dipublikasi oleh

Program Studi Pendidikan Profesi Apoteker Universitas Lambung Mangkurat

Jl. A. Yani Km. 36 Banjarbaru 70714 Indonesia

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License