Penyuluhan tentang Oralit dan Zink untuk Terapi Diare Pada Balita di Posyandu

Nabila Nabila, Dreiyani Abdi Muliasari, Samsul Hadi, Nur Mahdi, Lukman Mahdi, Nurul Mardiati, Deni Setiawan

Abstract


Diare pada balita sangat berbahaya karena dapat menyebabkan dehidrasi dalam waktu yang singkat, yang jika tidak ditangani segera, berisiko fatal bagi tumbuh kembang anak. Oralit dan zink merupakan obat yang diberikan pada anak untuk mengatasi diare. Tujuan dari kegiatan promosi kesehatan ini adalah untuk memberikan pengetahuan kepada masyarakat khususnya cara penggunaan dan hal-hal yang harus diperhatikan pada saat menggunakan oralit atau zink. Kegiatan promosi kesehatan ini dilaksanakan pada hari Selasa, 22 Oktober 2024 di posyandu kembang barenteng V. Metode yang digunakan dalam kegiatan promosi kesehatan ini adalah metode ceramah, yaitu dengan menjelaskan terkait perbedaan, cara penggunaan, dan hal-hal yang harus diperhatikan pada saat menggunakan oralit atau zink. Evaluasi dilakukan melalui pretest dan posttest untuk mengukur peningkatan pengetahuan masyarakat. Kegiatan promosi kesehatan diikuti oleh 20 orang peserta. Nilai rata-rata pretest 20 peserta promosi kesehatan adalah 67,5% dan nilai rata-rata posttest adalah 98,125%. Terjadi peningkatan pengetahuan masyarakat terhadap oralit dan zink sehingga diharapkan masyarakat dapat menggunakan obat oralit dan tablet zink secara tepat dan aman.

 

Kata Kunci: Zink, Oralit, Diare, Posyandu, Balita

 

Diarrhea in toddlers is very dangerous because it can cause dehydration in a short time, which, if not treated immediately, can be fatal for the child's growth and development. ORS and zinc are medications given to children to treat diarrhea. The purpose of this health promotion activity is to provide knowledge to the community, especially regarding how to use and things to pay attention to when using ORS or zinc. This health promotion activity was held on Tuesday, October 22, 2024, at the Kembang Barenteng V Integrated Health Service Post (Posyandu). The method used in this health promotion activity was the lecture method, namely by explaining the differences, how to use, and things to pay attention to when using ORS or zinc. Evaluation was carried out through pretests and posttests to measure improvements in community knowledge. The health promotion activity was attended by 20 participants. The average pretest score of the 20 health promotion participants was 67.5%, and the average posttest score was 98.125%. There was an increase in public knowledge about ORS and zinc, so it is hoped that the community will use ORS and zinc tablets appropriately and safely.


Keywords


Zinc, Oralit, Diarrhea, Posyandu, Toddlers

Full Text:

PDF

References


Oktavianasari, A., & Fatoni, R. (2025). Pola Peresepan Obat Diare pada Pasien Balita di Instalasi Rawat Jalan RSUD Kajen Kabupaten Pekalongan Periode Januari – Juni 2024. An-Najat, 3(1), 35–50. https://doi.org/10.59841/an-najat.v3i1.2240

Aini, N., Nur Endah Sari, Y., & Suhartin. (2024). Hubungan Kepatuhan Minum Zinc pada Balita Diare dengan Kejadian Diare. Jurnal Penelitian Perawat Profesional, 6(1), 41–48. https://doi.org/https://doi.org/10.37287/jppp.v6i1.1978

Arifin, B., Efendy, I., & Syafitri, R. (2024). Faktor yang Memengaruhi Kejadian Diare pada Balita di Wilayah Puskesmas Tanjung Sekayam Kabupaten Sanggau Kalimantan Barat. Quantum Wellness : Jurnal Ilmu Kesehatan, 1(3), 197–215. https://doi.org/10.62383/quwell.v1i3.760

Febrianti, A., & Saputra, A. (2018). Penerapan Pemberian Terapi Oralit terhadap Kekurangan Volume Cairan pada Anak dengan Diare. Jurnal Kesehatan AKPER KESDAM 2/Sriwijaya, 7(1), 20–33. https://ojs.hestiwirasriwijaya.ac.id/index.php/JSS/article/view/106

Fitriah, E., Nurima Septiana Sar, I., Novani, N., Aulia Norsafitri, R., Setiawan, D., Handayani, N., Studi Pendidikan Profesi Apoteker, P., Lambung Mangkurat, U., & Brigjen Hasan Basry Kandangan, R. H. (2023). Edukasi Menggunakan Leaflet Berdasarkan Teori Health Believe Model (HBM) pada Pasien Hipertensi. Abdimasku, 6(2), 432–439. https://doi.org/10.33633/ja.v6i2.1129

Gede, D., Apriani, Y., Made, D., Sastra Putri, F., Widiasari, N. S., Advaita, S., Tabanan, M., & Corresponding, I. (2022). Gambaran Tingkat Pengetahuan Ibu Tentang Diare Pada Balita Di Kelurahan Baler Bale Agung Kabupaten Jembrana Tahun 2021. Journal of Health and Medical Science, 1(3), 15-26. https://pusdikra-publishing.com/index.php/jkes/article/view/714

Jayanto, I., Ningrum, V. D. A., & Wahyuni. (2020). Gambaran serta Kesesuaian Terapi Diare pada Pasien Diare Akut yang Menjalani Rawat Inap Di Rsud Sleman. Pharmacy Medical Journal, 3(1), 1–10. https://ejournal.unsrat.ac.id/index.php/pmj/article/download/28957/28234

Khotimah, K., As Satillah, S., Fitriani, V., Miranti, M., Maulida, M., Hasmalena, H., Pagarwati, L. D. A., & Zulaiha, D. (2024). Analisis Manfaat Pemberian Asi Eksklusif Bagi Ibu Menyusui dan Perkembangan Anak. PAUDIA: Jurnal Penelitian Dalam Bidang Pendidikan Anak Usia Dini, 254–266. https://doi.org/10.26877/paudia.v13i2.505

Krisliandi, I., Made, G., Surya, G., Trapika, C., Ayu, I., Widhiartini, A., Komang Satriyasa, B., & Korespondensi: I, P. (2025). Profil penggunaan antibiotik pada pasien pediatri diare akut rawat inap di Rumah Sakit X Kabupaten Gianyar tahun 2023. Fakultas Kedokteran Universitas Udayana | Medicina, 56(1), 33–39. https://doi.org/10.15562/medicina.v56i1.1365

Illahi, R. K., Firnanda P, F., & Sidharta, B. (2016). Tingkat Pendidikan Ibu dan Penggunaan Oralit dan Zinc pada Penanganan Pertama Kasus Diare Anak Usia 1-5 Tahun: Sebuah Studi di Puskesmas Janti Malang. PHARMACEUTICAL JOURNAL OF INDONESIA, 2(1), 1–6. https://pji.ub.ac.id/index.php/pji/article/view/1

Kusumawardani, Y., & Rokhaidah. (2021). Pemberian Tablet Zinc Dengan Durasi Diare Pada Balita. Indonesian Jurnal of Health Development, 3(2), 239–244. https://doi.org/10.52021/ijhd.v3i2.87

Mulia, M., Maryani, H., Sari, O. M., Mahdi, N., Hadi, S., & Setiawan, D. (2025). Promosi Kesehatan Tentang Kolesterol Kepada Masyarakat di Kegiatan Posyandu Puskesmas Sungai Ulin Banjarbaru. Jurnal Pengabdian Masyarakat Panacea, 2(4), 257–264. https://doi.org/10.20527/jpmp.v2i4.14162

Putra, A. M. P., Wathan, N., Lingga, H. N., Setiawan, D., Sari, O. M., Mardiati, N., Akbar, N. H., Sari, R. P., Rizkiyah, N. A., Salsabila, R. Z., & Salwa, H. (2024). Edukasi Pemanfaatan Mandiri TOGA kepada Kader Puskesmas Mataraman. Jurnal Pengabdian Masyarakat Panacea, 2(3), 163. https://doi.org/10.20527/jpmp.v2i3.13245

Rahmawati, E., Padmawati, R. S., & Widyatama, R. (2008). Analisis Kebutuhan Program Promosi Pencegahan Diare pada Anak Berusia Di Bawah Dua Tahun. Berita Kedokteran Masyarakat, 24(3), 111–119. https://doi.org/10.22146/bkm.3588

Riskiyah. (2017). Peranan Zinc pada Penanganan Kasus Penyakit Diare yang Dialami Bayi maupun Balita. Journal of Islamic Medicine, 1(1), 22–29. https://doi.org/10.18860/jim.v1i1.4119




DOI: https://doi.org/10.20527/jpmp.v3i4.16568

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Jurnal Pengabdian Masyarakat Panacea dipublikasi oleh

Program Studi Pendidikan Profesi Apoteker Universitas Lambung Mangkurat

Jl. A. Yani Km. 36 Banjarbaru 70714 Indonesia

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License