Empowering Patients through Education on Medication Use during Fasting at Martapura 2 Community Health Center

Cut Nadia Anne Sanha, Inatsa Dwi Tatsbita, Ira Qadariah, Dinna Fitria Kumala, Muhammad Ikhwan Rizki, Satrio Wibowo Rahmatullah, Anna Khumaira Sari

Abstract


Bulan Ramadhan menyebabkan perubahan pola makan dan jadwal konsumsi obat yang berpotensi menimbulkan kesalahan penggunaan obat sehingga diperlukan edukasi yang tepat dari tenaga kefarmasian. Peran apoteker dalam kegiatan promotif dan preventif sangat penting untuk meningkatkan pemahaman pasien mengenai penggunaan obat secara rasional selama puasa. Keterbatasan pemahaman pasien di Puskesmas Martapura 2 mendorong dilaksanakannya kegiatan edukasi kesehatan. Kegiatan diawali dengan identifikasi permasalahan dan perizinan, dilanjutkan penyusunan materi serta pembuatan leaflet edukasi, kemudian pemilihan 20 responden dengan teknik accidental sampling pada 21 Februari 2026, pelaksanaan edukasi individual menggunakan metode one-on-one disertai pre-test dan post-test, serta evaluasi melalui perbandingan skor sebelum dan sesudah intervensi. Hasil menunjukkan responden didominasi usia 20-40 tahun (50%), perempuan (70%), dan pendidikan SMA/sederajat (50%). Peningkatan pengetahuan tertinggi terdapat pada instruksi penggunaan obat selama puasa sebesar 89,47%, diikuti rute pemberian obat dan kepatuhan minum obat masing-masing 45%, sedangkan peningkatan terendah pada cara konsumsi obat sebesar 15% karena nilai awal sudah tinggi. Edukasi ini terbukti efektif dalam meningkatkan pemahaman pasien terkait pengelolaan obat selama puasa dan memiliki potensi untuk diterapkan lebih luas dengan konseling berbasis brosur dan pelaksanaan berkelanjutan.

 

Kata Kunci: Edukasi Farmasi, Pemberdayaan Pasien, Penggunaan Obat, Puasa, Ramadhan

 

Ramadan leads to changes in eating patterns and medication schedules that may increase the risk of medication use errors, thereby requiring appropriate pharmaceutical education. The role of pharmacists in promoting and preventing medication errors is essential to improving patients’ understanding of rational medication use during fasting. Limited patient knowledge at Puskesmas Martapura 2 encouraged the implementation of this health education program. The activity began with problem identification and obtaining administrative permission, followed by the development of educational materials and leaflet design, the selection of 20 respondents using accidental sampling on February 21, 2026, the implementation of individual one-on-one education accompanied by pre-test and post-test, and evaluation through comparison of scores before and after the intervention. The results showed that respondents were predominantly aged 20-40 years (50%), female (70%), and had a senior high school education (50%). The largest increase in knowledge was observed in medication use instructions during fasting (89,47%), followed by routes of administration and medication adherence (45% each), while the smallest increase was observed in medication consumption methods (15%) due to high baseline scores. This educational intervention proved effective in improving patients’ understanding of medication management during fasting and has the potential to be implemented more broadly with leaflet-based counseling and sustainable programs.


Keywords


Fasting, Medication Use, Patient Empowerment, Pharmacy Education, Ramadhan

Full Text:

PDF

References


Dinas Kesehatan Kabupaten Banjar. (2024). Profil Kesehatan Kabupaten Banjar Tahun 2024. Dinas Kesehatan Kabupaten Banjar.

Effendi, H., Effendi, H., Hendriyani, Y., Ranuharja, F., Novid, I., & Saari, E. M. (2025). Enhancing ICT Teachers' Competence with Nearpod : Transforming Interactive Learning Media in the Digital Age. Jurnal Pengabdian UNDIKMA: Jurnal Hasil Pengabdian & Pemberdayaan kepada Masyarakat, 6(1), 1-9. https://doi.org/10.33394/jpu.v6i1.13553

Harith, N. A., Sari, Y. N., Masrida, W. O., Buih, P. H. J., Husna, U. Y., Angganawati, R. T., Afriani, T., Aksa, R., Haris, R. N. H., Abdulkadir, W. S., Dewi, S. S., Isnani, N., Dahbul, N. A., & Rusdianah, N. (2025). Farmasi Dasar Kesehatan Masyarakat. Eureka Media Aksara.

Kumar, J. 2023. Knowledge Attitude and Practice of Educators Allied Health and Direct Care Professionals Dealing with Autistic Children: A Non-Randomized Quasi-Experimental Pretest-Posttest Study. International Journal of Sciences: Basic and Applied Research, 75(1), 113-134. https://doi.org/10.47750/ijsbar.v75i1.1234

Kurniasari, W. T., Sarwo, L., Sari, N., Hafizah, N., Mardiati, N., & Soraya. A. (2025). Edukasi Penggunaan Obat di Bulan Puasa di Instalasi Farmasi Rumah Sakit Daerah Idaman Banjarbaru. Ruhui Rahayu: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat, 4(2), 141-145. https://doi.org/10.30872/ruhuirahayu.v4i2.217

Mildawati, R., Prasetyawan, F., Fatmawati, E. N., Akhmal, F., Saristiana, Y., Oktadiana, I., Nugroho, B. P., & Kristjono, A. (2024). Optimizing Medication Management: Virtual Educational Insights for Ramadan Wellness. International Journal of Advanced Community Services, 1(1), 1-6. https://doi.org/10.59890/ijacs.v1i1.112

Mora, E., Hasti, S., Susanti, E., Salfirah, N. U., Putri, A. R., Usti, P. N., Nabilla, Y., Putri, I. P., Yola, N. T., Hafizah, R., Aisyah, S., Arnel, A. H., & Anita, M. (2025). Cara Minum Obat yang Aman Selama Puasa. Integrative Perspectives of Social and Science Journal, 2(4), 7457-7464. https://doi.org/10.59141/jist.v2i4.210

Mufidah, A., & Kesuma, A. A. M. (2025). Edukasi tentang “Bijak Pakai Antibiotik 5T” di Apotek Adimulyo Kabupaten Kebumen. Jurnal Pengabdian Masyarakat Panacea, 3(4), 166-174. https://doi.org/10.55681/panacea.v3i4.882

Nita, Y., Alfian, R., Libriansyah, L., Yuda, A., Erifiannisa, R. D., & Putri, S. A. (2025). Impact of Ramadan Fasting on Medication Adherence in Patients with Diabetes Mellitus: Evidence from Indonesia. Patient Preference and Adherence, 2025(19), 1425-1431. https://doi.org/10.2147/PPA.S526018

Nurjanah, F., & Gozali, D. (2024). Review Artikel: Kesalahan Pengobatan di Fasilitas Pelayanan Kesehatan. Farmaka, 19(3), 79-86. https://doi.org/10.24198/farmaka.v19i3.35123

Risfiyatunnisa, R. (2022). Penggunaan Obat Saat Puasa. Kemenkes RI. Retrieved from https://keslan.kemkes.go.id/view_artikel/206/penggunaan-obat-saat-puasa

Shavkidinova, D., Suyunova, F., & Kholdarova, J. (2023). Education is an Important Factor in Human and Country Development. Current Research Journal of Pedagogics, 4(1), 27-34. https://doi.org/10.37547/pedagogics-crjp-04-01-06

Wardani, W. T. (2025). Edukasi Pengelolaan serta Penggunaan Obat yang Baik melalui Gema Cermat. Humanism: Journal of Community Empowerment, 7(1), 1-7. https://doi.org/10.30651/hm.v7i1.15243

Wulandari, Pratiwi, M., Putri, D. K., & Safutri, W. (2025). Pengaruh Edukasi Kesehatan terhadap Pengetahuan, Sikap dan Kepatuhan pada Pasien Hipertensi di Puskesmas Pagelaran. Jurnal Kesehatan Unggul Gemilang, 9(8), 158-178. https://doi.org/10.56922/jkug.v9i8.452

Wulansari, E., Rini, D. S., & Azizah, S. (2025). Tingkat Pengetahuan dan Kepatuhan Pasien dalam Penggunaan Obat sesuai Prinsip Syariah selama Ramadan di Apotek Cahaya Farma. Journal of Pharmaceutical and Sciences, 8(2), 1152-1159. https://doi.org/10.36490/journal-jps.com




DOI: https://doi.org/10.20527/jpmp.v4i1.18382

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Jurnal Pengabdian Masyarakat Panacea dipublikasi oleh

Program Studi Pendidikan Profesi Apoteker Universitas Lambung Mangkurat

Jl. A. Yani Km. 36 Banjarbaru 70714 Indonesia

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License