Edukasi ”Kenali Skincare Aman dari Kemasan” pada Ibu-Ibu di Puskesmas Sungai Ulin

Naura Azmira, Henny Maryani, Risa Susanti, Yuniarti Suryatinah, Hema Novita Rendati, Lukman Mahdi, Novia Fahrina Purnama Sari

Abstract


Perawatan kulit (skincare) telah menjadi bagian penting dari gaya hidup masyarakat, terutama di kalangan perempuan. Peningkatan tren ini mendorong tingginya penggunaan produk skincare di berbagai lapisan masyarakat. Namun, hal tersebut belum diimbangi dengan pemahaman terkait keamanan produk, sehingga berisiko terhadap penggunaan skincare ilegal. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan ibu-ibu di lingkungan Puskesmas Sungai Ulin, mengenai pemilihan skincare aman berdasarkan kemasan. Edukasi dilakukan melalui ceramah interaktif menggunakan media leaflet dan banner kepada 24 ibu-ibu di Puskesmas Sungai Ulin. Pengukuran pengetahuan dilakukan menggunakan kuesioner pretest dan posttest. Hasil menunjukkan adanya peningkatan nilai rata-rata dari 82,92% menjadi 99,17% dengan peningkatan sebesar 19,60%. Hal ini menunjukkan bahwa edukasi yang diberikan efektif dalam meningkatkan pemahaman peserta terkait skincare aman. Dengan demikian, kegiatan edukasi kesehatan ini diharapkan dapat mendorong masyarakat menjadi lebih kritis dan selektif dalam memilih produk skincare yang aman.

 

Kata Kunci: Edukasi Kesehatan, Perawatan Kulit, Keamanan Produk, Kemasan Skincare, Puskesmas

 

Skincare has become an important part of people’s lifestyles, especially among women. This growing trend has led to increased use of skincare products across various segments of society. However, this increase has not been accompanied by adequate understanding of product safety, thereby increasing the risk of using illegal skincare products. This activity aims to increase the knowledge of women in the Sungai Ulin Community Health Center regarding the selection of safe skincare products based on packaging. Education was delivered through interactive lectures, accompanied by leaflets and banners to 24 women at the Sungai Ulin Community Health Center. Knowledge measurements were conducted using pretest and posttest questionnaires. The results showed an increase in the average score from 82.92% to 99.17%, with an improvement of 19.60%. This indicates that the educational intervention was effective in enhancing participants’ understanding of safe skincare. Therefore, this health education activity is expected to encourage the community to become more critical and selective in choosing safe skincare products.


Keywords


Health Education, Skincare, Product Safety, Skincare Packaging, Community Health Center

Full Text:

PDF

References


Ahmed, I. A., Mikail, M. A., Zamakshshari, N., & Abdullah, A. S. H. (2020). Natural anti-aging skincare: role and potential. Biogerontology, 21(3), 293-310. https://doi.org/10.1007/s10522-020-09865-z

Badan Pengawas Obat dan Makanan. (2023). Laporan Tahunan Pengawasan Kosmetik.

Badan Pengawas Obat dan Makanan. (2024). Peraturan Badan Pengawas Obat dan Makanan Nomor 18 Tahun 2024 tentang Penandaan, Promosi, dan Iklan Kosmetik.

Badan Pengawas Obat dan Makanan. (2026). Siaran Pers: BPOM Temukan 26 Kosmetik Berbahaya di Akhir 2025.

Bisyri, T., Afifah, R., Arifah, R. A. S,, & Baihaqi, A. F. R. (2024). Analisis Yuridis Serta Tindakan BPOM Terhadap Produk Skincare yang Tidak Memiliki Izin BPOM. Media Hukum Indonesia (MHI), 2(4). 592-596. https://doi.org/10.5281/zenodo.14242549

Destiyana, B., Halimatushadyah, E., Rahayu, A., & Krismayadi. (2022). Pengabdian Masyarakat Penyuluhan Skincare Yang Aman, Berkualitas, Dan Bermanfaat Pada Ibu-Ibu Rukun Tetangga. Khidmatuna: Journal of Research and Community Service, 1(1), 48-50. https://doi.org/10.58330/khidmatuna.v1i1.64

Hartono, E. D., & Rasji. (2025). Peran BPOM dalam Melindungi Konsumen atas Kosmetik Tanpa Izin Edar. Riwayat: Educational Journal of History and Humanities, 8(4), 8010-8016. https://doi.org/10.24815/jr.v8i4.50854

Kementerian Perindustrian Republik Indonesia. (2023). Laporan Pertumbuhan Industri Kosmetik dan Skincare Di Indonesia 2023.

Malahayati, S., Lingga, H. N., Normaidah, Cahaya, N., Intannia, D., Sari A. N., Susanti, R., Suryatinah, Y., Qadariah, I., Halida, R. N., Salsabila, F., Rizka, N. A., & Akbar, M. J. (2025). Kampanye Keamanan Kosmetik pada Siswi SMK Negeri 3 Banjarbaru. Jurnal Pengabdian Masyarakat Panacea,3(3), 147-153. https://doi.org/10.20527/jpmp.v3i3.16441

Minarsih, T., Anggorowati, L., Dilaga, A. A., Anggraeni, F. E., Ubhayahita, W. N., & Hajid, R. M. (2025). Peningkatan Pengetahuan dan Keterampilan Pemilihan Kosmetik yang Legal dan Aman Pada Masyarakat Kelurahan Kandri. Jurnal Pengabdian Kesehatan, 8(3), 174-183. https://doi.org/10.31596/jpk.v8i3.483

Nur, A., Patandean, D., Nasrullah, Swarjana, I K. D., Salahuddin, N., Armidayanti, & Furqan, M. (2025). Edukasi Penggunaan Skincare dan Kosmetik yang Aman. Idea Pengabdian Masyarakat, 5(2), 182-187. https://doi.org/10.53690/ipm.v5i02.401

Putri, D. K., Suswidiantoro, V., Dwiningrum, R., & Yanti, Y. (2025). Pendapat Mahasiswa Farmasi Terhadap Produk Skincare Yang Tidak Terdaftar BPOM. Jurnal Farmasi Aisyah, 4(1), 105-113. https://journal.aisyahuniversity.ac.id/index.php/JFA/article/view/2063

Rahmah, N., Putra, A. M. P., Fakhrani, E., Akbar, N. H., Muslimawati, K., Buih, P. H. J., & Sari, O. M. (2025). Edukasi tentang “Stop Penggunaan Antibiotik Sembarangan, Lindungi Kesehatanmu!” di Puskesmas Alalak Tengah. Jurnal Pengabdian Masyarakat Panacea, 3(2), 75-83. https://doi.org/10.20527/jpmp.v3i2.15391

Sasvania, A., Anindiya, N. W., Aryana, B. P., Hidayaturrohman, A., Pramudya, M. Z., Rizkika, A., Hidayati, A. R., Hhanifa, N. I., Hidajat, D., Hajrin, W., & Andanalusia, M. (2026). Edukasi Pemilihan Produk Perawatan Kulit yang Aman sebagai Upaya Pencegahan Penggunaan Kosmetik Berbahaya pada Ibu PKK Desa Bengkaung. SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan, 10(1), 403-410. https://doi.org/10.31764/jpmb.v10i1.37547

Susiyarti, Febriyanti, R., Mahardika, M. P., & Riyanta, A. B. (2024). Edukasi tentang Pemilihan Kosmetik Aman Melalui Pengenalan Cara Uji Kualitatif Hidrokuinon Produk Skincare pada Siswi SMK Muhammadiyah Lebaksiu Tegal. Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Wahana Usada, 6(1), 16-25. https://doi.org/10.47859/wuj.v6i1.334

Truswell, W. H. (2020). Prescription Skin Care Products and Skin Rejuvenation. Facial Plastic Surgery Clinics of North America, 28(1), 59–65. https://doi.org/10.1016/j.fsc.2019.09.005

Wulandari, A., Syaputri, F. N., Tugon, T. D. A., Rahayu, A. P., Lestari, D., & Jannah, N. R. (2022). Analisis Tingkat Pengetahuan Masyarakat Tentang Bahaya Penggunaan Krim Pencerah Kulit Wajah yang Mengandung Merkuri di Kelurahan Pasirbiru. FARMASIS: Jurnal Sains Farmasi, 3(2), 61-67. https://doi.org/10.36456/farmasis.v3i2.6042




DOI: https://doi.org/10.20527/jpmp.v4i2.18810

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Jurnal Pengabdian Masyarakat Panacea dipublikasi oleh

Program Studi Pendidikan Profesi Apoteker Universitas Lambung Mangkurat

Jl. A. Yani Km. 36 Banjarbaru 70714 Indonesia

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License