ANALISIS PEMBANGUNAN BERKELANJUTAN DESA PESISIR TERHADAP INDEKS DESA MEMBANGUN DI KECAMATAN PULAU BURUNG KABUPATEN INDRAGIRI HILIR TAHUN 2024
Abstract
Namun, capaian IDM yang tinggi tidak selalu selaras dengan prinsip pembangunan berlanjutan yang diadopsi melalui Sustainable Development Goals (SDGs) Desa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis keterkaitan pembangunan berlanjutan desa pesisir terhadap IDM di Kecamatan Pulau Burung, Kabupaten Indragiri Hilir, tahun 2024. Metode penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan data sekunder yang diperoleh dari Kementerian Desa, PDTT. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dua desa berada pada status Mandiri dan satu desa pada status Berkembang, namun indikator keberlanjutan, terutama terkait aspek lingkungan dan kesiapsiagaan bencana, masih rendah. Temuan ini konsisten dengan penelitian Taryono (2024) yang menunjukkan adanya kesenjangan antara capaian IDM dan SDGs Desa di wilayah pesisir Bengkalis. Penelitian ini merekomendasikan sinkronisasi antara kebijakan IDM dan SDGs Desa agar pembangunan benar-benar berkelanjutan.
Full Text:
PDF (Bahasa Indonesia)References
(Basri et al., 2021).
Basri, M., Yulianto, Y., & Prihantika, I. (2021). Peran Kepemimpinan Kepala Desa dalam Peningkatan Indeks Desa Membangun di Kabupaten Pringsewu. PESIRAH: Jurnal Administrasi Publik, 2(1), 15–24. https://doi.org/10.47753/pjap.v2i1.26
(Elena et al., 2020)
Elena, M., Ph, M., Engineering, A. A., D, D. G. P., Engineering, A. A., & Mancinelli, C. (2020). European farmers and participatory rural appraisal : A systematic literature review on experiences to optimize rural development. 60(2017), 1–11.
(Fallahiyah et al., 2023).
Fallahiyah, S. A. D., Sawiji, A., & Noverma. (2023). Pemetaan Tingkat Kerentanan Wilayah Pesisir Terhadap Perubahan Iklim di Kecamatan Gending, Kabupaten Probolinggo. Jurnal Kelautan Nasional, 18(2), 127. https://doi.org/10.15578/jkn.v18i2.10246
(Kementerian Desa PDTT, 2022).
Kementerian Desa. (2016). Peraturan Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Nomor 2 Tahun 2016 tentang Indeks Desa Membangun. Jakarta, 1–65. http://jdih.kemendesa.go.id/katalog/peraturan_menteri_desa_pembangunan_daerah_tertinggal_dan_transmigrasi_nomor_22_tahun_2016
(Mangara & Syaifudin, 2022)
Mangara, T. H., & Syaifudin, R. (2022). Sosialisasi Indeks Desa Membangun Dalam Rangka Peningkatan Kualitas Pembangunan Desa Bungurcopong. Jurnal Umum Pengabdian Masyarakat (JUPEMAS), 57–61.
(Sembel et al., 2017).
Sembel, T., Gosal, R., & Pangemanan, S. (2017). PARTISIPASI MASYARAKAT DALAM PEMBANGUNAN DESA (Studi di Desa Sinsingon Barat Kecamatan Passi Timur Kabupaten Bolaang Mongondow). Jurnal Eksekutif, 1(1).
(Sembiring et al., 2025)
Sembiring, M. P., Heltina, D., Irianty, R. S., Fermi, M. I., Yolanda, Y., & Suhendri. (2025). Peningkatan Ketahanan Lingkungan Desa Batu Belah Melalui Penanaman Artocarpus integer sebagai Pencegah Banjir. BATOBO: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 03(01), 31–39.
Sugiyono (2016)
Kuantitatif, P. P. (2016). Metode penelitian kunatitatif kualitatif dan R&D. Alfabeta, Bandung.
Taryono (2024)
Taryono (2024). Integrating SDGs into Sustainable Development in the Coastal Areas of Sumatra Island: A Case Study in Bengkalis Regency. International Journal of Education, Language, Literature, Arts, Culture, and Social Humanities, 2(2), 203–215.
idm.kemendesa.go.id. (n.d.). SDGs Desa. 2024. Retrieved September 17, 2025, from https://idm.kemendesa.go.id/
Retrieved September 17, 2025, from https://sid.kemendesa.go.id/sdgs
DOI: https://doi.org/10.20527/jpp.v7i2.16925
Refbacks
- There are currently no refbacks.
.png)












