PARTISIPASI MASYARAKAT DALAM PEMBANGUNAN EKOWISATA RIAM BAJANDIK DI DESA BARUKECAMATAN BATU BENAWA KABUPATEN HULU SUNGAI TENGAH PROVINSI KALIMANTAN SELATAN

Budi Satrya Tanjung, Muhammad Nur Iman Ridwan

Abstract


Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis partisipasi masyarakat dan faktor-faktor penghambat dalam pembangunan ekowisata Riam Bajandik di Desa Baru Kecamatan Batu Benawa Kabupaten Hulu Sungai Tengah. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, penelitian ini tentang riset yang bersifat deskriptif dan cenderung menggunakan analisis karena penelitian ini bertujuan untuk menemukan, memahami, menjelaskan dan memperoleh data dan fakta lapangan. Teknik pengumpulan data yang dilaksanakan dalam penelitian ini dengan observasi atau pengamatan, wawancara dan kajian dokumentasi. Untuk analisis data menggunakan cara berdasarkan teori Miles, Huberman. dan Saldana (2014) yang menganalisis data menggunakan tiga langkah: data condensation (kondensasi data), data display (menyajikan data), dan conclusion drawing and verification (menarik simpulan atau verifikasi). Hasil penelitian menyatakan bahwa partispasi masyarakat memiliki beberapa tahapan yaitu: partisipasi dalam inisiasi dengan upaya perintisan, partisipasi dalam berkembang dengan upaya pembangunan, partisipasi dalam matang dengan upaya pemantapan, partisipasi dalam peremajaan dengan upaya revitalisasi. Ada terdapat faktor-faktor penghambat dalam pembangunan Ekowisata Riam Bajandik yaitu minimnya anggaran dana untuk mempercepat pembangunan dan pengembangan tempat wisata, selain itu juga sangat minimnya Sumber Daya Manusia yang kurang terampil dalam memanfaatkan peluang usaha yang dapat dijual ke pengunjung sehingga dapat meningkatkan perekonomian masyarakat. Harapannya perlu adanya tatakelola yang juga harus mendapatkan perhatian dari pemerintah, dan Pemerintah daerah perlu membuat Rancangan Peraturan Daerah yang mengatur syarat dan ketentuan pembangunan ekowisata dikawasan pedesaan.

 


References


Agustino, L. (2008). Dasar-dasar kebijakan publik. Bandung: Alfabeta.

Ariyani, N., & Fauzi, A. (2023). Pathways toward the transformation of sustainable rural tourism management in Central Java, Indonesia. Sustainability.

Bakari, I. H., Idi, A., & Ibrahim, Y. (2018). Innovation determinants of financial inclusion in top ten African countries: a system GMM approach.

Chandler, R. C., & Plano, J. C. (1988). The public administration dictionary. ABC-Clio Santa Barbara, CA.

Dewi, O. (2013). Partisipasi Masyarakat Dalam Pengembangan Objek Wisata Bahari Di Pulau Kapoposang Kabupaten Pangkajenne Dan Kepulauan Makassar. Fakultas Ilmu Sosial Dan Ilmu Politik Universitas Hasanuddin Makassar

Gelgel, I. P. (2006). Industri pariwisata Indonesia dalam globalisasi perdagangan jasa (GATS-WTO): implikasi hukum dan antisipasinya. Refika Aditama.

Gesso, C., Lodhi, R., & Cobanoglu, C. (2022). Local government’s role in promoting city hospitality: A metaethnography with a public management perspective. International Journal of Contemporary Hospitality Management.

Griadhi, N. M. A. Y., & Utari, A. A. S. (2008). Partisipasi Masyarakat dalam Pembentukan Peraturan Daerah. Kertha Patrika, 33(1).

Idawati. (2022). Komunikasi Pembangunan Partisipasi Membangun Objek Wisata Terhadap Peningkatan Ekonomi Masyarakat. Jurnal Medium Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Islam Riau.

Indonesia, R. (2004). Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 32 Tahun 2004 Tentang Pemerintahan Daerah. Jakarta (ID): RI.

Indonesia, R. (2009). Undang-Undang No. 10 Tahun 2009 tentang Kepariwisataan. Lembaran Negara RI Tahun, 4966.

Ishardino, W. S. (2011). Mengukur Tingkat Partisipasi Masyarakat Kota Bekasi Dalam Penyusunan APBD Melalui Pelaksanaan Musrenbang 2010. Jurnal Kybernan Vol. 2, No. 2. September 2011.

Kulandima, R. U. L. (2022). Partisipasi Masyarakat Dalam Pembangunan Pariwisata (Tesis). Fakultas Interdisiplin Universitas Kristen Satya Wacana Salatiga.

Kusnadi, M., & Ibrahim, H. (2014). Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 Tentang Pemerintahan Daerah. Tersedia: Http://Www. Dpr. Go. Id. Html [5 Juni 2024].

Matei, D., Chiriță, V., & Lupchian, M. (2021). Governance and tourism resilience during the COVID-19 crisis. GeoJournal of Tourism and Geosites.

Miles, M. B., & Huberman A. M. (2014). Analisis Data Kualitatif. Terjemahan oleh Tjetjep Rohendi Rohidi. 1992. Jakarta: Penerbit Universitas Indonesia.

Moleong Lexy, J. (2000). Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: PT. Remaja Rosdakarya.

Murniati, (2008). Partisipasi Masyarakat Dalam Pengembangan Desa Wisata di Desa Wirun Kecamatan Mojolaban Kabupaten Sukoharjo. Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Islam Maret Surakarta.

Musaddad, A. (2021). Partisipasi Masyarakat dalam Pengembangan Pariwisata di Kabupaten Polewali Mandar. Program Pasca Sarjana Program Studi Administrasi Publik Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Hasanuddin Makassar.

Nurdiyanto, S. (2015). Partisipasi Masyarakat Dalam Pengembangan Desa Wisata Bleberan Kecamatan Playen, Kabupaten Gunungkidul. Fakultas Dakhwa Dan Komunikasi Universitas Islam Negari Sunan Kaligaja Yogyakarta.

Pitana, I. G. (2002). Kebijakan dan Strategi Pemerintah Daerah Bali dalam Pembangunan Pariwisata. Pada Seminar Nasional Pariwisata Bali the Last or the Lost Paradise. Pembangunan Pariwisata yang Berkelanjutan.Denpasar: Universitas Udayana

Pitana, I. G. (2009). Pengantar Ilmu Pariwisata . Pengantar Ilmu Pariwisata. Yogyakarta:Andi Offset.

Purnamasari. (2008). Studi partisipasi Masyarakat dalam Perencanaan Pengembangan Kecamatan Cibadak Kabupaten Sukabumi. Program Pascasarjana Universitas Diponogoro, Semarang.

Putri, A. P., & Abdillah, Y. (2019). Analisis perkembangan industri pariwisata dan perubahan nilai budaya pada kelurahan ubud kabupaten gianyar. Jurnal Administrasi Bisnis, 68(1), 9–18.

Rahim, E. (2013). Partisipasi Dalam Perspektif Kebijakan Publik. Jurnal universitas negeri Gorontalo

Windasari, R. (2006). Identifikasi Potensi Lanskap Agrowisata Di Kawasan Pantai Bugel Kabupaten Kulon Progo (Skripsi). Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Yogyakarta.Yogyakarta

Sannu, R. (2021). Pengembangan Kawasan Wisata Berbasis Partisipasi Masyarakat Lokal Desa Kahayya Kabupaten Bulukumba (Tesis). Program Pasca Sarjana Magister Manajemen. Universitas Muhammadiyah Makasar.

Setyawan, I. W. E. (2014). Partisipasi Masyarakat dalam Pengelolaan Kawasan Wisata Geopark Batur Di Kecamatan Kintamani, Kabupaten Bangli. Jurusan Pendidikan Geografi. Fakultas Ilmu Sosial Universitas Pendidikan Genesha.

Soehendy, J. (1990). Partisipasi Masyarakat, Jabar. Jetis

Soekanto, S. (2009). Peranan Sosiologi Suatu Pengantar, Edisi Baru, Rajawali Pers, Jakarta.

Sugiyono. (2014). Metode Penelitian Pendidikan pendekatan Kuantitatif, Kualitatif dan R&D. In Metode Penelitian Ilmiah.

Suwandi W. A. (2010). Partisipasi Masyarakat Kelurahan Tosapan Dalam Pengembangan Kawasan Wisata Pango – Pango Di Kabupaten Tanah Toraja. Program studi Perencanaan Wilayah Dan Kota Universitas Sam Ratulangi Manado.

Syarifudin, K. (2004). Pola Partisipasi Dan Pemberdayaan Masyarakat Sekitar Objek Wisata Pantai Tirta Samudra Jepara. Program Magister Ilmu Administrasi Universitas Dipenogoro

Thresia, A. (2014). Pembangunan Berbasis Masyarakat. Bandung: Alfabeta

Tikson, D. T. (2001). Partisipasi Masyarakat Dalam Manajemen Perkotaan. Modul Pelatihan Manajemen Perkotaan Kerjasama URDI, PPIS Sul-Sel Dan PPS UNHAS, Makassar.

Tjokroamidjojo, B. (2001). Reformasi administrasi publik. Program Magister Ilmu Administrasi, Universitas Krisnadwipayana.

Utomo, S. D. (2003). Partisipasi Masyarakat dalam Pembuatan Kebijakan Pembangunan. Jakarta: Yayasan Harkat Bangsa.

Wirawan, R. (2015). Partisipasi Masyarakat Dalam Perencanaan Pembangunan Daerah. Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik.




DOI: https://doi.org/10.20527/jpp.v7i2.17049

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


 

  

 

 

 

Web Analytics

Flag Counter