Analisis Pengelolaan PAD Sektor Pariwisata dan Implikasinya terhadap Belanja Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat di Kabupaten Magetan (2019-2024)
Abstract
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melihat bagaimana sektor pengelolaan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan bagaimana hal ini berdampak pada pemberdayaan anggaran ekonomi masyarakat di Kabupaten Magetan dari tahun 2019 hingga 2024. Metode yang digunakan adalah kualitatif dan menggunakan pendekatan studi kasus. Data yang digunakan berasal dari sumber sekunder seperti laporan APBD, publikasi dari Badan Pusat Statistik (BPS), dan dokumen kebijakan yang relevan. Studi dokumentasi, observasi tidak langsung, dan studi literatur digunakan untuk mengumpulkan data; data dianalisis menggunakan model interaktif Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun pandemi COVID-19 mengubah jumlah kunjungan wisatawan ke Telaga Sarangan, sebagai destinasi unggulan, ada tren pemulihan yang signifikan setelah pandemi. Meskipun sektor pariwisata mempunyai potensi besar untuk meningkatkan PAD, pengelolaannya belum optimal karena kurangnya sistem pengelolaan, kurangnya pengawasan, dan kebijakan yang tidak terintegrasi antar lembaga. Selain itu, peningkatan PAD di sektor pariwisata belum mempunyai dampak yang signifikan terhadap pengeluaran untuk pemberdayaan ekonomi masyarakat. Hal ini ditunjukkan oleh fakta bahwa belanja yang dialokasikan pada sektor umum masih dominan dibandingkan dengan program pemberdayaan yang secara langsung menyasar komunitas di sekitar destinasi wisata. Studi ini menemukan bahwa meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui optimalisasi sektor pariwisata tidak hanya bergantung pada peningkatan jumlah wisatawan; peningkatan tata kelola PAD dan integrasi kebijakan belanja daerah yang lebih fokus diperlukan. Oleh karena itu, diperlukan kebijakan yang dapat menghubungkan strategi sumber penerimaan daerah dengan alokasi belanja yang fokus pada pemberdayaan ekonomi masyarakat.
Full Text:
PDF (Bahasa Indonesia)References
Antarudin, H., Asmiddin, A., & Didi, L. (2025). Dampak Pengembangan Pariwisata terhadap Pendapatan Asli Daerah Kabupaten Buton Selatan. Administratio Jurnal Ilmiah Ilmu Administrasi Negara, 82-88.
Arfa, A. T. F., Hartono, S., & Widiyanto, K. (2025). Pengembangan Destinasi Pariwisata Berbasis “Community Based Tourism” Sebagai Upaya Peningkatan Pendapatan Asli Daerah di Kota Bontang Kalimantan Timur. Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial, 9(3), 171-180.
Badan Pusat Statistik Kabupaten Magetan. (2020). Kabupaten Magetan dalam angka 2020. BPS Kabupaten Magetan.
Badan Pusat Statistik Kabupaten Magetan. (2021). Kabupaten Magetan dalam angka 2021. BPS Kabupaten Magetan.
Badan Pusat Statistik Kabupaten Magetan. (2022). Kabupaten Magetan dalam angka 2022. BPS Kabupaten Magetan.
Badan Pusat Statistik Kabupaten Magetan. (2023). Kabupaten Magetan dalam angka 2023. BPS Kabupaten Magetan.
Badan Pusat Statistik Kabupaten Magetan. (2024). Kabupaten Magetan dalam angka 2024. BPS Kabupaten Magetan.
Badan Pusat Statistik Kabupaten Magetan. (2025). Kabupaten Magetan dalam angka 2025. BPS Kabupaten Magetan.
Bahri, A. I. S., Usman, J., & Fatmawati, F. (2024). Tourism resources development policy in increasing regional original revenue in Bulukumba regency. Journal La Sociale, 5(4), 1082-1090.
Cahyadi, H. S., & Newsome, D. (2021). The post COVID-19 tourism dilemma for geoparks in Indonesia. International Journal of Geoheritage and Parks, 9(2), 199-211.
Creswell, J. W., & Creswell, J. D. (2017). Research design: Qualitative, quantitative, and mixed methods approaches. Sage publications.
Denzin, N. K., & Lincoln, Y. S. (Eds.). (2011). The Sage handbook of qualitative research. sage.
Dewi, T. W. S., & Ma’ruf, M. F. (2025). Pengelolaan Wisata Daerah Untuk Meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (Studi Pada Pengelolaan Wisata Unggulan Kayangan Api Kabupaten Bojonegoro). Media Hukum Indonesia (MHI), 3(3).
Hermin, H., Paranoan, N., & Sabandar, S. Y. (2024). Kontribusi Sektor Pariwisata Terhadap Pendapatan Asli Daerah Kabupaten Mamasa. Jurnal Syntax Admiration, 5(9), 3328-3337.
Huberman, A. M. M. B. (2014). Qualitative data analysis a methods sourcebook.
Kristiana, Y., Pramono, R., Nathalia, T. C., & Goeltom, V. A. H. (2020). Tourism and original local government revenue in Indonesia Tourism Provinces: The Java Island experience. Systematic Reviews in Pharmacy, 11(9), 745-750.
Lincoln, Y. (1980). Guba. E.(1985). Naturalistic inquiry. Beverly Hills: Sage. LincolnNaturalistic Inquiry1985.
Mukaffi, Z., Alim, S., & Tulus, M. (2022). Banyuwangi regional government policy in tourism development and it’s contribution to regional original income (PAD). Jurnal Mantik, 6(2), 1829-1835.
Mzobe, S. C. (2023). Religious tourism and COVID-19: Impacts and recovery strategies in South Africa (Doctoral dissertation, University of Johannesburg).
Ndjurumbaha, V. Y., Tiwu, M. I., & Ballo, F. W. (2024). Peran sektor pariwisata dalam meningkatkan pendapatan asli daerah Kabupaten Sumba Timur. Jurnal Manajemen Dan Ekonomi Kreatif, 2(3), 46-55.
Sulaksana, J., Sudirno, D., & LM, L. S. (2021). Development of agrotourism and its impact on regional tax revenue. MIMBAR: Jurnal Sosial dan Pembangunan, 37(1), 88-100.
Yin, R. K. (2018). Case study research and applications (Vol. 6). Thousand Oaks, CA: Sage.
DOI: https://doi.org/10.20527/jpp.v8i1.18660
Refbacks
- There are currently no refbacks.
.png)












