KINERJA APARATUR PEMERINTAH DALAM PENERBITAN SURAT IZIN USAHA PERDAGANGAN PADA DINAS PENANAMAN MODAL DAN PELAYANAN TERPADU SATU PINTU DI KABUPATEN GUNUNG MAS
Abstract
Masalah pokok dalam penelitian ini adalah Bagaimanakah Kinerja Aparatur Pemerintah dalam Penerbitan Surat Izin Usaha Perdagangan Pada Dinas Penanaman Modal Dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Di Kabupaten Gunung Mas. Dan faktor-faktor yang menghambat kinerja pelayanan penerbitan Surat Izin Usaha Perdagangan. Penelitian ini bertujuan : (1) Untuk mengetahiu keadaan yang sebenarnya terjadi dan memperoleh gambaran tentang berbagai persoalan yang muncul dalam penerbitan Surat Izin Usaha Perdagangan. (2) Untuk mendeskripsikan hal-hal yang berkaitan dengan kinerja pelayanan aparatur pemerintah kepada masyarakat di Kabupaten Gunung Mas. Pendekatan yang digunakan adalah Kualitatif dan jenis penelitian deskriptif. Teknik pengumpulan data menggunakan dua proses kegiatan, yaitu wawancara dan dokumentasi. Sedangkan teknik analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan.
Hasil penelitian menunjukan bahwa (1) kinerja aparatur pemerintah dalam pelayanan penerbitan Surat Izin Usaha Perdagangan pada Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Di Kabupaten Gunung Mas sudah cukup baik karena karakteristik atau indikator good governance seperti kerangka hukum, transparancy dalam menanggapi berbagai keluhan masyarakat dapat terpenuhi dengan baik, responsiveness terhadap kebutuhan dan kondisi pelayanan sudah terlaksana ketika ada keluhan, effectiveness dan efficiency dengan menggunakan sumber yang tersedia sudah dijalankan, serta accountability bisa dipertanggung jawabkan dengan baik. (2) Faktor-faktor yang menghambat kinerja pelayanan penerbitan Surat Izin Usaha Perdagangan jika dilihat dari aspek kinerja aparatur adalah kurangnya sumber daya manusia (Pegawai) adminstrasi, dan adanya petugas yang belum memahami tugasnya.Selain itu dari aspek kualitas pelayanan perizinan seperti sarana dan prasarana masih belum memadai dalam menunjang pekerjaan karena jumlahnya yang minim dan adanya peralatan yang rusak dan belum diperbaiki atau diganti, sehingga dirasakan belum cukup mampu memberikan pelayanan good governance yang baik kepada masyarakat.
Keywords : Kinerja Aparatur dan Good Governance
Full Text:
PDFReferences
Deddy, M., Hendrikus T., G., & Nur, M. A. (2016). Administrasi Publik Untuk Pelayanan Publik. Bandung: ALFABETA.
Dwiyanto, A., etc. (2002). Reformasi Birokrasi Publik Di Indonesia. Yogyakarta: Pusat Studi Kependudukan dan Kebijakan, UGM.
Gaspersz, V. (1997). Manajemen Kualitas, Penerapan Konsep-KonsepKualitas Dalam Manajemen Bisnis Total. Gramedia Pustaka Utama
Hayat. (2017). Manajemen Pelayanan Publik. Jakarta: PT Raja grafindo Persada.
Hasibuan, M. (1996). Organisasi dan Motivasi. Jakarta: PT.Bumi Aksara.
Irawan, P. (2000) Pengembangan Sumber Daya Manusia. Jakarta: Rineka Cipta.
Ismani, H. P. (2003). Pengembangan Sumber Daya Aparatur Negara Menyongsong Abad XXI. Malang: PPs Universitas Brawijaya.
Mangkunegara, A. A. A. P. (2005) Evaluasi Kinerja SDM. Bandung: PT. Revika Aditama.
Oleong, L. (2001) Metodelogi Penelitian Kualitatif. Bandung: PT.Remaja Rosdakarya.
Nawawi. (1997) Manajemen Sumber Daya Manusia. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press Santoso.
Osborne, D., & Ted, G. (2000). Mewirausahakan Birokrasi, Mentransformasikan Semangat Wirausaha Ke Dalam Sektor Publik. Jakarta: PT.Pustaka Binaman Pressindo.
Prawirosentono. (1999) Kebijakan Kinerja Karyawan. Yogyakarta: BPFE.
Rasyid, R. (1997). Makna Pemerintahan, Tinjauan Dari Sudut Etika Dan Kepemimpinan. Jakarta: PT.Yarsif Watampone.
Rivai, V., & Basri, A. F. M. (2005). Performance Appraisal. Jakarta: PT.Raja Grafindo Perkasa.
Ratminto & Winarsih. (2005). Manajemen Pelayanan (Pengembangan Model Konseptual, Penerapan Citizens Charter dan Standar Pelayanan Minimal). Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Sedarmayanti. (2001) Sumber daya Manusia dan Kinerja. Bandung: Mandar Maju.
Siagian, S. P. (2001) Pengembangan Sumber Daya Insani. Jakarta: PT.Sumber Bahagian.
Steers, R. (1985). Efektivitas Organisasi, Diterejemahkan oleh Magdalena Jamin. Jakarta: LPPM Erlangga.
Thoha, M. (1996) Deregulasi dan Debirokratisasi Dalam Upaya Peningkatan Mutu Pelayanan Masyarakat Dalam Pembangunan Administrasi di Indonesia. Jakarta: LP3ES.
Triguno. (1999). Budaya Kerja, Menciptakan Lingkungan yang Kondusif untuk Meningkatkan Produktivitas Kerja. Jakarta: PT. Golden Terayen Press.
Tjiptono, F. (1996) Manajemen Jasa: Yogyakarta: Andi.
Umaar, H. (1988) Riset Sumber Daya Manusia Dalam Organisasi. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.
Wawuranto. (1994) Manajemen Kepegawaian. Yogyakarta: kanisius.
Wibawa, S., etc. (1994). Evaluasi Kebijakan Publik. Jakarta: Rajawali Press.
Peraturan-Peraturan Dan Dokumen-Dokumen
Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2004 Tentang Pemerintah Daerah
Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2014 Tentang Aparatur Sipil Negara
Peraturan Menteri Perdagangan Republik Indonesia nomor 36/M.DAG/PER/9/2007 Tentang Penerbitan Surat Izin Usaha Perdagangan
Keputusan Menteri Perindustrian Dan Perdagangan Nomor 289/MPP/Kep/10/2001 Tentang Ketentuan Standar Pemberian Surat Izin Usaha Perdagangan
Keputusan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara nomor 63 Kep/M.PAN/7/2003, Tentang Penyelenggaraan Pelayanan Publik
Laporan Kinerja Dinas Penanaman Modal Dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kabupaten Gunung Mas Tahun 2019
Pokok-Pokok Penyelenggaraan Pemerintahan Umum, Tahun 2004
Rencana Strategis Dinas Penanaman Modal Dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Tahun 2015-2019 Kabupaten Gunung Mas.
DOI: https://doi.org/10.20527/jpp.v2i2.3124
Refbacks
- There are currently no refbacks.
.png)












