PENGEMBANGAN BAHAN AJAR BERBASIS LITERASI SAINS PADA TOPIK INTERAKSI MAKHLUK HIDUP DENGAN LINGKUNGAN
Abstract
Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan bahan ajar berbasis literasi sains pada topik interaksi makhluk hidup dengan lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kelayakan bahan ajar berdasarkan kevalidan, kepraktisan dan keefektifan. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model pengembangan 4D. Tahap pengembangan yang dilakukan dalam pembuatan modul ini meliputi Define (pendefinisian), Design (perancangan), dan Development (pengembangan). Instrument penelitian yang digunakan adalah lembar validasi bahan ajar, angket respon peserta didik dan tes literasi sains. Berdasarkan hasil uji validitas bahan ajar dinyatakan sangat valid dengan persentase sebesar 85,62%. Bahan ajar yang dikembangkan juga dinyatakan praktis dengan rata-rata 3,48. Kemampuan literasi sains peserta didik yang menggunakan bahan ajar literasi sains meningkat sebesar 0,4. Berdasarkan hal tersebut dapat disimpulkan bahwa bahan ajar berbasis literasi sains pada topik interaksi makhluk hidup dengan lingkungan dinyatakan layak sebagai bahan ajar.
Kata kunci: Bahan ajar; efektifitas; kepraktisan; literasi sains; validitas
Full Text:
PDFReferences
Alkan, F. (2016). Experiential learning: its effects on achievement and scientific process skills.Journal of Turkish Science Education, 13(2), 15-26.
Akbar, S. (2013). Instrumen perangkat pembelajaran. Bandung: PT. Remaja Rosdakarya.
Budiningsih, T.Y., Rusilowati, A., & Marwoto, P. (2015). Pengembangan buku ajar IPA terpadu berorientasi literasi sains materi energi dan suhu. Journal of innovative Science Education, 4(2)
BSNP. (2014).Instrumen penilaian buku teks pelajaran tahun 2014. Jakarta : Badan Standar Nasional Pendidikan
Depdiknas. (2008). Penulisan modul. Jakarta: Depdiknas.
Diana, S., Arif, R., Euis, S.R. (2015). Profil kemampuan literasi sains siswa SMA berdasarkan instrumen scientific literacy assesments (SLA). Seminar Nasional XII Pendidikan Biologi FKIP UNS.
Engels, M., Miller, B., Squires, A., Jennewein, J.S., & Eitel, K. (2017). The confluence approach: developing scientific literacy through project-based learning and place-based education in the context of NGSS. Electronic Journal of Science Education, 23 (3)
Fatmawati, I.N., & Utari, S. (2015). Penerapan levels of inquiry untuk meningkatkan literasi sains siswa SMP tema limbah dan upaya penggulangannya. Edusains, 7(3)
Handayani, G., Adisyahputra., & Reni Indrayanti. (2018). Hubungan keterampilan proses sains terintegrasi dan kemampuan membaca pemahaman terhadap literasi sains pada mahasiswa calon guru biologi. Jurnal Pendidikan Biologi, 11(1), 21-31
Hake, R.R. (1998). Interactive Engagement Versus Traditional Method : A Six-thousand student survey of mechanics test data for introductory physics course. Am. J.Phus. 66 : 64-74
Hidayani, F. (2016). Pengembangan bahan ajar berbasis literasi sains materi fluida statis. Skripsi.
Irwanto., Rohaeti, E., & Prodjosantoso. (2019). Analyzing the relationships between pre-service chemistry teachers’ science process skills and critical thinking skills. Journal of Turkish Science Education, 16(3), 299-313
Judy, Y.D., Avargil, S., Kohen, Z., & Saar, L. (2018). Context-based learning and metecognitive prompts for enhancing scientific text comprehension. International Journal of Science Education, 40(10), 1198-1220.
Kurniawan, W., Darmaji, D., Astalini, A., Agus, D.K., Hidayat, M., Kurniawan, N., & Zaenati,L.N.F. (2019). Multimedia physics practicum reflective material based on problem solving for science process skills. International Journal of Evaluation and Research in Education, 8(4), 590-595
Lapawi, N., & Husnin, H. (2020). The effect of computational thinking module on achievement in science. Science Education International, 31(2), 164-171.
Leksono, S.M., Syachruroji, A., & Marianingsih, P. (2015). Pengembangan bahan ajar biologi konservasi berbasis etnopedagogi. Jurnal Kependidikan, 45(2)
Majid, A. (2013). Perencanan pembelajaran mengembangkan kompetensi guru. Bandung: PT. Remaja Rosdakarya.
Mu’min, S.A. (2013). Teori perkembangan kognitif jean piaget. Jurnal Al-Ta’dib, 6(1), 89-99
Nurjannati, N., Rahmad, M., & Irianti, M. (2017). Pengembangan E-Modul berbasis literasi sains pada materi radiasi elektromagnetik. Physics Education Study Program. University of Riau
National Research Council. (2012). Education for Life and Work : Developing transforable knowledge and skills int 21st century. Washington DC : The National Academies Press
OECD. (2016). PISA 2015 results in focus: What 15 year-olds know and what they can do with what they know. New York: Columbia University
OECD. (2019). PISA 2018: Draft Science Framework. Paris : OECD
Paramita, A.D. (2016). Pengembangan bahan ajar berbasis literasi sains materi suhu dan kalor.Skripsi.
Prastowo, A. (2013). Panduan kreatif membuat bahan ajar inovatif. Yogyakarta: Diva Press
Pratama, H., Sarwanto., & Cari. (2015). Pengembangan modul pembelajaran IPA fisika SMP kelas IX berbasis pendekatan jelajah alam sekitar (JAS) pada materi geraka bumi dan bulan yang terintegrasi budaya jawa. Jurnal Inkuiri, 4(1)
Rahayu, W.E., & Sudarmin. (2015). Pengembangan modul IPA terpadu berbasis etnosains tema energi dalam kehidupan untuk menanamkan jiwa konservasi siswa. Unnes Science Education Journal, 4(2)
Sugiyono. (2015). Metode penelitian dan pengembangan. Bandung: Alfabeta.
Susiati, S., Adisyahputra., & Miarsyah,M. (2018). Hubungan kemampuan membaca pemahaman dan kemampuan berpikir tingkat tinggi dengan kemampuan literasi sains guru biologi SMA. Jurnal Pendidikan Biologi, 11(1), 1-12.
Tim Penyusun. (2016). Pedoman penulisan karya ilmiah. Banjarmasin: FKIP Universitas Lambung Mangkurat
Widoyoko, E.P. (2012). Teknik penyusunan instrumen penelitian. Yogyakarta : Pustaka Pelajar
Wilkinson, J. (1999). A Quantitative Analysis of Physics for Scientific Literacy Themes.Research in Science Education, 29 (3)
Winata, A., Cacik, S., & Seftia, I.R.W. (2016). Analisis kemampuan awal literasi sains mahasiswa pada konsep IPA. Education and Human Development Journal, 01 (01)
Refbacks
- There are currently no refbacks.
