Ketimpangan Sosial Ekonomi Dalam Dinamika Politik Kontemporer

Muhammad Fajar, Syamsu Kamaruddin, A. Octamaya Tenri Awaru

Abstract


This study explores socioeconomic inequality within the context of contemporary political dynamics as a multidimensional issue with broad implications for social stability and democratic quality. Inequality is reflected not only in the unequal distribution of wealth and access to education, healthcare, and employment, but also in political participation and representation in public decision-making. Using a qualitative approach through a literature review method, this research analyzes various relevant academic and media sources. The findings reveal that rising inequality weakens social cohesion, erodes public trust in state institutions, and fuels the emergence of populism and authoritarian tendencies. Furthermore, inequality strengthens the dominance of economic-political elites in democratic systems, leading to a form of exclusive democracy that remains procedural but loses its representative substance. Thus, addressing socioeconomic inequality is not only an economic responsibility but also a crucial political strategy to safeguard the sustainability of an inclusive and just democracy.

Keywords


Socioeconomic inequality, democracy, contemporary politics

Full Text:

PDF

References


Acemoglu, D., & Robinson, J. A. (2019). The Narrow Corridor: States, Societies, and the Fate of Liberty. New York: Penguin Press.

Arwiyah, M. Y. (2012). Status sosial ekonomi dan kualitas partai politik dalam meningkatkan partisipasi politik. MIMBAR: Jurnal Sosial dan Pembangunan, 28(1), 85-92.

Bahari, Y. (2010). Karl marx: sekelumit tentang hidup dan pemikirannya. Jurnal Pendidikan Sosiologi dan Humaniora, 1(1).

Brutu, S., Nainggolan, J. A., Sembiring, G. R., Trisna, W. A., Nainggolan, G., Andini, P., & Prayetno, P. (2024). Analisis Hubungan Status Sosial Ekonomi Terhadap Partisipasi Politik Warga Negara (Studi Kasus di Desa Bandar Klippa Kecamatan Percut Sei Tuan). Indonesian Journal of Education and Development Research, 2(1), 137-146.

Budiatri, A. P., & WIRATRAMAN, H. (Eds.). (2022). Demokrasi tanpa demos: refleksi 100 ilmuwan sosial politik tentang kemunduran demokrasi di Indonesia. Lp3es.

Darmalaksana, W. (2020). Metode penelitian kualitatif studi pustaka dan studi lapangan. Pre-Print Digital Library UIN Sunan Gunung Djati Bandung.

Denny, J. A. (2021). Jatuhnya Soeharto dan transisi demokrasi Indonesia. Cerah Budaya Indonesia.

Dwiningwarni, S. S., & Amrulloh, A. Z. (2020). Peranan pengelolaan dana desa untuk meningkatkan pendapatan masyarakat di Jombang Jawa Timur. EKUITAS (Jurnal Ekonomi dan Keuangan), 4(1), 1-20.

Hababil, M. P., Firdaus, M. K., Nazhmi, N., Hamdani, M. D., Alghifary, M. R., & Fadilla, A. (2024). Analisis Pengaruh Pemerataan Ekonomi Dalam Upaya Menghapus Ketimpangan Sosial-Ekonomi Antar Masyarakat. Journal of Macroeconomics and Social Development, 1(4), 1-9.

Irawan, A. D. (2022). Pengaruh pandemi dalam menciptakan ketimpangan sosial ekonomi antara pejabat negara dan masyarakat. Jurnal Citizenship Virtues, 2(1), 251-262.

Kartiningrum, E. D. (2015). Panduan penyusunan studi literatur. Lembaga Penelitian Dan Pengabdian Masyarakat Politeknik Kesehatan Majapahit, Mojokerto, 1-9.

Kogoya, W., Lefaan, A., Jamal, O., & Timisela, M. (2025). Buku Ajar Sosiologi Politik.

Penerbit Widina.

Maria, H., Laurens, I., Patoo, H., & Sapa, A. (2023). Transformasi sosial melalui lensa teologi: Memahami peran agama dalam mengatasi ketimpangan sosial pada konteks kontemporer. Kingdom, 3(2), 108-121.

Milanovic, B. (2016). Global Inequality: A New Approach for the Age of Globalization.

Cambridge, MA: Harvard University Press.

Nugroho, A. C. (2021). Teori utama sosiologi komunikasi (fungsionalisme struktural, teori konflik, interaksi simbolik). Majalah Semi Ilmiah Populer Komunikasi Massa, 2(2).

Nugroho, M. B. A., & Hosnah, A. U. (2024). Problematika Oligarki Dalam Partai Politik Yang Memicu Lahirnya Tindak Pidana Korupsi. Palar (Pakuan Law review), 10(2), 31-42.

Oxfam International. (2023). Survival of the Richest: How We Must Tax the Super-Rich Now to Fight Inequality.

Piketty, T. (2020). Capital and Ideology. Cambridge, MA: Harvard University Press.

Polii, J. L. S. S. (2024). Keadilan dalam inklusi menyuarakan hak-hak minoritas di tengah dinamika global. Gema Edukasi Mandiri.

Purnama, R., & Dewi, M. T. F. (2020). Pengaruh Status Sosial Ekonomi Terhadap Partisipasi Politik Pemilihan Umum Kepala Daerah Pada Masyarakat Kecamatan Langensari Kota Banjar Tahun 2018. Moderat: Jurnal Ilmiah Ilmu Pemerintahan, 6(2), 245-256.

Rahman, H. (2017). Potret pertumbuhan ekonomi, kesenjangan dan kemiskinan di Indonesia dalam tinjauan ekonomi politik pembangunan. Ilmu dan Budaya, 40(55).

Ramadhan, M. (2018). Politik Ekonomi Islam Dalam Narasi Pembangunan Nasional. LKiS.

Raya, D., Rizky, R., Robiatul, C., Az-zahra, J., Azizah, W., & Rafa, M. (2024). Sumber kekuasaan dalam negara: Analisis berdasarkan teori konflik Karl Marx. Public Sphere: Jurnal Sosial Politik, Pemerintahan dan Hukum, 3(2).

Rosidi, S. (2021). Sakban rosidi: membaca berlensa sosiologis, menulis bernalar pedagogis.

Publica Indonesia Utama.

Supriawan, E. (2024). Strategi mengatasi ketimpangan pendapatan di masyarakat. Circle Archive, 1(5).

Syarif, M. A. (2016). Pengaruh Sosialisasi Politik dan Status Sosial Ekonomi Terhadap Partisipasi Politik Pada Pemilihan Walikota 2015 di Kelurahan Air Putih Kota Samarinda. E-Journal Pemerintahan Integratif, 4(4), 547-561.

Triatmo, A. W. (2022). Resistensi Petani Terhadap Hegemoni Kapitalisme, Studi Kasus Pemberdayaan Sanggar “Rojo Lele” di Delanggu Klaten.

Tualeka, M. W. N. (2017). Teori konflik sosiologi klasik dan modern. Al-Hikmah: Jurnal studi Agama-agama, 3(1), 32-48.

Wardoyo, Y. A. (2024). Determinan Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Pada Sistem Ekonomi Terbuka Periode 2011-2020. Jurnal Ekonomi Pendidikan dan Kewirausahaan, 12(1), 165-186.

Winarno, B. (2014). Dinamika isu-isu global kontemporer. CAPS.




DOI: https://doi.org/10.20527/jtamps.v5i2.17191

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


JTAMPS Telah Terindeks Oleh :

    

JTAMPS Flag Counter Sejak Desember 2022:

Flag Counter 

Lisensi Creative Commons
Ciptaan disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa 4.0 Internasional.