Kegiatan Wirausaha Penjahit Pakaian Di Desa Bungin Kecamatan Banua Lawas Kabupaten Tabalong
Abstract
Banyak yang berwirausaha telah membangun usaha yang sama dengan usaha orang lain yang tidak jauh di sekitarnya, yaitu usaha menjahit pakaian. Ketatnya persaingan usaha menjahit pakaian yang terjadi tetap membuat mereka masih mampu mempertahankan usaha penjahit pakaian. Hal ini terjadi di Desa Bungin Kecamatan Banua Lawas Kabupaten Tabalong. Untuk itu penelitian ini bertujuan untuk mendapat gambaran menyeluruh mengenai gambaran kehidupan kewirausahaan penjahit pakaian pada masyarakat Desa Bungin Kecamatan Banua Lawas Kabupaten Tabalong Provinsi Kalimantan Selatan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Hal yang melatar belakangi dipilihnya usaha penjahit pakaian di Desa Bungin Kecamatan Banua Lawas. Pertama, Coba-coba untuk berwirausaha. Kedua, sengaja ingin berwirausaha. Ketiga, keluarga pengusaha. Keempat, lingkungan sosial, (2) Strategi saat memulai usaha yaitu melihat keadaan pasar atau analisis pasar. Penjahit pakaian pada awal berwirausaha akan memberikan harga yang lebih murah. Strategi lain saat memulai usaha yaitu dengan mencari kerjasama. Strategi bertahannya usaha, strategi yang dilakukan ialah memberikan harga yang lebih murah daripada harga penjahit yang sudah lama dan memberikan kualitas jahitan yang baik. Mendengarkan apa kehendak pelanggan mereka dan memyediakan referensi gambar model pakaian. Berbicara jujur yaitu tidak pernah memberikan harapan-harapan kepada pelanggan. Memberikan potongan harga dan garansi. Mengunggah hasil jahitan ke media sosial dan memasang target penyelesaian jahitan pelanggan. Terakhir adalah menyediakan berbagai variasi aksesoris.
Kata kunci: Wirausaha, Penjahit Pakaian dan Strategi Mempertahankan Usaha.
Full Text:
PDFReferences
Abdulsyani. 2002. Sosiologi Skematika, Teori, dan Terapan. Jakarta: PT. Bumi Aksara.
Soekanto Soejono. 2007. Sosiologi Suatu Pengantar. Jakarta; PT RajaGrafindo.
Sulaksono, Dwi Putro. 2007. Determinisme Dan Perubahan Kebudayaan. Banjarmasin:
Program Studi Sosiologi-Antropologi Dan Fkip Universitas Lambung Mangkurat
Suryana. 2006. Kewirausahaan Pedoman Praktis:Kiat Dan Proses Menuju Sukses. Jakarta:
Salemba Empat.
Budihardjo, Eko dan Djoko Sujarto. 1999. Kota Berkelanjutan. Bandung: Alumni.
Budyatna, Muhammad dan Leila Mona Ganiem. 2012. Teori Komunikasi Antarpribadi.
Jakarta: Kencana Prenada Media Grup.
Bungin, Burhan. 2014. Sosiologi Komunikasi: Teori, Paradigma dan Diskursus Teknologi Komunikasi di Masyarakat. Jakarta: Kencana.
Coleman, James. 2011 Dasar-Dasar Teori Sosial. Bandung : Nusa Media
Djamarah, Syaiful Bahri. 2014. Pola Asuh Orang Tua dan Komunikasi dalam Keluarga.
Jakarta: Rineka Cipta.
Djojodibroto. 2004. Tradisi Kehidupan Akademik. Yogyakarta: Galang Press.
Evers, Hans Dieter. 1986. Sosiologi Perkotaan (Urbanisasi dan Sengketa Tanah di Indonesia &Malaysia). Jakarta: LP3ES.
Faisal, Sanapiah. 1999. Format-Format Penelitian Sosial. Jakarta: PT Raja Grapindo Persada.
Gea, Antonius A. dkk. 2002. Relasi Dengan Sesama. Jakarta: PT Elex Media Komputindo.
Hakim, Rustam dan Hardi Utomo. 2003. Komponen Perancangan Arsitektur Lansekap.
Jakarta: PT Bumi Aksara.
Hardiman, F. Budi. 2010. Ruang Publik. Yogyakarta: Kanisius.
Hariyono, Paulus. 2007. Sosiologi Kota Untuk Arsitek. Jakarta: Bumi Aksara.
Hartini dan Kartasapoetra. 2007. Kamus Sosiologi dan Kependudukan. Jakarta: Bumi Aksara.
Herimanto Winarno. 2009. Ilmu Sosial dan Budaya Dasar. Jakarta: Bumi Aksara.
Hidayat, Y., & Nur, R. (2021). Trust and Ethics in the Social Network of Oil Palm Traders : Lessons from Indonesia. 525(Icsse 2020), 352–357
Indivara, Nadia. 2009. Aneka Bisnis Rumahan. Yogyakarta: GalangPress
Liliweri, Alo. 2014. Sosiologi dan Komunikasi Organisasi. Jakarta: Bumi Aksara.
Marsyangm. 1999. Manajemen Jasa Pendekatan Terpadu. Bogor: Galia Indonesia.
Muda, Ahmad A.K. 2006. Kamus Lengkap Bahasa Indonesia. Bandung: Rality Publisher.
Mulyana, Deddy. 2014. Ilmu Komunikasi Suatu Pengantar. Bandung: PT Remaja Rasdokarya.
Mulyono, Anton M. 2001. Kamus Besar Indonesia. Jakarta: Balai pustaka.
Narwoko, J. Dwi dan Bagong Suryanto. 2007.Sosiologi:Teks Pengantar dan Terapan. Jakarta: Rineka Cipta.
Nasdian, Fredian Tonny. 2015. Sosiologi Umum. Jakarta: Yayasan Obor Indonesia.
Nur, R., & Widayati, Cucu, P, R. (2021). Development in Bulukumba District ( Case Study of Economic Growth T hrough the Leading Village Sector in Bulukumpa District ). 525(Icsse 2020), 389–393. https://doi.org/https://doi.org/10.2991/assehr.k.210222.064
Pace, R. Wayne dan Don F. Faules. 1998. Komunikasi Organisasi. Bandung: Remaja Rosdakarya.
Pelly, Usman dan Asih Minanti. 1994. Teori-Teori Sosial Budaya. Jakarta: Depdikbud.
Poerwadarminta, W.J.S. 1976. Kamus Umum Bahasa Indonesia. Jakarta: PN Balai Pustaka.
Ritzer, George dan Douglas J. Goodman. 2009. Teori Sosiologi: Dari Teori Sosiologi Klasik dampai perkembangan Mutakhir Teori Sosial Postmodern. Yogyakarta: Kreasi Wacana.
Ruben, Brent D. dan Lea P. Steward. 2014.Komunikasi dan Perilaku Manusia. Jakarta:
Rajawali Pers.
Setiadi,et al. 2006. Ilmu Sosial dan Budaya Dasar. Jakarta: Kencana.
Siahaan, Hotman. 1986. Pengantar Kearah Sejarah dan Teori Sosiologi. Jakarta: Erlangga.
Soekanto, Soerjono. 2007. Sosiologi Suatu Pengantar. Jakarta: Rajawali
DOI: https://doi.org/10.20527/jtamps.v1i1.3254
Refbacks
- There are currently no refbacks.
JTAMPS Telah Terindeks Oleh :
JTAMPS Flag Counter Sejak Desember 2022:

Ciptaan disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa 4.0 Internasional.


