Jaringan Sosial Pedagang Pakaian Bekas Di Pasar Subuh Jalan Pasar Baru Kelurahan Kertak Baru Ilir Kecamatan Banjarmasin Tengah Kota Banjarmasin

Lisna Muzdalifah, Yusuf Hidayat, Syahlan Mattiro

Abstract


Kesuksesan dalam berdagang pakaian bekas ditentukan oleh seberapa besar pedagang dapat mengakses barang-barang bekas yang masih pantas serta layak untuk dijual dan hal tersebut dapat diakses dan dapat diraih melalui jaringan sosial yang dibangun diantara pedagang pakaian bekas dengan pedagang besar (grosir) dan pedagang pakaian bekas dengan reseller. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mengetahui terbentuknya jaringan sosial pedagang pakaian bekas di Pasar Subuh, (2) mengetahui upaya pedagang pakaian bekas memelihara jaringan sosial di Pasar Subuh. Metode yang dipilih penelitian ini adalah metode penelitian kualitatif. Bertempat di Pasar Subuh Jalan Pasar Baru Kel. Kertak Baru Ilir Kec. Banjarmasin Tengah Kota Banjarmasin. Sumber data penelitian ini purposive sampling. Pengumpulan data dengan teknik wawancara, observasi, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan langkah-langkah reduki data, penyajian data, dan verifikasi. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa: (1) Terbentuknya jaringan sosial pedagang pakaian bekas ada dua yakni: (a) Jaringan sosial pedagang pakaian bekas dengan pedagang besar (grosir) didalamnya ada resiprositas (hubungan timbal balik), kepercayaan (trust), dan peraturan atau norma-norma). (b) Jaringan sosial pedagang pakaian bekas dengan reseller didalamnya ada hubungan saling menguntungkan. (2) Upaya pedagang pakaian bekas memelihara jaringan sosial dengan pedagang besar (grosir) dengan cara: (a) memelihara kepercayaan (b) memelihara hubungan resiprositas dan (c) memelihara peraturan atau norma-norma. Upaya pedagang pakaian bekas memelihara jaringan sosial dengan reseller dengan cara: (a) memelihara sikap dan (b) memelihara dengan memberikan potongan harga.


Keywords


Jaringan Sosial, Pedagang Pakaian Bekas, Pasar Subuh.

Full Text:

PDF

References


Agusyanto, R. (2014). Jaringan Sosial dalam Organisasi. Rajawali Press.

Damsar, I. (2016). Pengantar Sosiologi Ekonomi. Prenada Media Grup.

Hidayat, Y., & Nur, R. (2021). Trust and Ethics in the Social Network of Oil Palm Traders : Lessons from Indonesia. 525(Icsse 2020), 352–357.

Indrayani, D. dan. (2009). Pengantar Sosiologi Pedesaan. Kencana.

Mursid. (1997). Manajemen Pemasaran. Bumi Aksara.

Rahmat, R. P., & Cucu, N. (2021). Local Wisdom of Bugis Makassar Siri ‘ na Pacce from Millennials G lasses. 525(Icsse 2020), 323–328.

Sairin, S. (2002). Pengantar Sosiologi. Pustaka Pelajar.

Widaty, C., Apriati, Y., Hudaya, A., & Kusuma, S. (2021). Makna Upacara Balian dalam Ritual Pengobatan Tradisional Suku Paser Kabupaten Paser The Meaning of the Balian Ceremony in the Traditional Medicine Ritual of Paser Tribe , Paser Regency. 6(1), 55–64.

Widayati, C., & Rahmat, R. P. (2021). Strengthening Social Capital in Empowering Village Farming Communities in Padaherang District , Pangandaran Regency. 525(Icsse 2020), 362–367.




DOI: https://doi.org/10.20527/jtamps.v1i2.4184

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


JTAMPS Telah Terindeks Oleh :

    

JTAMPS Flag Counter Sejak Desember 2022:

Flag Counter 

Lisensi Creative Commons
Ciptaan disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa 4.0 Internasional.