Penunggu Kubur di Desa Cakeru Kecamatan Amuntai Utara Kabupaten Hulu Sungai Utara

Annisa Khalida, Yuli Apriati, Laila Azkia

Abstract


. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) Alasan para penunggu kuburan mau menunggukan kubur (2) pengalaman beragama yang didapatkan penunggu kubur saat menunggu kubur. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif. Sumber data dipilih secara Snowball sampling. Hasil penelitian menemukan bahwa (1). Terdapat 4 alasan para penunggu kuburan dalam menunggu kubur yaitu: a). ingin melaksanakan amanah orang lain. b). memberikan pertolongan. c). meningkatkan ibadah. d). mendapatkan imbalan. (2). Terdapat 4 bentuk pengalaman beragama penunggu kubur saat menunggu kubur yaitu: (a) pengalaman fisiologis yaitu bisa merasakan imbas dari kuburan yang dijaga. (b). pengalaman sosial-psikologis yaitu mencium bau dari kuburan yang ditunggu, melihat ular yang muncul tiba-tiba dikuburan dan kuburan yang ditunggu longsor tanpa ada hal apapun yang menyebabkan kuburan tersebut longsor. (c). pengalaman para-psikologis yaitu bertemu dengan guru dan guru tersebut berkata bahwa suatu saat akan menjadi ahli fiqih, diganggu makluk halus seperti melihat tuyul, diselentik ditelingga hingga bengkak dan mendengar suara-suara aneh. (d). pengalaman spiritual/ kerohanian yaitu melihat kuburan yang ditunggu mengeluarkan gemerlap cahaya kuning keputih -putihan dan melihat kuburan yang dijaga longsor hingga terlihat mayat yang ada didalam kubur membelakangi kiblat.

Keywords


Penunggu Kubur, Tindakan, Pengalaman Beragama

Full Text:

PDF

References


Agus, Bustanudin. 2006. Agama dalam Kehidupan Manusia: Jakarta: PT Raja Grafindo Persada

Alfisyah. 2019. “Tradisi Makan Urang Banjar (Kajian Folklor Atas Pola Makan Masyarakat Lahab Basah).” Jurnal Pendidikan Sosiologi Antropologi 1 (3): 97–109.

Apriati, Y, and C Widaty. 2021. “Kerjasama Orang Tua Dan Sekolah Dalam Mewujudkan Harmoni Pada Paud Rumah Belajar Senyum Di Banjarmasin” 11 (10): 1023–34. https://repo-dosen.ulm.ac.id/handle/123456789/20505.

Basid & Niswah. 2018. Tindakan Sosial Tokoh Husna dalam Novel Lovely Hana Karya Indra Rahmawati Berdasarkan Persfektif Max Weber. Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya. Volume XIV No.1

Daud, Alfani.1997. Islam dan Masyarakat Banjar Deskripsi danAnalisa Kebudayaan Banjar. PT Raja Grafindo Persada. Jakarta

Hartami, Iti. 2015. Ritual Adat Kematian Ijame Pada Masyarakat Dayak Ma’anyan di Desa Siong Kecamatan Paju Epat Kabupaten Tamiang Layang Provinsi Kalimantan Tengah. Banjarmasin: Skripsi FKIP Sosiologi Antropologi ULM Banjarmasin

Hidayat, Yusuf. 2013. “Sistem Perladangan Berpindah Sebagai Local Genius Pada Masyarakat Bukit Di Pegunungan Meratus, Kalimantan Selatan.” Jurnal Vidya Karya 28 (1): 82–88.

Indriyanti. 2018. Ritual Kematian Babukung Pada Masyarakat Suku Dayak Tomun di Kelurahan Kudangan Kecamatan Delang Kabupaten Lamandau Provinsi Kalimantan Tengah. Banjarmasin : Skripsi FKIP Sosiologi Antropologi Banjarmasin

Nasrullah, N, and S. Ruswinarsih. 2019. “Manusia Sungai (Analisis Wacana Kritis Lagu Banjar Karya Anang Ardiansyah.” Seminar Lingkungan Lahan Basah 2019 4 (April): 437–46. snllb.ulm.ac.id/prosiding/index.php/snllb-lit/article/view/227.

Pujiastuti, Triyani. 2017. Konsep Pengalaman Keagaman Joachim Wach. Jurnal Syiar Vol.7 No.2

Ritzer & Stepnisky. 2018. Teori Sosiologi Edisi 10. Yogyakarta : Pustaka Pelajar

Ruswinarsih, Sigit, and Reski P. 2021. “Modernisasi (Studi Pada Aktor Pertanian Lahan Basah Desa Samuda).” Jurnal Ilmiah Mandala Education 7 (4): 2019–22. https://doi.org/10.36312/jime.v7i4.2485.

Subandi. 1997. Tema-tema Pengalaman Beragama Pengamal Dzikir. Jurnal Psikologi .Vol 3 No.1

Sudarminta, J. 2002. Epistimologi Dasar Pengantar Filsafat Pengetahuan. Yogyakarta : Kanisius

Suryadi. 2013. Aruh Mamalie Buntang Mate Pada Masyarakat Dayak Deah di Desa Kaong Kecamatan Upau Kabupaten Tabalong (Studi Pada Kajian Religi). Banjarmasin : Skripsi FKIP Sosiologi Antropologi Banjarmasin

Syam, Nina. 2012. Sosiologi Sebagai Akar Ilmu Komunikasi. Bandung: PT Remaja Roskakarya Offset

Wirawan. 2012. Teori-Teori Sosial Dalam Tiga Paradigma. Jakarta: Kencana Prenada Media Group.

Widaty, Cucu. 2022. “Kajian Masyarakat Banjar Tentang Upacara Ngaben Agama Hindu Didesa Tajau Pecah Kecamatan Batu Ampar Pelaihari Kalimantan Selatan” 8 (3): 2489–96. https://doi.org/10.36312/jime.v8i3.3803/http.

Widaty, Cucu, Yuli Apriati, Aldian Hudaya, and Siska Kusuma. 2021. “Makna Upacara Balian Dalam Ritual Pengobatan Tradisional Suku Paser Kabupaten Paser.” Jurnal Sosiologi Pendidikan Humanis 6 (1): 55. https://doi.org/10.17977/um021v6i1p55-64.

W. Kusuma. 2015. Motivasi Masyarakat Palangkaraya Dalam Pel aksanaan Tradisi Menunggu kubur Dalam Tinjauan Hukum Islam. Jurnal Studi Agama Dan Masyarakat. Volume 11 No. 2




DOI: https://doi.org/10.20527/jtamps.v2i2.6467

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


JTAMPS Telah Terindeks Oleh :

    

JTAMPS Flag Counter Sejak Desember 2022:

Flag Counter 

Lisensi Creative Commons
Ciptaan disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa 4.0 Internasional.