PERBEDAAN STRES AKADEMIK PADA SISWA YANG BERSEKOLAH FULL DAY DAN YANG TIDAK FULL DAY DI MAN TANAH BUMBU DAN MAN 3 BANJARMASIN

Anggi Diono Kusuma, Dwi Nur Rachmah, Rooswita Santia Dewi

Abstract


Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada tidaknya perbedaan stress akademik pada siswa yang bersekolah full day dan yang tidak full day di MAN Tanah Bumbu dan MAN 3 Banjarmasin. Hipotesis yang diajukan adalah ada perbedaan stress akademik pada siswa yang bersekolah full day dan yang tidak full day di MAN Tanah Bumbu dan MAN 3 Banjarmasin. Populasi penelitian ini yaitu peserta didik MAN Tanah Bumbu dan MAN 3 Banjarmasin berjumlah 405 orang. Teknik pengambilan sampel pada penelitian ini adalah menggunakan teknik sampel jenuh dan purposive random sampling, yaitu peserta didik MAN Tanah Bumbu diambil keseluruhan yaitu 144 orang dan MAN 3 Banjarmasin sebanyak 144 orang. Karena subjek berjumlah 261, maka peneliti mengambil sejumlah 55% agar mendekati dari jumlah sampel di penelitian MAN Tanah Bumbu sehingga didapat perhitungan 143, 55 atau dibulatkan menjadi 144. Metode analisis data menggunakan t-test dan metode pengumpulan datanya menggunakan skala stress akademik. Hasil yang diperoleh perbedaan stress akademik antara peserta didik di MAN Tanah Bumbu dan MAN 3 Banjarmasin dengan t hitung < t tabel (1,314 < 1,96) dan signifikansi (0, 190 > 0,05). Berdasarkan hasil penelitian dapat ditarik kesimpulan bahwa tidak ada perbedaan stress akademik antara peserta didik MAN Tanah Bumbu dan MAN 3 Banjarmasin. Namun, dalam penelitian ini, tingkat stress akademik antara siswa MAN full Day dan MAN tidak full Day memiliki kategori yang berbeda pada MAN full day berada dalam kategori lebih tinggi, sedangkan pada MAN tidak full day dalam kategori rendah. Hal ini terlihat pada nilai rata-rata stress akademik pada peserta didik MAN Tanah Bumbu dan MAN 3 Banjarmasin yaitu 227,71 > 223,85. Adapun dimensi yang paling menonjol perbedaannya pada peserta didik MAN Tanah Bumbu dan MAN 3 Banjarmasin terlihat pada dimensi Worry About Grades yang paling menonjol perbedaannya yaitu sebesar 320,11 : 309,90.

Full Text:

PDF

References


Adawiyah, W. (2016). Terapi Spiritual Emotional Freedom Technique (Seft) Untuk Menurunkan Tingkat Stres Akademik Pada Siswa Menengah Atas Di Pondok Pesantren. Jurnal Ilmiah Psikologi Terapan, 4(2), 228-

Diakses pada 27 Oktober 2016 dari http://ejournal.umm.ac.id/index.php/ji pt/article/view/3523http://ejournal.u mm.ac.id/index.php/jipt/article/view/ 3523

Arikunto, Suharsimi. (2010). Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktek, Jakarta: Penerbit Rineka Cipta

Azwar, S. (2014). Reliabilitas dan validitas.

Yogyakarta: Pustaka Belajar.

Desmita. (2017). Psikologi Perkembangan Peserta Didik. Bandung: PT. Remaja Rosdakarya

Heiman, T. & Kariv, D. (2005). Task- Oriented versus Emotion- Oriented Coping Strategies: The Case of College Students. College Student Journal, 39 (1): 72-89. Diakses tanggal 7 Desember 2016 dari http://www.freepatentsonline.com/art icle/CollegeStudentJournal/13131824

.html

Joharmi. (2017). Factors - Factors Related To The Event Dysmenorrhea In Grade X In Smk As Syifa Kisaran Tahun 2015. Jurnal Ilmiah Kohesi, 1(1). Diakses tanggal 7 Desember 2016 dari http://sciencemakarioz.org/jurnal/ind ex.php/KOHESI/article/download/59/ pdf

Kaplan, R.M., Saccuzo, D. P. (2005). Psychological Testing : Principles, Applications and Issues. Wadsworth, Cengage Learning. Diakses tanggal 6Mei 2016 dari https://www.researchgate.net/profile/ Avi_Kaplan/publication/226408169_ The_Contributions_and_Prospects_of

_Goal_Orientation_Theory/links/09e 41507c39c0532ab000000.pdf

Lal, K. (2014). Academic Stress Among Adolescent In Relation To Intelligence and Demographic Factors. American International Journal of Research in Humanities, Arts and Social Sciences Vol. 5 No.1, ISSN 2328-3696. Diakses tanggal 24 Maret 2017 dari http://iasir.net/AIJRHASSpapers/AIJRHASS14-150.pdf

Liu, Y. & Lu, Z. (2011). The Chinese high school student’s stress in the school and academic achievement. Educational Psychology Vol.31 No.1, 27–35,. Diakses tanggal 24 Maret 2017 dari http://intercontinental- academia.ubias.net/people/candidates/liu1

Nurmaliyah, F. (2014). Menurunkan Stres Akademik Siswa dengan Menggunakan Teknik Self- Instruction. Jurnal Pendidikan Humaniora Vol. 2 No. 3, 273-282. Diakses tanggal 8 September 2016 dari http://journal.um.ac.id/index.php/jph/ article/download/4469/951

Refliandra, Rina., & Muslimin, Zidni I., (2011). Perbedaan Tingkat Stres Antara Siswa Sekolah Dasar Yang Bersistem Full Day dan Half Day. Jurnal, 6(1), 40-44.Yogyakarta. Diakses pada 20 November 2017 dari http://fpsi.unissula.ac.id/images/61zid ni%20immawan%2040-44.pdf

Sobri, Y. (2012). Prosiding Seminar Nasional Pendidikan 2017 Penerapan Full Day School Dalam Multi Perspektif. ISBN: 978-602-71836-2-9.

Pascasarjana Universitas Negeri Malang.

Sugiyono. (2013). Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif dan R&D. Bandung : Alfabeta.

Sun, J., Dunne, M. P., Hou, X. Y., & Xu, A. Q. (2011). Educational Stress Scale for Adolescents: Development, validity, and reliability with Chinese students. Journal of Psychoeducational Assessment, 29(6), 534-546. Diakses pada 30 Maret 2017 dari http://journals.sagepub.com/doi/pdf/1 0.1177/0734282910394976

Taufik, T., & Ifdil, I. (2013). Kondisi Stres Akademik Siswa SMA Negeri di Kota Padang. Jurnal Konseling dan Pendidikan, 1(2), 143-150. Diakses

pada 30 Maret 2017 dari http://download.portalgaruda.org/arti cle.php?article=261852&val=4796&t itle=Kondisi%20%20Stres%20Akade mik%20Siswa%20SMA%20Negeri% 20%20di%20Kota%20Padang

Yamin, M. (2017). Anak rentan stres dan frustasi. Banjarmasin post, Juni, 2017, pp. 4-7




DOI: https://doi.org/10.20527/kognisia.2018.04.009

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2020 Anggi Diono Kusuma, Dwi Nur Rachmah, Rooswita Santia Dewi

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.