Hubungan Kualitas Kehidupan Kerja dengan Keterikatan Kerja pada Perawat Rumah Sakit Daerah Idaman Kota Banjarbaru

Dina Nurliani, Rooswita Santia Dewi, Rendy Alfiannoor Achmad

Abstract


Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kualitas kehidupan kerja dengan keterikatan kerja pada perawat Rumah Sakit Daerah Idaman Kota Banjarbaru. Populasi dalam penelitian ini adalah 261 orang perawat Rumah Sakit Daerah Idaman Kota Banjarbaru. Teknik pengambilan sampel yang digunakan pada penelitian ini adalah purposive sampling dengan kriteria subjek berupa perawat yang aktif, berusia ≥ 21 tahun, dan telah memiliki lama bekerja ≥ 2 tahun. Subjek penelitian berjumlah 120 orang perawat. Pengumpulan data menggunakan dua alat ukur yaitu skala kualitas kehidupan kerja dan skala keterikatan kerja. Analisis data menggunakan analisis korelasional, didapatkan hubungan positif antara kualitas kehidupan kerja dengan keterikatan kerja. Hal ini menunjukkan bahwa semakin tinggi kualitas kehidupan kerja maka semakin tinggi pula keterikatan kerja, sebaliknya, semakin rendah kualitas kehidupan kerja maka semakin rendah pula keterikatan kerja. Koefisien determinasi menunjukkan sumbangan efektif kualitas kehidupan kerja dengan keterikatan kerja sebesar 5,5% sedangkan 94,5% merupakan sumbangan dari faktor lain.

 

Kata Kunci: Kualitas Kehidupan Kerja, Keterikatan Kerja, Perawat


Full Text:

PDF

References


Alqarni, S. A. Y. (2016). Quality of work life as a predictor of work engagement among the teaching faculty at king abdulaziz university. International Journal Of Humanities And Social Science, 6(8), 118-135.

Anggraini, R., & Thamrin, W. P. (2019). Pengaruh quality of worklife terhadap komitmen keorganisasian pada pegawai bmkg. Jurnal Psikologi, 12(1). 64-75.

ArunKumar, K., & Renugadevi, R. (2013). Antecedents and consequences of employee engagement-A hypothetical approach. Journal of Business and Management, 9(3), 52-57.

Bakker, A. B. (2011). An evidence-based model of work engagement. Current Directions In Psychological Science, 20(4), 265-269.

Bakker, A. B., & Demerouti, E. (2008). Towards a model of work engagement. Career Development International, 13(3), 209-223

Bakker, A.B., Leiter, M.P. (2010). Work engagement: a handbook of essential theory and research. New York: Psychology Press.

Elliott, D., Aitken, L., Chaboyer, W. (2012). AACN’s critical care nursing. Australia : Elsevier

Hasmalawati, N., & Restya, W. P. D. (2017). Hubungan kualitas kehidupan kerja terhadap motivasi kerja karyawan di puskesmas paya bakong aceh utara. Jurnal Sains Psikologi, 6(2), 63-67.

Imanullah, P., Pasinringi, S. A., & Ansiariadi. (2018). Hubungan quality of worklife (qwl) terhadap kinerja dokter di rsud syekh yusuf kabupaten gowa. JKMM. 2(1), 208-214.

Indrianti, R., & Hadi, C. (2012). Hubungan antara modal psikologis dengan keterikatan kerja pada perawat di instalasi rawat inap rumah sakit jiwa menur surabaya. Jurnal Psikologi Industri Dan Organisasi, 1(2), 110-115.

Irmawati, I., & Kn, A.,S.,W. (2017). Pengaruh quality of work life, self determination, dan job performance terhadap work engagement karyawan. Jurnal Ekonomi Manajemen Sumber Daya, 19(1), 27-36

Kanten, S., & Sadullah, O. (2012). An empirical research on relationship quality of work life and work engagement. Procedia-Social And Behavioral Sciences, 62, 360-366.

Kementrian Kesehatan RI. (2018). Profil Kesehatan Indonesia 2018. Jakarta : KemenkesRI. https://pusdatin.kemkes.go.id/resources/download/pusdatin/profil-kesehatan- indonesia/Data-dan-Informasi_Profil-Kesehatan-Indonesia-2018.pdf

Masram., & Mu’ah. (2015). Manajemen Sumber Daya Manusia. Sidoarjo: Zifatama

Nurendra, A. M., & Purnamasari, W. (2017). Hubungan antara kualitas kehidupan kerja dan keterikatan kerja pada pekerja wanita. Indigenous: Jurnal Ilmiah Psikologi, 2(2).

Pratama, M. Y. (2016). Analisis kualitas kehidupan kerja perawat pelaksana di rumah sakit putri hijau medan. JUMANTIK (Jurnal Ilmiah Penelitian Kesehatan), 1(1), 147-154.

Priyatno, D. (2010). Paham analisa statistik data dengan spss. Yogyakarta: Mediakom.

Rahmayuni, T. D., & Ratnaningsih, I. Z. (2018). Hubungan antara kualitas kehidupan kerja dengan keterikatan kerja pada wartawan TV X Jakarta. Empati, 7(1), 373-380.

Rizky, W., Darmaningtyas, N., & Yulitasari, B. I. (2018). Hubungan jumlah tenaga perawat dengan beban kerja perawat pelaksana di ruang rawat inap kelas III RSUD Wates. Indonesian Journal of Hospital Administration, 1(1).

Sugiyono. (2017). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung : Alfabeta, CV.

Swamy, D. R., Nanjundeswaraswamy, T. S., & Rashmi, S. (2015). Quality of work life: scale development and validation. International Journal of Caring Sciences, 8(2), 281.

Tinambunan, E. M. K., Tampubolon, L. F., & Sembiring, E. E. (2018). Burnout Syndrome Pada Perawat Di Ruangan Rawat Inap Rumah Sakit Santa Elisabeth Medan. Jurnal Keperawatan Priority, 1(1).

Yusuf, T., Halik, J. B., & Nurlia, N. (2019). Analisis kualitas kehidupan kerja (quality of work life) terhadap kinerja (performance) pegawai RSUD dr. Kanujoso Djatiwibowo Balikpapan. Jurnal GeoEkonomi, 10(2), 199-218.




DOI: https://doi.org/10.20527/kognisia.2022.010.002

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2025 Dina Nurliani, Rooswita Santia Dewi, Rendy Alfiannoor Achmad

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.