Hubungan Kebersyukuran dengan Kejenuhan Belajar Pada Mahasiswa Sekolah Tinggi Teologi (STT) Gereja Kalimantan Evangelis (GKE) Banjarmasin

Helvianna Dwi Putri, Rahmi Fauzia, Sukma Noor Akbar

Abstract


Fenomena kejenuhan belajar menjadi permasalahan yang cukup serius, dikarenakan akan menimbulkan perilaku negatif pada mahasiswa dalam proses pembelajaran seperti tidak hadir kuliah, tidak memiliki motivasi untuk mengerjakan tugas dengan baik, nilai ujian yang kurang baik, serta banyaknya mahasiswa yang di drop out. Berdasarkan permasalahan tersebut penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan kebersyukuran dengan kejenuhan belajar. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode kuantitatif. Jumlah subjek yaitu 64 mahasiswa Sekolah Tinggi Teologi (STT) Gereja Kalimantan Evangelis (GKE) Banjarmasin. Penelitian ini menggunakan dua skala yaitu skala kebersyukuran versi Indonesia dan skala Maslach Burnout Inventory-Student Survey (MBI-SS) yang telah diadaptasi ke Bahasa Indonesia. Data dianalisis dengan regresi linear sederhana, menunjukkan hasil bahwa terdapat hubungan negatif antara kebersyukuran dengan kejenuhan belajar, dengan keterkuatan hubungan sedang. Semakin tinggi kebersyukuran maka akan semakin rendah kejenuhan belajar, begitu juga sebaliknya. Nilai R square 0,289 artinya pengaruh faktor kebersyukuran terhadap kejenuhan belajar yaitu 28,9%. 71,1% lainnya dapat dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak diteliti pada penelitian ini, seperti self-compassion, resiliensi, dan dukungan sosial. Hasil ini dapat disimpulkan bahwa hipotesis yang menyatakan adanya hubungan negatif kebersyukuran dengan kejenuhan belajar pada Mahasiswa Sekolah Tinggi Teologi (STT) Gereja Kalimantan Evangelis (GKE) Banjarmasin  dapat diterima.


Full Text:

PDF

References


Alfian, M. (2014). Regulasi emosi pada mahasiswa Suku Jawa, Suku Banjar, dan Suku Bima. Jurnal Ilmiah Psikologi Terapan (JIPT), 2(2), 263-275.

https://doi.org/10.22219/jipt.v2i2.2001

Arlinkasari, F., & Akmal, S. Z. (2017). Hubungan antara school engagement academic self-efficacy dan academic burnout pada mahasiswa. Humanitas (Jurnal Psikologi), 1(2).81-102. https://doi.org/10.28932/humanitas.v1i2.418

Azwar, S. (2021). Reliabilitas dan validitas edisi 4. Pustaka Pelajar

Bella, M. M., & Ratna, L. W. (2018). Perilaku malas belajar mahasiswa di lingkungan kampus Universitas Trunojoyo Madura. Competence: Journal of Management Studies, 12(2), 280 303. https://doi.org/10.21107/kompetensi.v12i2.4963

Budiono, A. N. (2017). Menurunkan intensitas burnout belajar melalui dinamika kelompok di SMP Al-Hikmah Jambuan Boarding School. Educazione,5(1),1-8.

http://ejurnal.uij.ac.id/index.php/EDU/article/view/554

Cahyono, E. W. (2019) The power of gratitude: Kekuatan syukur dalam menurunkan stress kerja. CV. Budi Utama

Chan, D. W. (2011). Burnout and life satisfaction: Does gratitude intervention make a difference among Chinese school teachers in Hong Kong?. Educational Psychology,31(7),809–823. https://doi.org/10.1080/01443410.2011.608525

Emmons, R. A., & McCullough, M. E. (2003). Counting blessings versus burdens: An experimental investigation of gratitude and subjective well-being in daily life. Journal of Personality and Social Psychology, 84(2), 377–389. https://doi.org/10.1037/0022-3514.84.2.377

Fahmi, A. Z., Muthia, W. S., Alfarizi, F., Garlianka, M., Wangsadikrama, & Widiasmara, N. (2019). Kebersyukuran dan burnout pada guru sekolah dasar di Yogyakarta. Psikologika: Jurnal Pemikiran Dan Penelitian Psikologi,24(2),105–114. https://doi.org/10.20885/psikologi.vol24.iss2.art1

Kristina, A. D., Loekmono, J. T. L., & Setyorini, S. (2020). The effect of role conflict on academic burnout of undergraduate economics students. International Journal of Research in Counseling and Education, 4(2), 98-103. https://doi.org/10.24036/00333za0002

Lee, J. Y., Kim, S. Y., Bae, K. Y., Kim, J. M., Shin, I. S., Yoon, J. S., & Kim, S. W. (2018). The association of gratitude with perceived stress and burnout among male firefighters in Korea. Personality and Individual Differences, 123(November 2017), 205–208. https://doi.org/10.1016/j.paid.2017.11.010

Leguminosa, P., Nashori, F., & Rachmawati, M. A. (2017). Pelatihan kebersyukuran untuk menurunkan stres kerja guru di Sekolah Inklusi. Jurnal Ilmiah Psikologi Terapan, 5(2), 186-201. https://doi.org/10.22219/jipt.v5i2.4563

Listiyandini, R. A., Nathania, A., Syahniar, D., Sonia, L., & Nadya, R. (2015). Mengukur rasa syukur: Pengembangan model awal skala bersyukur versi Indonesia. Jurnal Psikologi Ulayat, 2(2), 473 496. https://doi.org/10.24854/jpu39

McCullough, M.E., Emmons, R.A., & Tsang, J.A. (2002). The grateful disposition: A conceptual and empirical topography. Journal of Personality and Social Psychology, 82(1), 112–127. https://doi.org/10.1037/0022-3514.82.1.112

Monica, M., & Astuti, N. W. (2021). The association between gratitude, perceived stress, and burnout among firefighters in Jakarta. Proceedings of the International Conference on Economics, Business, Social, and Humanities (ICEBSH 2021), 570(2), 1335 1339. https://doi.org/10.2991/assehr.k.210805.209

Permatasari, D., Latifah, L., & Pambudi, P. R. (2021). Studi academic burnout dan self-ffficacy mahasiswa. Jurnal Prakarsa Paedagogia, 4(2), 373-384.

https://doi.org/10.24176/jpp.v4i2.7418

Redityani, Ni.L. P. A., & Susilawati, Luh. K. P. A. (2021). Peran resiliensi dan dukungan sosial terhadap burnout pada mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Udayana. Jurnal Psikologi Udayana, 8(1), 86–94. https://doi.org/10.24843/JPU.2021.v08.i01.p09

Savira, S. I., Aldililla, D., & Artiningsih, R. A. (2020). Hubungan antara belas kasih diri dengan kejenuhan dalam bekerja pada guru sekolah dasar. Psikologi Positif Menuju Mental Wellness, 193 211. http://conference.um.ac.id/index.php/psi/article/view/32

Schaufeli, W. B., Martínez, I. M., Pinto, A. M., Salanova, M., & Barker, A. B. (2002). Burnout and engagement in University students a cross-national study. Journalof Cross Cultural Psychology, 33(5), 464 481. https://doi.org/10.1177/0022022102033005003

Sugiyono. (2019). Metode penelitian kuantitatif. Alfabeta

Takdir, M. (2019). Psikologi syukur suplemen jiwa untuk menggapai kebahagiaan sejati (authentic happiness). PT Elex Media Komputindo

Wilson, J. T. (2016). Brightening the mind: The impact of practicing gratitude on focus and resilience in learning. Journal of the Scholarship of Teaching and Learning, 16(4), 1–13. https://doi.org/10.14434/josotl.v16i4.19998

Yukhymenko-Lescroart, M. A. (2022). Student academic engagement and burnout amidst Covid-19: The role of purpose orientations and disposition towards gratitude in life. Journal of College Student Retention: Research, Theory and Practice. 1-23. https://doi.org/10.1177/15210251221100415

Yulianti, L., & Novanto, Y. (2015). Prestasi akademik mahasiswa Sekolah Tinggi Teologi " X ". ResearchGate, 1 16. https://www.academia.edu/download/55898339/PaperYusakNovanto-SeminarNasionalPsikologirevisi.pdf




DOI: https://doi.org/10.20527/kognisia.2023.10.008

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2022 Helvianna Dwi Putri, Rahmi Fauzia, Sukma Noor Akbar

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.