Peranan Kecerdasan Emosional terhadap Perilaku Prososial Remaja di SMA Negeri 4 Banjarbaru
Abstract
Manusia adalah makhluk sosial yang saling bergantung satu sama lain. kebutuhan akan hubungan dengan orang lain dalam arti berbagi, bertukar pikiran dan kehendak, baik secara langsung maupun tidak langsung dalam kehidupan yang dijalaninya, sehingga remaja merupakan masa tumbuhnya perilaku prososial dalam hal mampu mengantisipasi, responsif terhadap pengalaman, perubahan keadaan emosi, dan ekspresi orang lain serta menempatkan diri mereka dalam posisi orang lain. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peranan kecerdasan emosional terhadap perilaku prososial remaja di SMA Negeri Banjarbaru. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan sampel penelitian 85 orang remaja di SMA Negeri 4 Banjarbaru dengan rentang usia 16-18 tahun. Data penelitian perilaku prososial di ambil menggunakan skala Prosocial Tendencies Measure-Revised (PMTR) dengan reliabilitas r Alpha sebesar 0,819. Adapun data kecerdasan emosional diambil menggunakan Wong and Law Emotional Intelligence Scale (WLEIS) dengan reliablitas r Alpha 0,898. Teknik analisis yang digunakan adalah analisis regresi linear sederhana dengan hasil ditemukan bahwa kecerdasan emosional secara signifikan memprediksi perilaku prososial dengan nilai t hitung (3,246) > t tabel (1,663) dan p (0,002) < 0,05. Hal ini berarti terdapat peranan kecerdasan emosional terhadap perilaku prososial pada remaja di SMA Negeri 4 Banjarbaru (𝛽= 0,336; t(83)=3,246; p<0,05) dengan besar peranan kecerdasan emosional terhadap perilaku prososial 11,3 %.
Kata kunci: Perilaku prososial, kecerdasan emosional, remaja, SMA Negeri 4 Banjarbaru
Full Text:
PDFReferences
Andris, N. (2019). Hubungan Kecerdasan Emosi dan Perilaku Prososial Siswa di SMA Negeri 9 Halmahera Selatan: Institut Agama Kristen Negeri Ambon. Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pendidikan, Vol. 2, No. 1, pp. 28-34.
Ayu R, T, U., & I Made, R. (2020). Konsep Diri dan Kecerdasan Emosional Terhadap Perilaku Prososial Remaja Sekolah Menengah Atas. Jurnal Studia Insania. Vol. 08, No. 2. 80- 98.
Baron, R. A., & Bryne, B. D. (2012). Psikologi Sosial Jilid 2, Edisi kesepuluh. Ratna Djuwita (penerjemah). Jakarta: Erlangga.
Carlo, G., dkk. (2003). Sociocognitive and Bradberry, T. R., & Su, L. D. (2006). Ability versus skill based assessment of emotional intelligence. Psicothema, 18(SUPPL.1), 59–66. Retrieved from www.pscothema.com.
Carlo, G & Randall, B.A. (2002). The Development Of A Measure Of Prosocial Behaviors For Late Adolescents. Journal Of Youth And Adolescence, 31(1), 31–44.
Dayaksini, T., & Hudaniah. (2015). Psikologi Sosial. UMM Press.
Elena. G., & Craig, L. S. (2019). Moderating effect of trait emotional intelligence on the relationship between parental nurturance and prosocial behavior: University of Ottawa,Ontario,Canada. Journal of Adolescence, Vol. 74, pp. 113-119, doi.org/10.1016/j.adolescence.2019.04.008.
Goleman, D. (2015). Working with Emotional Intelligence. Jakarta: PT Gramedia Pustaka Utama.
Maghfiroh, R. L., & Suwanda, I. M. (2017). Hubungan Antara Kecerdasan Emosional dengan Perilaku Prososial Siswa di Smp Negeri 2 Sidoarjo. Kajian Moral dan Kewarganegaraan. Vol. 05, No. 01, 196-210.
Miao, C., Humphrey, R. H., & Qian, S. (2018). The relationship between emotional intelligence and trait mindfulness: a meta-analytic review. Personality And Individual Differences,135,101–107. https://doi.org/10.1016/j.paid.2018.06.051.
Ramadhani, R. (2016). Uji validitas konstruk terhadap adaptasi dari wong and law emotional intelligence scale (WLEIS). JP3I (Jurnal Pengukuran Psikologi dan Pendidikan Indonesia), 5(2).
Rosenblum, G. D., & Lewis, M. (2003). Emotional development in adolescene. Dalam Adams, G.R., & Berzonsky, M. (Editor), Blackwell Handbook of adolescene, 8 (hlm. 269 – 289). Blackwell Publishing Ltd.
Salovey, P., & Mayer, J. D. (1990). Emotional Intelligence. Imagination, cognition, and personality, Vol 9, 185-211. doi.10.2190/dugg-p24e-52wk-6cdg.
Sugiyono. (2019). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D, Bandung: Penerbit Alfabeta.
Suryanto, Muhammad Ghazali Bagus Ani Putra, Ike Herdiana, & Ilham Nur Alfian. 2012. Pengantar Psikologi Sosial. Airlangga University Press.
Wong, C., & Law, K. S. (2002). The effects of leader and follower emotional intelligence on performance and attitude: An exploratory study. The Leadership Quarterly, 13, 243-274.
Yusuf, P. M., & Kristiana, I. F. (2018). Hubungan Antara Regulasi Emosi dengan Perilaku Prososial pada Siswa Sekolah Menengah Atas. Empati, 6(3), 98-104
DOI: https://doi.org/10.20527/kognisia.2025.004.001
Refbacks
- There are currently no refbacks.
Copyright (c) 2025 NADYA AIDINA, JEHAN SAFITRI, MEYDISA UTAMI TANAU

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.





