Kelembagaan Komunitas Rehabilitasi Lingkungan (RHBS) Pandeglang dalam Gerakan Pelestarian Lingkungan di Desa Teluk Pandeglang

Eneng Nurul Prihatini, Nurul Hayat, Yustika Irfani Lindawati

Abstract


This article aims to describe the environmental rehabilitation community movement (RHBS) as an environmental conservation organization in Teluk Pandeglang Village. Teluk Village is located in Labuan District, Pandeglang Regency, Banten, with part of its area located on the sea coast. Behind the village's appeal as a tourist destination, there is the problem of piles of rubbish which can reach a volume of 1 ton per day. This problem has an impact on public health and hampers the socio-economic activities of the Teluk Village community. The Pandeglang Environmental Rehabilitation Community (RHBS) is a form of youth restlessness in Teluk Village. The emergence of the RHBS community is analyzed using the concept of a new social movement (NSM) according to Hubermast, where the movement carried out aims to restore the village's environmental conditions to a waste-free condition by minimizing the impact of waste on life. public. As an environmental conservation movement organization that plays a role as (1) Balancing; Direct action through the Garbage Collection Movement (GPS) and Advocacy (indirect action) through promoting waste processing programs and conveying community complaints, (2) Community Empowerment through Rehabilitation Waste Banks, waste sorting houses and Environmental Education Socialization, (3) Intermediary Institutions in collaboration with the World Clean Up Day (WCD) Rehabilitation Foundation and the Teluk Village government through the "follow the river" movement. Based on analysis using Anthony Oberschall's resource mobilization theory, it was found that the RHBS Community has material, moral, organizational, cultural and human resources which are mobilized through various programs to create a sustainable movement. As an organization/institution, RHBS becomes a tool of social control in environmental conservation through the movements it carries out.

Keywords


Sociology; environment; Environmental Social Movement; community

Full Text:

PDF

References


Alhamidi, Rifat. (2021). Sampah Di Pantai Labuan, Pemkab Pandeglang: Kesadaran Warga Rendah. Pandeglang:Detik.com. (https://news.detik.com/berita-jawa-barat/d-5339685/sampah-di-pantai-labuan-pemkab-pandeglang-kesadaran-warga-rendah) diakses pada 3 Februari 2023, Pukul 22.23)

Alkhudri, Tarmiji Ahmad&Zid, Muhammad.2016. Sosiologi Pedesaan (Teoritisasi dan Perkembangan Kajian Pedesaan di Indonesia. Rajawali pers:Jakarta.

Amara, Inisa alfath. (2022). Kewenangan Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Pandeglang Terhadap Pengelolaan Sampah Rumah Tangga Sebagai Upaya Pengendalian Pencemaran Laut Di Pelabuhan Perikanan Pantai Teluk Labuan - Banten Berdasarkan Peraturan Daerah Kabupaten Pandeglang Nomor 4 Tahun. [Skripsi] Program Studi Hukum. Universitas Sultan Ageng Tirtayasa.

Andriana. (2016). Kelembagaan Komunitas Dalam Pemberdayaan Masyarakat (Rumah Tangga) Petani Miskin Di Desa Kapita Kecamatan Bangkala Kabupaten Jeneponti. [Tesis] Program Studi Administrasi Publik. Universitas Mummadiyah Makasar.

Arikunto, suharsimi. (2013). Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktik.Jakarta:Rineka Cipta

Arumsari, Ningria, and M. Hadi Makmur. (2017). Institusi Pengelolaan Sampah Berbasis Komunitas Di RT 01 RW 03 Dusun Krajan Kalirejo Real Estate , Desa Kalirejo Kecamatan Kabat Kabupaten Banyuwangi ( The Institution of Community- Based Waste Management at RT 01 RW 03 Dusun Krajan Kalirejo Real Estate I. Jurnal ESOSPOL 4(2): 68–74.

Badrie,Sofyan.2021.Porto News. Tumpukan Sampah di Desa Teluk Pandeglang Disorot.: https://www.portonews.com/2021/keuangan-dan-portfolio/lingkungan-hidup/tumpukan-sampah-di-desa-teluk-pandeglang-disorot/: Diakses Pada 12 Februari 2023, Pukul 12.44)

Banpos.com. (2022). Ribuan Sampah Pesisir Pantai Teluk Diangkut.(https://banpos.co/2022/10/24/ribuan-sampah-pesisir-pantai-teluk-diangkut/: diakses pada 3 Februari 2023, pukul 19.30)

Bantennews. (2022). Buntut Tumpukan Sampah Di Labuan, Pemkab Pandeglang Bakal Pecat Pihak Ketiga.(https://www.bantennews.co.id/buntut-tumpukan-sampah-di-labuan-pemkab-pandeglang-bakal-pecat-pihak-ketiga/: diakses pada 2 februari 2023, Pukul 14.54)

Chaniago, Dwi Setiawan, Anisa Puspa Rani, and solikatun. (2019). Peran Lembaga Sosial Kemasyarakatan Dalam Pengelolaan Dan Pemanfaatan Hutan. Resiprokal 1(1):14–30.

Creswell, Jhon w. (2016). Reseacrh Design (Pendekatan Metode Kuaitatif, Kuantitatif Dan Campuran). 4th ed. yogyakarta: penerbit pustaka pelajar.

Desky, Fernanda, Ahmed. (2022). Sosiologi Perdesaan Dan Perkotaan. Pp. 1–106 in Buku diklat.

Firman, Andi Ansar. (2021). Pemberdayaan Masyarakat Di Desa Berbasis Komunitas. Jurnal Tata Sejuta STIA MATARAM 7(1):1–15.

Hairul, Aan, Mestika Zed, and Etmi Hardi. (2019). Komunitas Selaras Alam : Wadah Pemberdayaan Petani Di Kenagarian Lasi. Jurnal Galanggang Sejarah 1(3):421–33. doi: 10.5281/zenodo.3515530.

Handiati, Mely, Bustami Rahman, and Panggio Restu Wilujeng. (2022). Tourist Tourist Village Development Recycling In Perspective Theory Strukturasi ( A Study Of Tukak Villagers , Subdistrict Tukak Sadai , Bangka Southern District). Social Science Studies 2(5):407–22. doi: 10.47153/sss25.4812022.

Hidayatulloh, Ilham, Yogi Suprayogi Sugandi, and Wahju Gunawan. (2021). Dualitas Agen Dan Struktur Dalam Pengelolaan Sampah (Studi Kasus Tentang Pelaksanaan Program Kang Pisman Di Kecamatan Cibiru, Kota Bandung). Jurnal Sosiologi Nusantara 7(1):115–30. doi: 10.33369/jsn.7.1.115-130.

Irvan, Hq. (2022). Tadarus Sosial: Sinergi Menuju Labuan Bebas Sampah. biem.co. (https://www.biem.co/read/2022/10/03/93148/menuju-labuan-bebas-sampah/ : diakses pada 11 februari 2023; Pukul 20.35).

Lie any, Ravela, Nanda. (2017). Peran Lembaga Adat Dalam Pelestarian Kearifan Lokal (Orom Sadadu/makan Adat) Suku Sahu Di Desa Balisoan Kecamatan Suhu Kabupaten Halmahera Barat. [Skripsi] Program Studi Sosiologi. Universitas Kristen Satya Wacana.

Manik, Icar. (2022). Kehidupan Masyarakat Adat Baduy Pada Ekosistem Kelembagaan Pikeukeuh (Studi Kasus Di Kampung Kadu Ketug I Dan Kampung Kadu Ketug II). [Skripsi] Program Studi Pendidikan Sosiologi. Universitas Sultan Ageng Tirtayasa.

Kaseng, Ernawati S., Pelestarian Lingkungan, and Wilayah Pesisir. (2022). Pelestarian Lingkungan Melalui Peran Institusi Kemasyarakatan Di Wilayah Pesisir Kecamatan Tanete. Junral of Anthropology 4(1):2–7.

Kurniatama, Radhitya. (2017). Komunitas Nol Sampah Sebagai Gerakan Pelestarian Lingkungan di Kota Surabaya.[Skripsi] Program Studi Ilmu Politik. Universitas Airlangga.

Mahardika, M. Alif. (2015). Hubungan Agen Dengan Struktur Dalam Perubahan Sosial Kelurahan Gundih Menjadi Kampung Gundih Berseri. Student Journal 1(2):1–28.

Marbun, YM, Diva, Naila Rahma, Inas Sulasno, Z, Fiona Chrisanta, and Hani Suryani. (2021). Ketidakoptimalan Peran Pemerintah Dalam Menegakkan Kebijakan Terkait Penanggulangan Sampah Kiriman Yang Tidak Terkendali Di Indonesia. Padjajaran Law Review 9(2):1-13.

Murdiyanto, Eko. (2020). Sosiologi Perdesaan. revisi. Yogyakarta:Lembaga Penelitan dan Pengabdian Kepada Masyarakat(LP2M).

Mutia, Ulfah, and Henni Muchtar. (2018). Komunitas Peduli Lingkungan Dalam Melestarikan. Journal of Civic Education 1(4):444–50.

Nurwahyuni. (2021). Peran Komunitas Bendhung Lepen Dalam Membangun Karakter Peduli Lingkungan Di Desa Mrican, Kecamatan Umbulharjo, Kota Yogyakarta. Jurnal Empati 10(06):436–46.

Pawae, K. Jihan, Fransina Latumahina, R. Petronela Galandjndjina(dkk). (2021). Pemanfaatan Sampah Sebagai Alternatif Peningkatan Pendapatan. Jurnal Karya Abadi 5:536–41.

Pramaiswara, Pratisto. (2022). Gerakan Sosial Baru:Studi Tentang Kontribusi Benua Lestari Indonesia dalam Mengatasi Permasalahan Lingkungan Hidup di Kota Tanggerang. [Skripsi] Jurusan Sosiologi. Universitas Lampung.

Rahmadi, Septa didin, and Tuti Alawiyah. (2019). Penanganan Sampah Berbasis Desa Melalui Peran Pemuda. Jurnal Ilmu Sosial Dan Pendidikan 3(3):131–36.

Ritzer, George. (2012). Teori Sosiologi (Dari Sosiologi Klasik Sampai Perkembangan Terakhir Postmodern). 8th ed. edited by adepuri winda Djohar. yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Salampessy, L. Messalina, and ina Lidiawati. (2017). Potensi Kelembagaan Lokaldalam Pengelolaan Daerah Aliran Sungai (Studi Kasus Di Desa Cemplang , Sub Das Ciaten Hulu Timur DAS Cisadane). Jurnal Hutan Tropis 5(2):113–19.

Simatupang, Sintamarito Ester. (2022). Peran Komunitas Cibinong Society Dalam Mengatasi Masalah Sampah (Studi Deskriptif Pada Komunitas Cibinong Society Di Kecamatan Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat)..[Skripsi] Program studi Ilmu Kesejateraan sosial Universitas Jember

Saliasto, Galih. (2018). Peringatan Hari Sumpah Pemuda Ke 90 Tahun. Teluk desa.id 1. Retrieved. (https://www.teluk.desa.id/first/artikel/131: diakses pada 10 februari 2023, pukul 12.34).

Soekanto, Soerjono. (2017). Sosiologi Suatu Pengantar. 48th ed. Raja Grafindo.

Sugiyono. (2016). Metode Penelitian (Kuantitatif, Kualitatif Dan R&D). 23rd ed. Bandung: Alfabeta,CV.

Suharto. (2016). Lembaga Komunitas Lokal (Studi Tentang Perannya Dalam Pemberdayaan Masyarakat Kelurahan Di Kota Semarang 2016). Jurnal Sosio Dialektika 2(2): 1–20.

Supriadi, Ari. (2022). Dibutuhkan Sinergitas Untuk Selesaikan Masalah Sampah Di Labuan. Tangselpos.id, (https://tangselpos.id/detail/3834/dibutuhkan-sinergitas-untuk-selesaikan-masalah-sampah-di-labuan: diakses pada 4 februari 2023: pukul 04.55)

Sukmana, Oman (2016). Konsep dan Teori Gerakan Sosial. Malang: Intrans Publishing

Susilo Dwi, Rachmad K.(2014). Sosiologi Lingkungan). Jakarta: Rajawali pers.

Syawaludin, Mochammad. (2017). Sosiologi Perlawanan. Sleman: Penerbit Deepublish.

Tonny, Nasdian, Fredian. (2015). Sosiologi Umum. edited by T. N. Fredian. Jakarta: Yayasan Pustaka Obor Indonesia.

Wulantari, Tanti. (2018). Praktik Sosial Pemberdayaan Kelompok Informasi Masyarakat (KIM). [Skripsi] Program Studi Sosiologi. Universitas Brawijaya

Zahara, Vadilla Mutia. (2021). Pengenalan Potensi Unggulan Desa Teluk Melalui Pembuatan Video Profil Desa. ABDIKARYA 3(2):103–11.

Zamzami, Lucky. (2015). Nelayan Tiku: Tradisi Dan Kelembagaan Sosial Berdasarkan Budaya Masyarakat Lokal Berbasis Komunitas Dalam Aktivitas Penangkapan Ikan Lucky Zamzami. JANTRO 17(1):39–63.

Zamroni, Achmad, and Istiana. (2017). Membangun Kemitraan Kelembagaan Ekonomi Masyarakat Pesisir Laut Melalui Klinik Iptek Mina Bisnis Di Kabupaten Takalar. Buletin Ilmiah “Marina” sosial Ekonomi Kelautan Dan Perikanan 3(2):53–6




DOI: https://doi.org/10.20527/pn.v6i01.10252

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International License.

Padaringan Indexed By :

    

      

       

 

Lisensi Creative Commons
The work is distributed under the Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.