DAPUR WONG GUNUNG: BUDAYA MATERIAL DAN RELASI SOSIAL PADA MASYARAKAT KAKI GUNUNG SLAMET
Abstract
Penelitian ini mengkaji relasi sosial melalui pendekatan budaya material. Lokasi penelitian terletak di Dusun Wong Gunung, salah satu perkampungan yang berada di Kecamatan Pulosari, Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah. Sumber data berasal dari catatan lapangan dan dokumentasi visual pada Januari 2014. Hasil penelitian menunjukkan empat hal yang berkaitan dengan material dapur yang digunakan masyarakat dalam membangun relasi sosial di Dusun Wong Gunung. Pertama, sayuran menjadi material yang membawa hubungan dengan dunia di luar dan perubahan sosial. Kedua, masyarakat Dusun Wong Gunung menggunakan minuman tradisional semisal teh untuk berkomunikasi secara simbolik dengan orang dari luar komunitas. Ketiga, pada acara bersifat suka maupun duka, masyarakat memberikan sumbangan berupa barang-barang yang berasal dari dapur sebagai betuk solidaritas dalam menopang keberlangsungan komunitas. Keempat, tradisi berkumpul di dapur yang dilakukan oleh masyarakat menggambarkan terjalinnya hubungan hangat antar individu dalam keluarga ataupun antar warga dalam kehidupan berkomunitas di Dusun Wong Gunung. Penelitian ini menyimpulkan bahwa material dapur memiliki peran dalam membangun relasi sosial pada masyarakat di kaki gunung Slamet.
Keywords
Full Text:
PDFReferences
Ahmadi, Dadi. 2008. “Interaksi Simbolik: Suatu Pengantar.” Mediator: Jurnal Komunikasi 9 (2): 301–16.
Blumer, Herbert. 1966. “Sociological Implications of the Thought of George Herbert Mead.” University of Chicago Press.
Budiman, Kris. 2011. Semiotika Visual: Konsep, Isu, Dan Problem Ikonisitas. Jalasutra.
Dewi, Pancawati. 2005. “Peran Perapian Dalam Pembentukan Ruang Baru Di Sasak.” DIMENSI: Journal of Architecture and Built Environment 33 (2).
———. 2018. “Perapian Sebagai Elemen Pembentuk Identitas Arsitektur Nusantara.” In Seminar Ikatan Peneliti Lingkungan Binaan Indonesia (IPLBI), 2:73–81.
Endarwati, Dwi. 2016. “Model Relasi Sosial Masyarakat Umat Budha Dan Umat Islam Di Desa Kalimanggis,Kecamatan Kaloran, Kabupaten Temanggung.” Universitas Negeri Semarang.
Ernas, Saidin. 2018. “Politik Simbol Dan Harmoni Sosial: Makna Satu Tungku Tiga Batu Dalam Dinamika Politik Lokal Di Fakfak Papua Barat.” Dialektika 9 (2).
Fathonah, Siti. 2018. “Kompleksitas Simbol Dan Representasi Makna Dalam Tradisi Rajaban Masyarakat Kebumen.” Al-A’raf: Jurnal Pemikiran Islam Dan Filsafat 15 (2): 273–94.
Gandi, Grita Gusti, Moh Solehatul Mustofa, and Asma Luthfi. 2017. “Jaringan Sosial Petani Dalam Sistem Ijon Pada Pertanian Di Desa Pagenteran Kecamatan Pulosari Kabupaten Pemalang.” Solidarity: Journal of Education, Society and Culture 6 (1): 86–95.
Hatu, Rauf. 2011. “Perubahan Sosial Kultural Masyarakat Pedesaan (Suatu Tinjauan Teoritik-Empirik).” Jurnal Inovasi 8 (04).
Hermanto, Heri, and Adinda Septi Hendriani. 2019. “Bagenen-Botolan as Basic Concepts Formation of Settlement in Dieng Mountains.” Tesa Arsitektur, Journal of Architectural Discourses 16 (2): 117–29.
Kridarso, Etty R. 2018. “Teritori Ruang Pada Rumah Produktif Batik Di Kauman, Pekalongan–Jawa Tengah.” In Prosiding Seminar Kota Layak Huni/Livable Space.
Kutanegara, Pande Made. 2002. “Peran Dan Makna Sumbangan Dalam Masyarakat Pedesaan Jawa.” Populasi 13 (2): 41– 59.
Lury, Celia. 1998. “Budaya Konsumen.” Jakarta: Yayasan Obor Indonesia.
Muslimat, Muslimat. 2019. “Tradisi Pemberian Uang Asap Dalam Perkawinan Perspektif Teori Konflik: Studi Di Desa Sui Kunyit Hulu, Kecamatan Sui Kunyit, Kabupaten Mempawah Kalimantan Barat.” Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim.
Newberry, Jan. 2012. Back Door Java: Negara, Rumah Tangga, Dan Kampung Di Keluarga Jawa. Yayasan Pustaka Obor Indonesia.
Ngabalin, Marthinus. 2015. “Alsafah Hidup Orang Fakfak Satu Tungku Tiga Batu [Toromit War Istery].” KENOSIS: Jurnal Kajian Teologi 1 (1): 56–73.
Pancawati, Dewi, and Arfianti Ami. 2015. “Segmentation of Hearth (Pawon) Space In Tenggerese House.” ArchNet- IJAR: International Journal of Architectural Research 9 (1): 144.
Pandie, Daud Alfons. 2018. “Konsep" Satu Tungku Tiga Batu" Sosio-Kultutal Fakfak Sebagai Model Interaksi Dalam Kehidupan Antarumat Beragama.” Societas Dei: Jurnal Agama Dan Masyarakat 5 (1): 49.
Piliang, Yasraf Amir. 2004. “Semiotika Teks: Sebuah Pendekatan Analisis Teks.” Mediator: Jurnal Komunikasi 5 (2): 189–98.
Prasona, Berlin Dwi. 2014. “Peranan Tungku Perapian Dalam Aktivitas Manusia Di Rumah Tinggal Di Desa Tieng Wonosobo.” Desain Interior ISI Yogyakarta.
Rivai, Rudy Sunarja, and Iwan Setiajie Anugrah. 2016. “Konsep Dan
Arif Rahman Hakim 39
PADARINGAN : Jurnal Pendidikan Sosiologi Antropologi
ISSN : 2549-2764 (online)
ISSN : 2775-9148 (print)
https://ppjp.ulm.ac.id/journals/index.php/padaringan/index Vol. 4 No. 1 Januari 2022
Implementasi Pembangunan Pertanian Berkelanjutan Di Indonesia.”
Rosana, Ellya. 2015. “Modernisasi Dalam Perspektif Perubahan Sosial.” Al- Adyan: Jurnal Studi Lintas Agama 10 (1): 67–82.
Sayuti, Abdul Rahman. 2013. “Tradisi Pengobatan Di Dapur Ditinjau Dari Akidah Islam (Studi Kasus Di Desa Ukui Dua Kecamatan Ukui Kabupaten Pelalawan-Riau).” Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau.
Suharyono, Sri, and Nurmala K Panjaitan. 2020. “Relasi Sosial Dan Resiliensi Komunitas Petani Korban Erupsi Gunung Berapi Di Kawasan Relokasi.” In Forum Penelitian Agro Ekonomi, 37:159–72.
Suryana, Achmad. 2014. “Menuju Ketahanan Pangan Indonesia Berkelanjutan 2025: Tantangan Dan Penanganannya.”
Susilowati, Diana, Atiek Suprapti Budiarto,
R Siti Rukayah, and Pancawati Dewi. 2020. “Evolusi Pada Tatanan Ruang Rumah Baduy (Studi Kasus Rumah Baduy Dalam Dan Baduy Luar).” NALARs 19 (2): 131–38.
Utami, Sri. 2018. “Kuliner Sebagai Identitas Budaya: Perspektif Komunikasi Lintas Budaya.” CoverAge: Journal of Strategic Communication 8 (2): 36–44.
Widiati, Iis Roin. 2016. “Kajian Struktur Rumah Tradisional Papua (Honai).” Jurnal Ilmiah Teknik Dan Informatika 1 (1): 18–23.
Woodward, Ian. 2007. Understanding Material Culture. Sage.
Zalila, Ikfie. 2017. “Tradisi Uang Dapur Dalam Komunitas Muslim Loloan Timur Kabupaten Jembrana Bali Dalam Perspektif Hukum Islam.” Institut Agama Islam Negeri Surakarta.
DOI: https://doi.org/10.20527/padaringan.v4i1.4687
Refbacks
- There are currently no refbacks.

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International License.
Padaringan Indexed By :

The work is distributed under the Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.



.png)