Ethical Politics, Teacher Ordinances, And Illegal Schools: A Genealogy Of Educational Discrimination In Indonesia
Abstract
This study aims to unravel the roots of discrimination in Indonesian education through the implementation of ethical policies, teacher ordinances, and illegal schools during the Dutch colonial period. These discriminatory patterns were designed to maintain power. For example, the teacher ordinances (1905, 1925, 1932) and the illegal schools emphasized colonial state control through restrictions and even the elimination of educational rights. This article uses a library method, drawing on sources from books, websites, and relevant journals accessed using Google search engines, Google Scholar, the Open Access Library, and others. Ethical politics, a policy intended to improve the welfare of the colonial population, in fact, gave rise to educational segregation between indigenous and European groups. The patterns of segregation, ideological control, and unequal access to education during the colonial period have resonance today, namely through disparities in quality, access, and central policy control over learning spaces for communities in remote areas. Understanding the roots of this discrimination can serve as a basis for collective reflection to build a more just, inclusive, and relevant education system to meet the needs of the times.
Keywords
Full Text:
PDFReferences
Adlini, M. N., Dinda, A. H., Yulinda, S., Chotimah, O., & Merliyana, S. J. (2022). Metode Penelitian Kualitatif Studi Pustaka. Edumaspul: Jurnal Pendidikan, 6(1), 974–980. https://doi.org/10.33487/edumaspul.v6i1.3394
Ahmad, J. (2018). Analisis Kebijakan Pendidikan Agama Islam di Sekolah Umum pada Zaman Belanda, Jepang dan Orde Lama. Syarif Hidayatullah State Islamic University Jakarta.
Alfiani, M. M., Suweleh, S., Jannah, L. K., & Mahfud, C. (2019). Islamisasi Nusantara Dan Sejarah Sosial Pendidikan Islam. Fikrotuna: Jurnal Pendidikan Dan Manajemen Islam, 8(01), 1122–1136.
Arifin, F. (2021). Hegemoni Kolonialisme Terhadap Kekuasaan di Nusantara: Strategi Politik Daendels Meruntuhkan Kesultanan Banten Tahun 1808-1811. Agastya: Jurnal Sejarah Dan Pembelajarannya, 11(1), 1–18. https://doi.org/10.25273/ajsp.v11i1.8000
Daliman, A. (2012). Sejarah Indonesia Abad XIX-awal Abad XX : Sistem Politik Kolonial dan Administrasi Pemerintahan Hindia-Belanda. Ombak.
Daulay, H. P., Dahlan, Z., Priono, A., & Lubis, A. P. (2021). Kolonialisme dan Dikotomi Pendidikan di Indonesia. Islamic Education, 1(1), 1–10. https://doi.org/10.57251/ie.v1i1.10
Fauzia, A. (2021). Diajukan untuk Memenuhi Salah Satu Persyaratan Memperoleh Gelar Sarjana Humaniora (S.Hum).
Hamzah, M. (2024). Kebijakan Diskriminatif Kolonial Belanda terhadap Pendidikan Islam: Studi Kasus Ordonansi Guru dan Ordonansi Sekolah Liar. Fakta: Jurnal Pendidikan Agama Islam, 4(2), 1–20.
Hurgronje, C. S., Gobée, E., & Adriaanse, C. (1994). Nasihat-nasihat C. Snouck Hurgronje Semasa Kepegawaiannya Kepada Pemerintah Hindia Belanda, 1889-1936.
Idris, M., & Tolla, I. (2024). Evolusi Sistem Pendidikan di Indonesia: Sejarah dan Perkembangan Pendidikan di Indonesia. Jurnal Kewarganegaraan, 8(2), 1594–1505.
Indah, A. V. (2020). Diskriminasi Pendidikan di Indonesia: Analisis Teori Demokrasi Pendidikan Islam. Inspiratif Pendidikan, 9(2). https://doi.org/10.24252/ip.v9i2.17641
Laffan, M. (2011). Sejarah Islam di Nusantara. Bentang Pustaka.
Lestari, D. (2022). Respon Sarekat Islam Terhadap Kebijakan Pendidikan Pemerintah Kolonial Belanda (1905-1933). JSI: Jurnal Sejarah Islam, 1(01), 7–40. https://doi.org/10.24090/jsij.v1i1.6644
Maryani, L. (2023). Pelaksanaan Ibadah Haji Masa Hindia Belanda. The International Journal of Pegon: Islam Nusantara Civilization, 10(02), 43–58.
Nasrowi, B. M. (2023). Politik Pendidikan Islam: Studi Kebijakan Publik Belanda pada masa Penjajahan di Indonesia. INTIZAM: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam, 6(2), 1–13.
Nasution, S. (2001). Sejarah Pendidikan Indonesia.
Novriyanto, Y., Apriyana, S. B., & Komariyah, S. (2023). Pengaruh Kebijakan Politik Etis Terhadap Perkembangan Pendidikan di Indonesia. Jurnal Ilmu Pendidikan Dan Sosial, 1(1), 88–94. https://doi.org/10.58540/jipsi.v1i1.17
Nurhakim, H. A. N. (2024). The Sistem Pendidikan Hindia Belanda Pada Masa Kebijakan Politik Etis. Jurnal Pendidikan Sejarah, 13(1), 52–69. https://doi.org/10.21009/JPS.131.03
Setiawan, S., Hatta, M., Alhuda, A., & Darmadi, D. (2025). Religion as a Source of Legitimacy: Analyzing the Role of Religion in Political Power Across Cultures. Electronic Journal of Education, Social Economics and Technology, 6(1), 1–7. https://doi.org/10.33122/ejeset.v6i1.374
Siregar, E. (2016). Kebijakan Pemerintah Hindia Belanda Terhadap Pendidikan Kaum Bangsawan Di Indonesia (1900-1920). Jurnal Education and Development, 3(1).
Sultani, Z. I. M., & Kristanti, Y. P. (2020). Perkembangan dan Pelaksanaan Pendidikan di Zaman Kolonial Belanda di Indonesia Abad 19-20. Jurnal Artefak, 7(2). https://doi.org/10.25157/ja.v7i2.3518
Suminto, S. (1985). Politik Islam Hindia Belanda. LP3S.
Zed, M. (2014). Metode Penelitian Kepustakaan. Yayasan Obor Indonesia.
DOI: https://doi.org/10.20527/pakis.v5i2.16566
Refbacks
- There are currently no refbacks.
Editorial Office:
Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan
Universitas Lambung Mangkurat
Jalan Brigjen H. Hasan Basri, Pangeran, Kec. Banjarmasin Utara, Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan 70123
E-mail:[email protected]
Sidharta Adyatma
Phone: +6281351668688
Email: [email protected]
Supporting contact:
Wisnu Subroto
Phone: +6281350220303
Email: [email protected]

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.




