Meningkatkan Brand Awareness Produk lokal Intalu melalui Iklan Kreatif "Bersama Intalu Temukan Momen-mu"

Dina Utami, Regita Rizda Veibrianty, Sarwani Sarwani

Abstract


Intalu merupakan sebuah Perusahaan yang bergerak di bidang fashion yang menjual produk lokal Banjarmasin, menghadapi tantangan kekurangan minat dan kunjungan remaja, project TA iklan ini bertujuan untuk meningkatkan brand awareness produk lokal INTALU melalui pembuatan iklan kreatif yang ditayangkan di media sosial Instagram dan TikTok, serta RRI Banjarmasin. Metode yang digunakan dalam project Iklan Kreatif ini menggunakan Metode Campuran (mix methode) dengan menggunakan aturan umum (rule of thumb) dengan teknik (random & convenience sampling) dalam penyusunan hasil laporan. Konsep iklan pada project dikembangkan dalam bentuk audiovisual dan audio dengan pendekatan daya tarik emosional serta penggunaan bahasa lokal sebagai ciri khas. Strategi ini dirancang untuk menjangkau generasi Z usia 18–24 tahun terkhusus di daerah Banjarmasin yang menjadi target baru INTALU. Hasil dari penyebaran iklan melalui peningkatan keterlibatan dan jangkauan audiens secara digital, diharapkan iklan ini dapat mengedukasi generasi muda mengenai pentingnya pelestarian budaya lokal sekaligus membentuk kesadaran merek (brand awareness) dalam pikiran masyarakat terhadap produk lokal Kalimantan Selatan.


Full Text:

PDF

References


Badan Standarisasi Nasional. (2013). Orang Indonesia kurang menghargai produk dalam negeri. Diakses pada 22 Juni 2025, dari BSN.go.id

Creswell, J. W. (2014). Research design: Qualitative, quantitative, and mixed methods approaches (4th ed.). Thousand Oaks, CA: SAGE Publications.

DeFleur, M. L., & Ball-Rokeach, S. J. (1989). Theories of mass communication (5th ed.). New York, NY: Longman.

Durianto, D., Sugiarto, & Sitinjak, T. (2001). Strategi Menaklukkan Pasar Melalui Riset Ekuitas dan Perilaku Merek. Jakarta: PT Gramedia Pustaka Utama.

Humdiana, R. (2005). Pengaruh Iklan terhadap Brand Awareness. Jurnal Ekonomi dan Bisnis, 4(1), 45–52.

Keller, K. L. (2013). Strategic Brand Management: Building, Measuring, and Managing Brand Equity (4th ed.). New Jersey: Pearson Education.

Kertamukti, R. (2015). Komunikasi Visual Periklanan. Bandung: Simbiosa Rekatama Media.

Kotler, P., & Armstrong, G. (2018). Principles of Marketing (17th ed.). New Jersey: Pearson.

Kotler, P., & Keller, K. L. (2016). Marketing Management (15th ed.). New Jersey: Pearson Education.

Littlejohn, S. W., Foss, K. A., & Oetzel, J. G. (2017). Theories of Human Communication (11th ed.). Long Grove, IL: Waveland Press.

Morissan. (2012). Metode Penelitian Survei. Jakarta: Kencana Prenada Media Group.

Nadiem: kecintaan dan kebanggaan atas produk dalam negeri rendah. Diakses 22 Juni 2025, dari detikEdu. (2021, 10 Agustus).

Prahalad, C. K., & Ramaswamy, V. (2004). The Future of Competition: Co-Creating Unique Value with Customers. Boston: Harvard Business School Press.

Sugiyono. (2019). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Suyanto, M. (2004). Most Wanted Marketing Strategies. Yogyakarta: ANDI.

Tjiptono, F. (2011). Strategi Pemasaran. Yogyakarta: ANDI.

Utomo, I. W. (2017). Analisis Brand Awareness dan Brand Image Terhadap Minat Beli Konsumen. Jurnal Ekonomi dan Kewirausahaan, 17(2), 189–197.

We Are Social. (2023). Digital 2023: Indonesia. [Online]. Diakses dari: https://datareportal.com/reports/digital-2023-indonesia


Refbacks

  • There are currently no refbacks.