Pengaruh Penggunaan Netlingo terhadap Persepsi Pesan Netlingo di WhatsApp pada Remaja di Banjarmasin

Betrik Sinta Bella Purba, Yuanita Setyastuti

Abstract


Penelitian ini bertujuan untuk menguji seberapa besar pengaruh penggunaan netlingo di whatsapp terhadap persepsi pesan netlingo pada remaja di Banjarmasin. Pendekatan penelitian yang diterapkan adalah metode kuantitatif dengan teknik survei. Sampel penelitian adalah 347 masyarakat Banjarmasin dengan rentang usia 12 sampai dengan 24 tahun. Data dikumpulkan melalui kuesioner lalu dianalisis menggunakan regresi linier sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh positif yang signifikan antara penggunaan netlingo terhadap persepsi pesan netlingo. Kesimpulan penelitian ini adalah penggunaan netlingo yang mencakup jenis abbreviation (pemendekan kata), acronymy (penyingkatan kata), phonetic replacement (penggantian kata dengan huruf/angka), com-pounding (peleburan kata) dan symbol replacement (penggantian kata dengan simbol) memiliki skor tinggi dalam penggunaanya di whatsapp sehingga menimbulkan efek yang relevan seiring dengan frekuensi penggunaan terhadap persepsi pesan netlingo baik dalam proses pengenalan, pemahaman, serta penilaian. Hasil penelitian mendapatkan angka signifikansi sebesar 0.00 < 0.005, sehingga hipotesis diterima dengan hasil koefisien determinasi (R-Square) adalah 0.412 di mana nilai 0,412 memiliki arti variabel penggunaan netlingo memengaruhi persepsi pesan netlingo sebesar 41,2%. Hasil penelitian mengungkapkan terdapat pengaruh yang signifikan antara penggunaan netlingo di WhatsApp terhadap persepsi pesan netlingo pada remaja di Banjarmasin.


Full Text:

PDF

References


Bimo Walgito. (2010). Psikologi Umum (Revisi). Andi Offset.

Burhan Bungin. (2010). METODE PENELITIAN KUANTITATIF : Komunikasi, Ekonomi dan Kebijakan Publik Serta Ilmu-Ilmu Sosial Lainnya (Ed I, Cet ke 5). Prenada Media Group.

Effendy, O. U. (2011). Dasar Siaran, Teori dan Praktek. In PT.REMAJA ROSDAKARYA.

Halimatussyakdiah Siregar, Qori Afifah Tampubolon, Dewi Ribreka, Osmondo Jorey Pratama, & Lili Tansliova. (2024). Pengaruh Bahasa Gaul Terhadap Penggunaan Bahasa Indonesia di Kalangan Gen Z. Bersatu: Jurnal Pendidikan Bhinneka Tunggal Ika, 2(3), 40–53. https://doi.org/10.51903/bersatu.v2i3.707

Joseph B. Walther. (1992). Interpersonal effects in computer-mediated interaction: A relational perspective. Communication Research, 19.

Mailani, O., Nuraeni, I., Syakila, S. A., Lazuardi, J., & Komunikasi, P. I. (n.d.). Bahasa Sebagai Alat Komunikasi Dalam Kehidupan Manusia (Vol. 1, Issue 2). Online. www.plus62.isha.or.id/index.php/kampret

Marcel Danesi. (2008). Popular Culture: Introductory Perspectives. Bloomsbury Academic.

Rachmat Kriyantono. (2009). Teknik Praktis Riset Komunikasi (Cet. 4). Kencana Prenada Media Group.

Rulli Nasrullah. (2015). Media Sosial: Perspektif Komunikasi, Budaya, dan Sosioteknologi (1st ed.). Simbiosa Rekatama Media.

Scott M. Cutlip, Allen H. Center, & Glen M. Broom. (1971). Effective Public Relations (4th edition). Prentice-Hall, Inc.

Sugiyono. (2014). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan Kombinasi (Mixed Methods) (Sutopo (ed.); Cet. 6). Alfabeta.

We Are Social. (2024, September). Digital 2024: Indonesia. We Are Social.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.