EVALUASI PENGEMBANGAN WILAYAH DALAM MENINGKATKAN KAWASAN AGROPOLITAN DI KABUPATEN TABALONG (Studi Wilayah Pembangunan Utara)
Abstract
Wilayah Pembangunan Utara adalah salah satu wilayah pembangunan di Kabupaten Tabalong dengan potensi dominan yang dikembangkan adalah sektor pertanian/agribisnis. Sektor pertanian masih menjadi basis perekonomian di Kabupaten Tabalong dengan persentase kontribusi PDRB tanpa minyak bumi dan batubara tahun 2011 yaitu sebesar 37,03%. Pembangunan pertanian yang merupakan basis perekonomian akan berdampak luas pada perekonomian masyarakat, oleh karena itu peningkatan pembangunan pertanian melalui strategi program pengembangan wilayah agribisnis diharapkan dapat meningkatkan tingkat perekonomian masyarakat di Wilayah Pembangunan Utara. Namun pada pelaksanaan pengembangan wilayah agribisnis yang telah berjalan masih menemui beberapa kendala diantaranya migrasi penduduk yang terjadi, SDM yang masih rendah, produktivitas hasil pertanian yang belum maksimal serta keterbatasan sarana dan prasarana.
Berdasarkan hasil penelitian ini faktor migrasi penduduk, potensi ekonomi dan sarana prasarana sangat mempengaruhi dalam pelaksanaan pengembangan agribisnis di Wilayah Pembangunan Utara. Evaluasi berdasarkan faktor migrasi penduduk yang terjadi menunjukkan semakin tinggi jumlah migrasi penduduk keluar yang terjadi menandakan rendahnya potensi ekonomi dan minimnya sarana prasarana di wilayah tersebut. Evaluasi berdasarkan faktor potensi ekonomi menunjukkan sektor pertanian serta perkebunan menjadi sumber pendapatan masyarakat Wilayah Pembangunan Utara dan telah mampu mengurangi angka pencari kerja sebesar 1.8%. Sedangkan evaluasi berdasarkan faktor sarana prasarana masih memerlukan peningkatan sarana prasarana yang ada. Peningkatan sarana prasarana akan berbanding lurus dengan peningkatan hasil pertanian dan ini juga berarti peningkatan tingkat pendapatan masyarakat petani. Selain itu terdapat kendala-kendala yang dihadapi yang meliputi permasalahan dari faktor migrasi penduduk, potensi ekonomi, sarana prasarana, aspek manajemen dan aspek hukum. Kendala-kendala tersebut dapat diatasi dengan upaya Pemerintah beserta instansi terkait melalui kebijakan-kebijakan ataupun akselerasi program serta peran serta petani/ masyarakat dalam mendukung pelaksanaan pengembangan wilayah agribisnis di Wilayah Pembangunan Utara Kabupaten Tabalong.
Kata Kunci : Agribisnis, Migrasi Penduduk, Potensi Ekonomi dan Sarana Prasarana.
Full Text:
PDFReferences
Adisasmita, Rahardjo. 2005. Dasar-Dasar Ekonomi Wilayah. Jakarta: Graha Ilmu.
Arikunto, Suharsimi, 2006, Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktek Edisi Revisi VI, Jakarta : PT. Rineka Cipta.
Badan Pusat Statistik Kabupaten Tabalong. 2011. Tabalong Dalam Angka 2011. Tanjung.
Badan Pusat Statistik Kabupaten Tabalong. 2006. Tabalong Dalam Angka 2005/2006. Tanjung.
Crawford, John. 2000. Ed. 2. Evaluation of Libraries and information Services. London : Aslib, The Association for Information Management and Information Management International.
Departemen Pertanian. 2003. Pedoman Operasional Pengembangan Kawasan Agropolitan. Jakarta.
Direktorat Pengembangan Kawasan Ditjen Penataan Ruang Departemen Pemukiman dan Prasarana Wilayah. 2002. Pendekatan dan Program Pengembangan Wilayah. Bulletin Kawasan. Jakarta.
Direktorat Pengembangan Wilayah dan Transmigrasi. 2003. Penyusunan Strategic Development Regions (SDR). Jakarta.
Djaali dan Pudji Muljono. 2008. Pengukuran Dalam Bidang Pendidikan. Jakarta : Grasindo
Echols, John M dan Shadily, Hassan.2000. Kamus Inggris-Indonesia. Jakarta : Gramedia
Friedman and Allonso, 1975, Regional Policy Readings in Theory and Applications. Cambridge : MIT Press.
Friedman, John & Weaver, Clyde. 1979. Territory & Function - The Evolution of Regional Planning. London: Edward Arnold.
Hirschman, Albert O. 1968. The Strategy of Economic Development. New Haven and London: Yale University Press.
Jayadinata, Johara T. 1999. Tata Guna Tanah dalam Perencanaan Pedesaan, Perkotaan, dan Wilayah. Bandung : ITB.
Jones, Charles O. 1994. Pengantar Kebijakan Publik. Jakarta : PT. Radja Grafindo Persada.
Kartasasmita, Ginarnjar. 1996. Era Baru Pembangunan. Jakarta : Yayasan Obor Indonesia.
Lay, Cornelis. 1993. Ketimpangan dan Keterbelakangan di Indonesia.Yogyakarta: Fakultas Ilmu Politik dan Sosial UGM.
Mercado, R.G. 2002. Regional Development in The Philippine: A Review of Experience, State of The Art and Agenda for Research and Action, Discussion Paper Series. Phillipine Institute for Development Studies.
Moleong, Lexy J. 2002. Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung : CV Remadja Karya.
Muljana, B.S. 2001. Perencanaan Pembangunan Nasional. Jakarta : UI Press
Ndraha, Taliziduhu. 2002. Kybernology (Ilmu Pemerintahan Baru). Jakarta:Rineka Cipta
Nugroho, Iwan dan Rochmin Dahuri. 2004, Pembangunan Wilayah Perspektif Ekonomi, Sosial, dan Lingkungan. Jakarta : Pustaka LP3ES Indonesia.
Pamudji, S. 2001. Kerjasama Pembangunan Antar Wilayah. Jakarta : Bumi Aksara.
Stufflebeam, L.D. & Shrinkfield, J. 1985. Systematic Evaluation: A Self–Instructional Guide to Theory and Practice. New York: Kluwer Nijhoff Publishing.
Taneko, Soleman B. 2001. Dinamika Masyarakat Transisi. Bandung: Pustaka Pelajar
Tjiptoherijanto, Prijono. 1997. Migrasi, Urbanisasi dan Pasar Kerja di Indonesia. Jakarta: UI Press.
Widoyoko, Eko Putro. 2009. Evaluasi Program Pembelajaran. Yogyakarta : Pustaka Pelajar.
Winardi, J. 2000. Kepemimpinan dalam Manajemen. Jakarta: PT. Rineka.
Yusuf, Farida. 2008, Evaluasi Program dan Instrumen Evaluasi untuk Program Pendidikan dan Penelitian. Jakarta: Rineka Cipta.
Penelitian/Publikasi Ilmiah :
Lingga, Paul Christian, 2010. Implementasi Kebijakan Pengembangan Kawasan Agropolitan Kabupaten Dairi dalam Upaya Pengembangan Ekonomi Berbasis Agribisnis. Universitas Sumatera Utara.
Purnama, Setya Wahyu. 2004. Perwilayahan Pengembangan Usaha Tani Berbasis Agribisnis di Kabupaten Bantul - D.I. Yogyakarta. Universitas Diponegoro.
Suyatno, Yulistyo. 2008. Penguatan Strategi Pengembangan Kawasan Agropolitan Berbasis Peningkatan Daya Saing Produk Agribisnis Unggulan. Universitas Diponegoro.
Article Metrics
Abstract view : 3334 timesPDF - 2514 times
Refbacks
- There are currently no refbacks.
Copyright (c) 2016 Jurnal Ilmu Politik & Pemerintahan Lokal

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International License Pengunjung

