PENINGKATAN KAPASITAS PETANI MELALUI PEMBUATAN JAMUR TIRAM KRISPI DI DESA SAWAHAN KECAMATAN CERBON KABUPATEN BARITO KUALA

Nuri Dewi Yanti, Eka Radiah, Hamdani Hamdani, Sadik Ikhsan, Mariani Mariani, Fadly Hairannoor Yusran, Zuraida Titin Mariana

Abstract


Produksi jamur tiram di Kabupaten Barito Kuala mencapai 959 kuintal pada tahun 2023, namun masih dijual segar dengan harga Rp 25.000/kg di tingkat petani tanpa pengolahan lebih lanjut sehingga nilai tambah yang diperoleh petani sangat rendah. Kelompok Tani Sepakat 2 Desa Sawahan, Kecamatan Cerbon, Kabupaten Barito Kuala memiliki potensi ketersediaan jamur tiram yang besar, namun belum memiliki pengetahuan dan keterampilan dalam mengolahnya menjadi produk bernilai tinggi seperti jamur tiram krispi. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas petani melalui transfer teknologi pengolahan jamur tiram krispi, pelatihan manajemen produksi, serta pengembangan jaringan pemasaran offline dan online. Metode yang digunakan adalah Participatory Action Research (PAR) yang melibatkan tim pengabdian secara langsung dalam setiap tahapan bersama mitra. Kegiatan dilaksanakan selama lima bulan, dari Juni hingga Oktober 2024, mencakup penyuluhan, demonstrasi, praktik terbimbing, praktik mandiri, dan pendampingan berkelanjutan. Evaluasi dilakukan melalui pre-test dan post-test untuk mengukur peningkatan pengetahuan, serta observasi langsung untuk menilai peningkatan keterampilan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa 100% anggota Kelompok Tani Sepakat 2 berhasil mempraktikkan pembuatan jamur tiram krispi secara mandiri. Sebanyak 70% peserta mampu memahami manajemen usaha pengolahan jamur tiram krispi, dan 70% peserta mampu memanfaatkan media pemasaran offline maupun online. Kegiatan ini dinilai berhasil meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan motivasi mitra untuk mengembangkan usaha pengolahan jamur tiram krispi sebagai sumber pendapatan tambahan keluarga yang berkelanjutan.

Keywords


jamur tiram; kapasitas petani; krispi; nilai tambah; Participatory Action Research

Full Text:

PDF

References


Afandi, A. (2016). Modul Participatory Action Research (PAR): Untuk Pengorganisasian Masyarakat. Surabaya: LP2M UIN Sunan Ampel.

Badan Pusat Statistik Kabupaten Barito Kuala. (2024). Kabupaten Barito Kuala Dalam Angka Tahun 2024.

Fauzin, F. (2021). Pengaturan impor pangan negara indonesia yang berbasis pada kedaulatan pangan. Jurnal Pamator: Jurnal Ilmiah Universitas Trunojoyo, 14(1), 1–9.

Gapari, M. Z. (2021). Pengaruh Kenaikan Harga Beras Terhadap Kesejahteraan Petani Di Desa Sukaraja. PENSA, 3(1), 14–26.

Hafidah, N., Zulaeha, M., & Ariyani, L. (2017). Dampak alih fungsi lahan pertanian terhadap perlindungan hak masyarakat atas pangan studi di Kabupaten Banjar. Badamai Law Journal, 2(1), 173–186.

Hartoni, & Shafriani, K. A. (2023). The Food Security of Households Paddy Rice Farmers in Tidal Land Barito Kuala Regency. Tropical Wetland Journal, 9(1), 32–37. https://doi.org/https://doi.org/10.20527/twj.v9i1.115

Hasnatika, I. F., & Nurnida, I. (2018). Analisis Pengaruh Inovasi Produk Terhadap Keunggulan Bersaing Pada UKM “Duren Kamu Pasti Kembali” di Kota Serang. Jurnal Riset Bisnis Dan Investasi, 4(3), 1–9.

Hernawati, H., Jamili, A., & Saputra, D. H. (2019). Pengembangan usaha produksi jamur tiram kelompok wanita tani berbasis wilayah. SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan, 3(1), 124–130.

Hidayat, H. (2022). Inovasi produk olahan jamur tiram berupa jamur krispi dan nugget jamur tiram sebagai bentuk pemberdayaan UMKM Jamur Arumi di Desa Gunung Kesiangan. Journal of Comprehensive Science (JCS), 1(2).

Hubies, A. (2010). Pemberdayaan perempuan dari masa ke masa. Bogor (ID): IPB Press.

Kotler, P., Keller, K. L., Ang, S. H., Tan, C. T., & Leong, S. M. (2018). Marketing management: an Asian perspective. Pearson London.

Kurniawati, N. I., SE, M. M., Werdani, R. E., SMB, M. S. M., Stacia, R. M., & SE, M. S. M. (2020). Manajemen Rantai Pasok Untuk Peningkatan Ketahanan Dan Keamanan Pangan. Jakad Media Publishing.

Nunung, M. D., & Abbas, S. D. (2001). Budidaya Jamur Tiram. Yogyakarta: Kanisi.

Radiah, N. D. Y. E., & Bunga, W. (2024). Penguatan Ketahanan Pangan Rumah Tangga Petani Melalui Pemanfaatan Lahan Pekarangan Dengan Usahatani Jamur Tiram Di Lahan Basah Di Desa Sawahan, Kabupaten Barito Kuala. PRO SEJAHTERA (Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat), 6(1).

Rahmat, S. (2011). Untung besar dari bisnis jamur tiram. AgroMedia.

Rohmani, S., & Yugatama, A. (2019). Pemberdayaan masyarakat melalui wirausaha kerupuk bonggol pisang di kabupaten Sukoharjo. Agrokreatif: Jurnal Ilmiah Pengabdian Kepada Masyarakat, 5(2), 103–108.

Safei, A. A., Ono, A., & Nurhayati, E. (2020). Pengembangan Masyarakat Perspektif Islam dan Barat. Simbiosa Rekatama Media.

Sumarni. (2006). Botani dan Tinjauan Gizi Jamur Tiram Putih. Jurnal Inovasi Pertanian.

Utami, H., Lesmana, D., Hidayati, S., & Darni, Y. (2018). Produk Makanan Berbasis Jamur yang Memiliki Prospek Cerah, Jamur Krispi dan Kerupuk Jamur. Kompasiana.


Article Metrics

Abstract view : 78 times
PDF - 48 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


AGRO WASAKA: Jurnal Agro Wasaka Abdi is registered with E-ISSN xxxx-xxxx.

Published by Faculty of Agriculture Lambung Mangkurat University

Jl. Jend. Ahmad Yani Km. 36, Banjarbaru, Kalimantan Selatan 70714, Indonesia
Email: [email protected]


Creative Commons License

AGRO WASAKA is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License