PEMBENTUKAN KELOMPOK SADAR WISATA DALAM RANGKA MEMUNCULKAN KESADARAN MASYARAKAT TERHADAP POTENSI WISATA BERBASIS PERTANIAN DI DESA SAWAHAN KABUPATEN BARITO KUALA

Mira Yulianti, Luthfi Luthfi, Yusuf Azis, Muhammad Husaini, Kamiliah Wilda, Luki Anjardiani, Hartoni Hartoni

Abstract


Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk membentuk Kelompok Sadar Wisata (POKDARWIS) sebagai upaya meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap potensi wisata berbasis pertanian di Desa Sawahan, Kecamatan Cerbon, Kabupaten Barito Kuala. Desa ini memiliki potensi lahan pasang surut dengan sistem pertanian surjan serta kearifan lokal yang dapat dikembangkan sebagai daya tarik wisata. Metode yang digunakan adalah pendekatan Asset Based Community Development (ABCD) dengan tahapan discovery, dream, design, define, dan destiny. Kegiatan dilaksanakan melalui sosialisasi, Focus Group Discussion (FGD), pendampingan kelembagaan, serta evaluasi partisipatif. Hasil pengabdian menunjukkan peningkatan pemahaman masyarakat tentang desa wisata dari 28,6% menjadi 74,3%, serta terbentuknya POKDARWIS dengan 20 anggota dan struktur organisasi yang jelas. Selain itu, telah disusun rencana kerja, tiga konsep paket wisata, dan media promosi digital sebagai langkah awal pengembangan desa wisata. Kegiatan ini memperkuat kapasitas kelembagaan masyarakat dan mendorong partisipasi aktif dalam pembangunan berbasis potensi lokal. Disimpulkan bahwa pendekatan berbasis aset efektif dalam membangun kesadaran wisata dan menjadi fondasi pengembangan desa wisata pertanian yang berkelanjutan.

Keywords


Kelompok Sadar Wisata; Potensi Wisata; Pertanian; Sawahan; Barito Kuala

Full Text:

PDF

References


Ak, A. T., & Novitarini, E. (2020). Kajian Usahatani Padi Di Lahan Pasang Surut Dan Penerapan Teknologi Tepat Guna Di Desa Banyuurip Kecamatan Tanjung Lago Kabupaten Banyuasin. Jurnal AGRIBIS, 13(2), 1502–1513. https://doi.org/10.36085/agribis.v13i2.835

Al-Kautsari, M. M. (2019). Asset-Based Community Development: Strategi Pengembangan Masyarakat. Empower: Jurnal Pengembangan Masyarakat Islam, 4(2), 259–278.

Badan Pusat Statistik Kabupaten Barito Kuala. (2023). Kecamatan Cerbon Dalam Angka Tahun 2023. Badan Pusat Statistik Barito Kuala.

Hartoni, Ditahardiyani, & Shafriani, K. A. (2023). Penyuluhan Tentang Potensi Lahan Pekarangan Untuk Peningkatan Pendapatan Dan Keragaman Pangan Petani Di Lahan Pasang Surut Desa Sawahan Kabupaten Barito Kuala. Buletin Udayana Mengabdi; Vol 22 No 1 (2023): Buletin Udayana Mengabdi. https://doi.org/10.24843/BUM.2023.v22.i01.p06

Hartoni, & Shafriani, K. A. (2023). The Food Security of Households Paddy Rice Farmers in Tidal Land Barito Kuala Regency. Tropical Wetland Journal, 9(1), 32–37. https://doi.org/https://doi.org/10.20527/twj.v9i1.115

Ira, W. S., & Muhamad, M. (2020). Partisipasi masyarakat pada penerapan pembangunan pariwisata berkelanjutan (studi kasus desa wisata pujon kidul, kabupaten malang). Jurnal Pariwisata Terapan, 3(2), 124–135.

Isnaini, R. N. (2016). Pengembangan desa mandiri pangan berbasis pemberdayaan masyarakat sabagai usaha peningkatan pendapatan. Prociding Seminar Nasional Dan Call Of Paper, 13.

Nazemi, D., Hairani, A., & Indrayati, L. (2012). Prospek pengembangan penataan lahan sistem surjan di lahan rawa pasang surut. Agrovigor: Jurnal Agroekoteknologi, 5(2), 113–118.

Rahma, N. A. A. (2021). Kemampuan Masyarakat Dalam Mengungkap Potensi Desa (Sebuah Aksi Partisipatoris Dalam Perencanaan Desa Wisata Di Desa Tritik, Nganjuk). Jurnal Resolusi Konflik, CSR Dan Pemberdayaan (CARE), 6(1), 82–90.

Rasyidah, R., Safa’atin, N., Sitompul, N. R., & Febriana, N. (2023). Pembentukan Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Sebagai Upaya Peningkatan Kesadaran Wisata di Kelurahan Bringin, Kecamatan Sambikerep, Kota Surabay. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat ITK (PIKAT), 4(1), 20–29.

Sayyidati, R. (2019). Kombinasi Sistem Surjan-Handil sebagai Kecerdasan Lokal (Local Genius) dan Kearifan Lokal (Local Wisdom) Masyarakat Banjar Kuala di Kampung Tamban Mekar Sari Pal 16, Barito Kuala, Kalimantan Selatan. Jurnal Humaniora Teknologi, 5(1), 28–34.

Septiana, N., Hartoni, H., & Shafriani, K. A. (2023). Peningkatan kapasitas wanita tani melalui pemanfaatan media online sebagai alat promosi produksi jeruk lahan pasang surut desa sawahan barito kuala. Jurnal Abdi Mas Adzkia, 3(2), 60–67.

Shafriani, K. A., & Hartoni, H. (2021). The Risk Analysis on the Siam Banjar Orange Supply Chain Distribution Channel in Barito Kuala Regency. Tropical Wetland Journal, Vol 7 No 1 (2021): Wetland Agricultural Issue, 10–16. http://twj.ulm.ac.id/index.php/twj/article/view/103/83

Simatupang, R. S., & Rina, Y. (2019). Perspektif pengembangan tanaman hortikultura di lahan rawa lebak dangkal (kasus di Kalimantan Selatan). Jurnal Sumberdaya Lahan, 13(1), 1–15.

Sudana, W. (2005). Potensi dan prospek lahan rawa sebagai sumber produksi pertanian. Analisis Kebijakan Pertanian, 3(2), 141–151.

Suharta, R. B., Kusumawardani, E., & Hermawan, Y. (2021). Integrasi Program Sadar Wisata Dalam Membangun Kesadaran Literasi Di Desa Nglanggeran. Jurnal Pendidikan Nonformal, 16(1), 47–63.

Susilawati, A., & Nursyamsi, D. (2014). Sistem surjan: kearifan lokal petani lahan pasang surut dalam mengantisipasi perubahan iklim. Jurnal Sumberdaya Lahan, 8(1), 31–42.

Wardani, F. (2022). Keragaman Predator dan Parasitoid di Ekosistem Bawang Merah Sistem Surjan Semi Organik dan Konvensional di Kabupaten Kulon Progo. Universitas Gadjah Mada.

Yulianti, M., Hartoni, H., & Shafriani, K. A. (2023). Penyuluhan terhadap petani mengenai peningkatan pendapatan melalui produksi tanaman semusim tumpang sari di lahan jeruk belum menghasilkan di desa sawahan. Jurnal Abdi Mas Adzkia, 3(2), 67–75. https://doi.org/http://dx.doi.org/10.30829/adzkia.v3i2.14744.


Article Metrics

Abstract view : 55 times
PDF - 30 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


AGRO WASAKA: Jurnal Agro Wasaka Abdi is registered with E-ISSN xxxx-xxxx.

Published by Faculty of Agriculture Lambung Mangkurat University

Jl. Jend. Ahmad Yani Km. 36, Banjarbaru, Kalimantan Selatan 70714, Indonesia
Email: [email protected]


Creative Commons License

AGRO WASAKA is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License