Gambaran Isolat Bakteri Aerob Diare pada Anak yang Dirawat di RSUD Ulin Banjarmasin Tahun 2015
Abstract
Abstract: Diarrhea is one of the major health problems in children, especially children under five in developing countries because the mortality and morbidity rate is still high. In the world, 4 to 6 million children die every year from diarrhea, most of these deaths occur in developing countries. In general, the cause of diarrhea can not be separated from the bacterial infection. Bacteria that cause diarrhea varies by age, place, and time. The purpose of this study is analyzing anaerobic bacterial isolate in patients hospitalized children with diarrhea in general hospital ulin Banjarmasin. This study was an observational study with cross sectional design. Types of bacteria in pediatric patients in hospitals Ulin Banjarmasin period August-October 2015 at most is Escherichia coli by 26 samples (72.22%), Salmonella typhi by 7 samples (19.44%), and Shigella sp by 3 samples (8, 33%).
Keywords: aerobic bacterial isolate, hospitalized children, diarrhea
Abstrak: Diare merupakan salah satu masalah kesehatan utama pada anak terutama balita di negara berkembang karena angka kematian dan kesakitannya masih tinggi. Di dunia, sebanyak 4 sampai 6 juta anak meninggal tiap tahunnya karena diare, dimana sebagian besar kematian tersebut terjadi di negara berkembang. Pada umumnya penyebab diare tidak terlepas dari infeksi bakteri. Bakteri penyebab diare berbeda-beda berdasarkan umur, tempat, dan waktu. Tujuan penelitian ini adalah untuk Mengidentifikasi isolat bakteri aerob diare pada pasien diare anak yang dirawat di RSUD Ulin Periode Agustus – November 2015. Penelitian ini adalah penelitian observasional dengan rancangan cross sectional. Sampel diambil adalah feses dari seluruh populasi anak penderita diare yang dirawat di RSUD Ulin Banjarmasin dengan menggunakan metode total sampling. Dari hasil penelitian didapatkan bahwa jenis isolat bakteri pada pasien anak di RSUD Ulin Banjarmasin periode Agustus – Oktober 2015 dengan total 36 sampel paling banyak adalah Eschericia coli dengan jumlah 26 (72,22%) sampel, Salmonella typhi dengan jumlah 7 (19,44%) sampel, kemudian Shigella sp. 3 (8,33%) sampel.
Kata-kata kunci: isolate bakteri aerob, anak yang dirawat, diare
Full Text:
PDFReferences
Agtini MD. Morbiditas dan mortalitas diare pada balita di indonesia Tahun 2000-2007. 2010; 1(2): 1-20.
Bakri A, Virdayanti. Comparison of manifestation and epidemiologic pattern of rotavirus and non rotavirus diarrhea. Abstract of 12th National Congres of Child Health and 11th Asean Pediatric Federation Conference. 2002; 111-112.
Depkes RI. Profil Kesehatan Indonesia 2003. Jakarta : Depkes RI, 2003.
Sudoyo AW, Setyohadi B, Alwi I, K Marcellus S, dan Setiadi S. Buku ajar ilmu penyakit dalam. Edisi 5 Jakarta: Departemen IPD FK UI, 2006.
Depkes Provinsi Kal-Sel. Angka Kejadian Diare di Banjarmasin tahun 2013 dan tahun 2014. Banjarmasin : Depkes Provinsi KalSel, 2015.
Poliklinik Anak RSUD Ulin Banjarmasin. Daftar jumlah pasien poliklinik anak tahun 2014; 2015.
Sujaya IN, Aryantini NPD, Nursini NW, Purnama S G, Dwipayanti N M U, Artawan I G, et al. Identifikasi penyebab diare di Kabupaten Karangasem Bali. Jurnal Kesehatan Masyarakat: 4(4)2010: 186-192.
Siti TM. Isolasi kuman penyebab diare pada anak yang dirawat inap di bagian ilmu kesehatan anak RSUP. Prof. R. D. Kandou periode Juni – Juli 2009 [Skripsi]. Manado: Universitas Sam Ratulangi, Fakultas Kedokteran , 2009.
Badan Lingkungan Hidup Kota Banjarmasin. Hasil pemantauan dan uji laboratorium air sungai di Kota Banjarmasin. BLH : Banjarmasin, 2014.
Sinthamurniawati. Faktor-faktor risiko kejadian diare akut pada balita semarang. Semarang:Universitas Diponegoro; 2006
Procop GW, Cockerill F. Enteritis caused by escherichia coli & shigella & salmonella Species. In: Wilson WR, Drew WL, Henry NK,et al, Editors. Current Diagnosis and Treatment in Infectious Disease, New York: Lange Medical Books, 2003. 584 - 66.
Marsono. Faktor-faktor yang berhubungan dengan kualitas bakteriologis air sumur gali di pemukiman [Tesis]. Semarang: Universitas Diponegoro; 2009.
Boekoesoe, Lintje. Tingkat kualitas bakteriologis air bersih di Desa Solsial Kecamatan Paguyaman Kabupaten Boalermo. Jurnal Inovasi: 2010; 7(4): 240-251.
Staf Pengajar Bagian Mikrobiologi Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia. Buku Ajar Mikrobiologi Kedokteran. Jakarta: Binarupa Aksara; 2010
Agung Kusuma Sri. Eschericia coli [Makalah]. Jatinangor: Universitas Padjadjaran, Fakultas Farmasi; 2010.
Idaman SN, Ruliasih M. Mikroorganisme patogen dan parasite di dalam air limbah domestic serta alternatif teknologi pengolahan. JAI 2005; 1(1): 65-81.
Thompson CN, Anders KL, Nhi LTQ, Tuyen HT, Minh PV, Tu LTP, et al. A cohort study to define the age-specific incidence and risk factor of Shigella diarrheal infections in Vietnamese children: a study protocol. BMC Public Health 2014, 14:1289.
DOI: http://dx.doi.org/10.20527/jbk.v12i1.360
Article Metrics
Abstract view : 2252 timesPDF - 4056 times
Refbacks
- There are currently no refbacks.
Copyright (c) 2016 Jurnal Berkala Kedokteran
Indexed by :

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.





